Kadin Ajak Pelaku Usaha Optimalkan Digital Jangkau Konsumen Lebih Luas

- Redaksi

Jumat, 10 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, Palembang,

 

Bank Indonesia menggelar acara Side Event Presidensi G20: Leaders talk Digitalization on Payment System dan Pembukaan Pre-event Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) Sumatera Selatan yang bertajuk “Digital Kita Galo” 2022 sebagai perwujudan akselerasi digitalisasi (10/06). Bertempat di ballroom Hotel Aryaduta.

 

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang juga menjadi upacara pengukuhan kepala perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan sekaligus memberi kan sosialisasi mengenai sistem pembayaran digital.

 

Selian itu adanya Talk show dari beberapa pembicara dengan yang membicarakan Ekonomi Digital, salah satunya Arsjad Rasjid selaku ketua umum KADIN Indonesia.

 

Kata dia, saat ini, berbagai tempat telah menerapkan sistem pembayaran digital karena dinilai lebih cepat dan mudah. Sistem Pembayaran digital di Indonesia diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melakukan transaksi dengan valid, mudah, cepat, dan responsif.

 

“Mau tidak mau seluruh dunia akan menggunakan sistem digital termasuk dalam hal pembayaran,” kata Arsyad pada pembahasanya.

 

Olehnya karena itu, lanjut dia, jika Indonesia belum menerapkan sistem digitalisasi maka Indonesia akan tertinggal satu langkah dan hal ini tentu berdampak buruk bagi perkembangan perekonomian Indonesia.

 

“Umtuk itu juga seharusnya Pelaku usaha harus mengoptimalkan adopsi digital untuk bisa menjangkau konsumen yang lebih luas, meningkatkan efisiensi dan memudahkan transaksi misalnya UMKM dapat bergabung di e-commerce agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas di seluruh Indonesia,” ajaknya.

 

Disamping itu, ia juga menjelaskan dengan adopsi pembayaran digital menggunakan teknologi selain memudahkan transaksi jual beli juga dapat meningkatkan inklusi keuangan di daerah.

 

“Digitalisasi diharapkan dapat bermanfaat dengan baik oleh seluruh pelaku usaha di Indonesia terutama di daerah secara merata dan dapat menggerakan kolaborasi yang inklusif dan sinergis serta menciptakan program-program yang inovatif yang mendukung pemerataan program digitalisasi Indonesia. Hal ini tentunya juga ditujukan agar dapat membantu Indonesia untuk selangkah lebih maju,” tutupnya.

Berita Terkait

Polda Sumsel Rampungkan Identifikasi 17 Korban Kecelakaan Muratara
4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Sambut HUT Sumsel ke-80, Bank Sumsel Babel Perluas Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Tim Tabur Kejati Sumsel Ringkus Buronan Kasus Asusila di Sekayu
Blackout Massal Landa Sumatera, Sistem Kelistrikan Sumbagut Padam Total
Ekspansi Strategis, Chery Resmikan Dealer 3S Baru di Palembang untuk Perkuat Pasar Sumatera Selatan
50 Anak Ikuti Sunat Massal Gratis HUT Kota Palembang Dan Hut Bhayangkara ke 80

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:39 WIB

Polda Sumsel Rampungkan Identifikasi 17 Korban Kecelakaan Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:14 WIB

Sambut HUT Sumsel ke-80, Bank Sumsel Babel Perluas Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:45 WIB

Tim Tabur Kejati Sumsel Ringkus Buronan Kasus Asusila di Sekayu

Berita Terbaru

Kota Palembang

Polda Sumsel Rampungkan Identifikasi 17 Korban Kecelakaan Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:39 WIB