Jasad Remaja Terseret Arus di Sungai Keruk Ditemukan Mengapung Subuh Tadi

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad korban saat dievakuasi menuju rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

Jasad korban saat dievakuasi menuju rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID, – Operasi pencarian terhadap Deni (18), remaja yang hilang Sungai Keruk, anak Sungai Musi berakhir duka.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (14/4/2026) dini hari.

Setelah melakukan penyisiran intensif sejak Senin malam, petugas akhirnya menemukan titik terang menjelang subuh.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan pada pukul 04.50 WIB.

“Jasad korban mengapung di pinggir sungai, sekitar 50 meter dari titik awal hilangnya korban,” ujar Raymond.

Selanjutnya, Tim langsung mengevakuasi jenazah dan menyerahkannya kepada pihak keluarga di rumah duka.

“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga. Kami juga berterima kasih kepada seluruh unsur gabungan yang telah bekerja keras di lapangan,” ucap Raymond.

Tragedi ini bermula pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban, yang baru saja selesai memangkas rambut, berniat mandi di Sungai Keruk, kawasan Jalan Mataram, Kertapati, bersama tiga rekannya.

Nahas, kondisi air sungai tiba-tiba pasang dan memicu arus deras. Korban yang diketahui tidak bisa berenang langsung terseret arus. Meski teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan menggunakan sebatang kayu, kuatnya dorongan air membuat korban tak terjangkau hingga akhirnya tenggelam.

Menyikapi kejadian ini, Basarnas kembali mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap perubahan arus sungai yang bisa terjadi secara mendadak. Masyarakat diminta menghindari aktivitas berenang di area berbahaya, terutama bagi mereka yang tidak memiliki keahlian berenang.

Bagi masyarakat yang menghadapi situasi darurat, dapat menghubungi layanan gratis Emergency Call Basarnas di nomor 115 yang siaga selama 24 jam.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Diduga Ledakan Gas Elpiji, 10 Rumah dan Satu Gudang di 1 Ilir Palembang Ludes Terbakar
Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati
OJK Sumsel dan HIPMI Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah untuk UMKM
Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan
Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban
DVI Polda Sumsel Ungkap Ada Jenazah Balita di Kantung Korban Bus ALS, Korban Tewas Bertambah Jadi 18
Kawal Kasus Bus ALS, Jasa Raharja Siapkan Santunan bagi Korban
Lewat Program Ganas Lebak Cindo, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Ajak Warga Nabung Sampah

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 10:45 WIB

Diduga Ledakan Gas Elpiji, 10 Rumah dan Satu Gudang di 1 Ilir Palembang Ludes Terbakar

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB

Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:38 WIB

OJK Sumsel dan HIPMI Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah untuk UMKM

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:58 WIB

Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:51 WIB

Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, memimpin langsung pengamanan Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Trinitas Bangun Sari, Desa Srikaton.

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Amankan Perayaan Sakramen Krisma

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB