Heri Gondrong, dari Pemburu Bandit hingga Jadi Penjaga Tahanan

- Redaksi

Kamis, 14 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Heri Kusuma Jaya atau yang lebih dikenal Heri Gondrong (Hergon), yang sebelumnya bertugas di Jatanras, sekarang menjabat sebagai Kanit 1 Jaga Tahanan di Direktorat Tahan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Sumsel.

Menduduki posisi baru di instansi kepolisian, Hergon mengakui aktivitas yang ia jalani sekarang jauh lebih padat, meski pun, sekarang tidak menjadi penghalang untuk ia menjalankan ibadah puasa di bulan ramdhan.

Ia mengungkapkan puasa tahun ini ada perubahan yang biasanya tugas di lapangan sekarang hanya di dalam ruangan saja.

Saat di temui di Tahti pada Kamis (14/4/2022), katim Hergon tidak dengan identitas rambut gondrongnya lagi, melainkan sekarang sudah tampil beda dengan rambut pendek.

“Saat ini saya jarang di lapangan, lebih banyak bertugas di kantor yang mengawasi tahanan di Tahti Polda Sumsel,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas di Tahti yang lebih banyak berjumpa dengan para tahanan justru lebih membuat suasana bulan ramadhan lebih asyik.

“Aktivitas di Tahti lebih asik, apalagi di bulan ramadhan banyak kegiatan yang dilakukan tahanan, seperti salat berjamaah dan kultum,” jelasnya.

Hergon juga mengatakan, kesibukannya sebagai Kanit 1 tahanan Tahti Polda Sumsel membuat dirinya tidak selalu bisa menjalankan berbuka dan sahur di rumah.

“Terkadang harus terbagi-bagi, kadang sahur di rumah, buka puasa di kantor, begitupun sebaliknya kadang berbuka di rumah sahurnya di kantor,” ujarnya.

Hergon juga mengungkapkan kalau saat berbuka puasa ia selalu menyiapkan Laksa dan Risol sebagai makanan kesukaan. “Kalau berbuka saya selalu menyantap Laksan dan Burgo, karena kedua makanan tersebut merupakan favorit saya,” kata dia.

Hergon mengimbau kepada masyarakat Sumsel, khususnya warga Palembang, agar menjadikan bulan Ramdhan ini menjadi pribadi yang lebih baik.

Khususnya untuk para remaja yang masa depannya masih terbentang luas untuk menjalankan aktivitas di bulan ramadhan dengan hal-hal yang positif.

“Hindari hal-hal negatif seperti asmara subuh. Cukup darah yang rendah harga diri jangan, cukup kopi saja yang pahit hidup kita jangan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Peduli Kesehatan Anak , YBM PLN UID S2JB Gelar Khitanan Massal untuk 200 Anak Yatim dan Dhuafa
Fight for Justice, Komitmen Perjuangkan Keadilan Bagi Klien
Ukiran Cinta Eddy Santana Putra Membangun Kota Palembang
Banyak Punya Smartphone, Tapi Susah Cari Sinyal
Cerita Pecinta Kijang Tua Tutup Tahun 2022 Touring Keliling Sumatera
Aksi Nyata Petugas Ground Patrol PLN
Gojek, Secercah Harapan di Masa Sulit
Cerita AM Bebas Pilih Sekolah Namun Tetapkan Hati Jadi Santri

Berita Terkait

Senin, 23 Desember 2024 - 10:55 WIB

Peduli Kesehatan Anak , YBM PLN UID S2JB Gelar Khitanan Massal untuk 200 Anak Yatim dan Dhuafa

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:57 WIB

Fight for Justice, Komitmen Perjuangkan Keadilan Bagi Klien

Kamis, 9 Februari 2023 - 11:56 WIB

Ukiran Cinta Eddy Santana Putra Membangun Kota Palembang

Rabu, 1 Februari 2023 - 10:57 WIB

Banyak Punya Smartphone, Tapi Susah Cari Sinyal

Sabtu, 31 Desember 2022 - 09:05 WIB

Cerita Pecinta Kijang Tua Tutup Tahun 2022 Touring Keliling Sumatera

Berita Terbaru

Musi Banyuasin

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Jumat, 28 Agu 2026 - 12:09 WIB

Dosen dn Pegawai universitas PGRI di PTDH

Kota Palembang

Dapat Surat PTDH Dosen Univ PGRI Dan Pegawai Tetap Tempu Jalur Hukum

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:56 WIB