Harga Karet di Sumsel Turun, Ini Penyebabnya

- Redaksi

Kamis, 2 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga karet kini alami penurunan Rp 105 perkg.

Harga karet kini alami penurunan Rp 105 perkg.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali merilis harga karet kadar kering (KKK) di pasaran petani. Berdasarkan data Dinas Perkebunan Sumsel, untuk harga indikasi karet KKK, Kamis (2/9/2021) turun sebesar Rp105 per/kg dibandingkan dengan indikasi karet Rabu (1/9/2021).

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arpian menyebut, penurunan harga karet di Sumsel ini tidak terlepas dari kondisi harga karet di pasar global.

“Harga karet alam Karet spesifikasi teknis atau TSR 20 kembali melemah dengan harga pembukaan 162 90 US Cent/Kg,” katanya.

Sedangkan untuk harga settlement sebelumnya pada tanggal 27 Agustus 2021 berada pada 164.30 US Cent/Kg dengan volume tertinggi minggu lalu yaitu 701 metriks ton.

Dari informasi pasar Gapkindo, penurunan ini karena kondisi penutupan bulan, dimana konsumen yang membayar barang pengiriman pada bulan September dengan menggunakan rata-rata yang terjadi di bulan Agustus berusaha menekan harga, sehingga rata-rata bulan Agustus menurun.

Selain itu dibursa shanghai terjadi penurunan pembelian karena industri menggunakan stock yang ada.

“Semoga ini bersifat sementara dan dapat membaik kembali pada awal minggu mendatang,” ungkap Rudi.

Adapun rincian lengkap harga indikasi karet Kamis (2/9/2021) :

Untuk karet jenis Kadar Karet Kering (KKK) 100 persen dibeli dengan harga Rp19.824 per kg.

Kadar Karet Kering 70 persen dibeli dengan harga Rp13.877 per kg.

Kadar Karet Kering 60 persen dibeli dengan harga Rp11.894 per kg

Kadar Karet Kering 50 persen dibeli dengan harga Rp9.912 per kg

Kadar Karet Kering 40 persen dibeli dengan harga Rp7.930 per kg. (Nat)

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan
BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat
Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya
Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental
Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds
Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid
Tertekan Kurs Dolar, PT DLU Desak Kemenhub Berikan Insentif Operasional

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:10 WIB

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali

Jumat, 10 April 2026 - 15:42 WIB

BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan

Selasa, 7 April 2026 - 10:05 WIB

BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:23 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:54 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental

Berita Terbaru

Ketua Badan Penganggaran MPR RI Melchias Markus Mekeng saat konferensi pers usai kegiatan sarasehan di Ballroom Hotel Aston Palembang, Selasa (19/5/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

RUU Obligasi Daerah Target Disahkan Akhir 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:38 WIB