Harga Cabai Setan Alami Penurunan

- Redaksi

Jumat, 20 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanaman cabai setan di lahan salah seorang petani di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Tanaman cabai setan di lahan salah seorang petani di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Harga jual cabai setan di pasaran tradisional Pagar Alam kembali turun dari Rp50 ribu per kilogram, kini menjadi Rp35 ribu. Dan ini terjadi hampir satu pekan terakhir.

“Sekarang ini, harga jual cabai setan tengah alami penurunan, jika sebelumnya biasa kita jual Rp50 ribu per kilogram dari lahan tanam, saat ini hanya dihargai Rp35 ribu per kilogramnya,” ujar Engger, petani cabai setan di kawasan Dusun Talang Sawah, Kelurahan Bangun Rejo.

Dirinya menjelaskan, bahwa harga jual cabai setan tidak memiliki patokan yang jelas, terkadang dalam sepekan itu mengalami kenaikan, begitu pula sebaliknya alami penurunan.

“Kalau bisa dibilang harga jual cabai setan ini, kerapkali melompat-lompat dari harga Rp50 ribu turun ke harga Rp35 ribu per kilogram, serta dari harga Rp35 ribu naik ke harga Rp50 ribu,” bebernya.

Turun naiknya harga jual cabai setan ini, kata dia, lebih disebabkan faktor hukum dagang. Salahsatunya, ialah besarnya permintaan (demand) yang tinggi, hanya saja pasokan dari produsen, dalam hal ini cabai setan sangat kecil, sehingga akan terjadi kenaikan harga dan itu pun sebalinya.

Jadi, kata dia, bila menemui harga jualnya yang tengah alami kenaikan, maka bisa mendapatkan keuntungan, tapi jika ketiban harga jualnya turun, terkadang untuk menutupi biaya modal tanam pun sulit.

“Tapi, pada prinsipnya bila kita jual cabai lagi naik, kita kerap mengasih harga jual ke agen pengepul sayur itu, sedikit lebih tinggi dan ini pun masih diambil, hanya saja bila harga jual itu alami penurunan, agen pun akan mengikuti harga dipasaran, karena pertimbangannya jelas untung dan rugi, kita pun pastinya tidak ingin tekor modal,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 
17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika
Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:22 WIB

17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia

Berita Terbaru

Sumsel

Menerapkan Nilai Pancasila dari Pagi hingga Sore Hari

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:10 WIB

Sumsel

Pancasila Dimulai dari Diri Sendiri 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:05 WIB

Sumsel

Aku dan Pancasila di Hidupku 

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:56 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Keseharian Saya sebagai Anak Pertama

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:50 WIB