Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Petani Sumsel Bersyukur Dapat Bantuan Kementan

- Redaksi

Jumat, 21 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Fenomena El Nino yang mengakibatkan kemarau panjang yang diprediksi terjadi di Agustus 2023 lalu, cukup mengancam para petani, terutama di Sumatera Selatan (Sumsel).

Beruntungnya, program pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) membuat petani di Sumsel tidak mengalami kendala besar jika mengalami kekeringan parah.

Hartani (56), petani dari Kecamatan Sukamerindu, Kabupaten Lahat Sumsel berujar, bantuan perbaikan saluran irigasi dan bendungan primer tahun 2019 lalu, menjadi solusi dari kekeringan parah yang melanda mereka setiap tahunnya.

Sebelum perbaikan dilakukan, banyak kebocoran yang terjadi pada bendungan tersebut karena usianya yang sudah tua, sehingga pengaliran air terhambat.

Apalagi ada pembangunan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) sepanjang 500 meter dari bendungan primer, sehingga pengairan lahan sawah petani di desanya lebih merata.

Air yang membasahi lahan petani berasal dari Bukit Timur di Desa Mangun Sari, Kecamatan Jarai Lahat Sumsel.

“Pengaliran air di lahan-lahan petani di sini jadi maksimal, yang membuat kami bisa panen lebih banyak,” ujarnya, Jumat (21/7/2023).

Hartani yang sudah melakoni sebagai petani sejak 1997 ini mengakui, beberapa kendala yang dihadapi para petani sebelum adanya program bantuan dari Kementan itu.

Awalnya bendungan primer sering mengalami kebocoran, sehingga tidak mampu mengaliri air ke seluruh lahan warga di dekat bendungan. Apalagi para petani di sana didominasi menanam padi dan jagung, sebagai salah satu pendukung program Lumbung Pangan Nasional.

“Saat sering bocor, kami hanya bisa panen setahun sekali, namanya timbang tahun. Karena pengaliran air dilakukan secara bergantian,” ungkapnya.

Tapi setelah adanya perbaikan sistem irigasi dilakukan, semua lahan sawah petani kini mendapatkan pasokan air yang cukup baik.

Sebelumnya, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), telah memerintahkan jajaran Kementan untuk mendampingi petani dan menyiapkan sumber air, baik dari sumur bor maupun saluran irigasi, sebagai langkah pencegahan dari daampak fenomena El Nino.

Berita Terkait

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:59 WIB

Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 17:57 WIB

Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel

Jumat, 25 September 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 September 2026 - 11:57 WIB

Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB