Gubernur Jabar dan Walikota Bandung Sayangkan Aksi Anarkis Oknum Bobotoh

- Redaksi

Minggu, 25 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) dan Walikota Bandung sayangkan aksi anarkis bobotoh yang menyasar kendaraan berplat nomor B (Jakarta) di seputar di sejumlah jalan di Kota Bandung.

Aksi anarkis tersebut terjadi setelah Persija Jakarta dipastikan mendapat gelar juara dalam piala Menpora, usai mengalahkan Persib Bandung, dalam pertandingan Minggu malam (25/4/21) di Stadion Manahan, Solo.

Aksi perusakan dan penyemprotan cat pada kendaraan plat B yang terjadi di sekitar Jalan Sulanjana Bandung itu membuat prihatin Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Walikota Bandung Oded M. Danial.

“Pertama , ini bulan suci, yang seharusnya perilaku orang lebih sabar. Pada mereka yang tidak  terima kekalahan lalu melampiaskan dengan perusakan dan melanggar hukum adalah contoh ahlak buruk. Secepatnya kepolisian lakukan tindalan hukum,” tegas Ridwan Kamil di Gedung Sate, Senin (26/4/2021).

Kang Emil–sapaan Ridwan Kamil– meminta bobotoh untuk belajar menjadi pendukung yang sportif, sebab kalah menang adalah hal biasa dalam olahraga. “Tetap dukung Persib, jangan anarkis, jaga Jabar tetap kondusif,” tegas Kang Emil.

Dalam kesempatan terpisah, Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengomentari peristiwa pelemparan flare oleh oknum bobotoh ke Graha Persib Jalan Sulanjana pada Minggu malam, (25/4/21). Oded meminta agar bobotoh tidak melampiaskannya dengan hal-hal negatif.

“Kepada semua pendukung Persib, ini biasa dalam permainan. Ada menang, ada kalah. Kalau menang jangan euforia (berlebihan). Kalau kalah jangan terlalu larut. Ke depan tidak boleh begitu,” katanya.

Oded mengaku turut menyaksikan pertandingan leg kedua Persib vs Persija melalui layar televisi. Ia mengaku sangat geregetan melihat penampilan Persib.

Berita Terkait

Pemudik Sudah Vaksin Booster tidak Perlu Tes Antigen
MTF Tawarkan Solusi Keuangan Lewat Cash Aja, Ajak Wartawan Jadi Wira Agent
Vaksinasi di Ponpes, BIN Sasar Pelajar Usia 12 Tahun
Satpam Dituntut tak hanya Gunakan Otot, Tapi Bekerja dengan Otak
Di Tengah Giat Razia, 3 Warga Ini Justru Datang Langsung Minta di Vaksin
Jurnalis Dituntut Multitasking dengan Tetap Berpedoman pada Kode Etik
Aliansi Mahasiswa Sumsel Kecam Intervensi Terhadap KPK!
Kejari Palembang Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Desa Selat Punai

Berita Terkait

Rabu, 30 Maret 2022 - 22:31 WIB

Pemudik Sudah Vaksin Booster tidak Perlu Tes Antigen

Rabu, 8 Desember 2021 - 12:30 WIB

MTF Tawarkan Solusi Keuangan Lewat Cash Aja, Ajak Wartawan Jadi Wira Agent

Selasa, 16 November 2021 - 18:20 WIB

Vaksinasi di Ponpes, BIN Sasar Pelajar Usia 12 Tahun

Jumat, 5 November 2021 - 15:01 WIB

Satpam Dituntut tak hanya Gunakan Otot, Tapi Bekerja dengan Otak

Kamis, 4 November 2021 - 16:33 WIB

Di Tengah Giat Razia, 3 Warga Ini Justru Datang Langsung Minta di Vaksin

Berita Terbaru

Korban

Kota Palembang

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB