Enam Bulan Buron, Pelaku Rudapaksa Anak Dibawah Umur Dibekuk Polres Pagar Alam

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku rudapaksan anak dibawah umur diamankan Polisi. (Photo: Delta Handoko)

Pelaku rudapaksan anak dibawah umur diamankan Polisi. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pelarian ES (50), ahirnya digagalkan Satreskrim Polres Pagar Alam pasca dilaporkan terduga pelaku rudapaksa seorang anak dibawah umur, beberapa bulan lalu.

Berdasarkan siaran pers humas Polres Pagar Alam,Senin (25/8), ES ditangkap di Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu setelah selama kurang lebih enam bulam dirinya (ES)  masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron setelah dilaporkan orang tua korban.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka sempat melarikan diri. Namun berkat kerja cepat Unit PPA bersama Tim Opsnal Polres Pagaralam, pelaku berhasil ditangkap di Desa Gunung Kembang, Kabupaten Bengkulu Selatan,” ungkap Kapolres Pagar Alam, AKBP Januar Kencana Setia Persada.

Ia mengatakan, jika awalnya kasus ini bermula ketika orang tua korban mendapati adanya tanda-tanda mencurigakan dan langsung melakukan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan tersebut menguatkan laporan yang kemudian dilayangkan ke Polres Pagaralam. Berbekal keterangan saksi dan bukti, polisi menetapkan ES sebagai tersangka.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan terhadap anak di wilayah hukumnya.

“Kami berkomitmen penuh untuk melindungi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara serius agar pelaku mendapat hukuman sesuai perbuatannya,” tegasnya.

Kini tersangka telah diamankan di Mapolres Pagaralam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk selalu memberikan edukasi dan pengawasan kepada anak agar terhindar dari tindak kekerasan maupun pelecehan. (ANA)

Berita Terkait

Balai Kota Pagar Alam Diramaikan Warga, Undian Tabungan Pesirah BSB Bikin Antusias Meledak
Butuh KRIS dan Peningkatan Sapras RSUD Besemah, Walikota Pagar Alam Lobi Langsung Kemenkes
Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Faisol Riza Ingin Industrialisasikan Kopi Pagar Alam, Siap Beri Kejutan Saat HUT Kota
Teka-teki Ketua PKB Pagar Alam Bakal Ditentukan Oleh DPP, 5 Nama Masuk Dalam Usulan Muscab
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Tepis Isu Kena OTT, Kajari Justru Dalami Dugaan Korupsi 2 OPD Pemkot Pagar Alam

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:33 WIB

Butuh KRIS dan Peningkatan Sapras RSUD Besemah, Walikota Pagar Alam Lobi Langsung Kemenkes

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:08 WIB

Faisol Riza Ingin Industrialisasikan Kopi Pagar Alam, Siap Beri Kejutan Saat HUT Kota

Sabtu, 18 April 2026 - 15:46 WIB

Teka-teki Ketua PKB Pagar Alam Bakal Ditentukan Oleh DPP, 5 Nama Masuk Dalam Usulan Muscab

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB