Empat Orang Diamankan di Aksi Demo DPRD Sumsel, Polisi: Bukan Mahasiswa dan Sudah Dewasa

- Redaksi

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku saat diamankan di Polrestabes Palembang, Senin (1/9/2025). Foto: ist

Pelaku saat diamankan di Polrestabes Palembang, Senin (1/9/2025). Foto: ist

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Aksi demo ribuan mahasiswa dari gabungan Aliansi Mahasiswa Sumsel yang berlangsung di Simpang Lima DPRD Sumatera Selatan, berjalan cukup kondusif pada Senin (1/9/2025).

Namun, polisi sempat mengamankan beberapa orang yang diduga bukan bagian dari peserta aksi.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono menjelaskan bahwa ada empat orang yang diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam saat demo berlangsung.

“Kami amankan empat orang yang diduga menyusup dan membawa senjata tajam. Mereka saat ini sedang diperiksa di Polrestabes Palembang, kami proses sesuai hukum,” ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Senin (1/9/2025).

Ia mengungkapkan keempat orang itu bukan mahasiswa dan bukan anak di bawah umur.

“Mereka semua sudah dewasa dan bukan mahasiswa yang ikut demo,” ungkapnya.

Diketahui, salah satu yang diamankan adalah seorang remaja bernama Fikri, warga Kecamatan Sukarami.

Ia ditangkap sekitar pukul 13.10 WIB saat mahasiswa dari Universitas PGRI Palembang sedang berorasi.

Keufian Fikri, yang memakai jaket hitam dan rambutnya dicat sebagian pirang, diamankan oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang.

Penangkapannya membuat massa aksi menyerukan agar peserta tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Hati-hati provokasi! Jangan terpancing emosi!” teriak mahasiswa di lokasi.

Namun, Fikri membantah membawa senjata tajam untuk membuat keributan. Ia mengaku menemukan pisau itu di jalan ketika dalam perjalanan ke lokasi demo.

“Itu pisau bukan punyaku, aku nemu di jalan waktu ke sini,” ucap Fikri.

Ia juga mengatakan bahwa ia datang ke lokasi karena diajak teman, namun temannya itu langsung menghilang setelah tiba.

“Tadi diajak kawan, tapi sekarang nggak tahu dia ke mana,” katanya.

Kanit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, Iptu Jhoni Palapa, membenarkan penangkapan tersebut.

Ia menuturkan ada satu orang yang membawa senjata tajam dan dua lainnya dicurigai sebagai provokator.

“Benar, kami amankan satu orang yang bawa sajam dan dua orang lagi karena dicurigai memancing keributan. Sekarang mereka sedang kami periksa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas
Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat
Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah
Pegadaian Kanwil III Palembang Hadirkan “Ramadan Bareng TRING! 2026” di PSCC
Pledoi: Reimar Yousnadi Minta Keadilan, PH Sebut Kasus Pasar Cinde Seharusnya Ranah Perdata
Mediasi Gugatan 24 Media Gagal, Kuasa Hukum Media Suara Republik Siap Hadapi Pembuktian di Persidangan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG pada Masa Ramadan dan Menjelang Idulfitri
Junaidi Minta Divonis Bebas, PH: Fakta Persidangan Tak Bukti Pengeroyokan

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:15 WIB

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:07 WIB

Belajar Dua Shift Masih Berjalan, SMA Negeri 20 Palembang Ajukan Tambahan 9 Kelas ke Pusat

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:04 WIB

Lawan Arus Globalisasi, Palembang Masukkan Bahasa Daerah ke Kurikulum Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:30 WIB

Pegadaian Kanwil III Palembang Hadirkan “Ramadan Bareng TRING! 2026” di PSCC

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:51 WIB

Mediasi Gugatan 24 Media Gagal, Kuasa Hukum Media Suara Republik Siap Hadapi Pembuktian di Persidangan

Berita Terbaru

Kota Palembang

Palembang Ikuti Pelatihan Teknis Pelaporan E-Monev Bappenas

Jumat, 6 Mar 2026 - 15:15 WIB