Ditengah Hiruk Pikuk Isu Nasional, Warga Pagar Alam Justru Bergairah dengan Harga Kopi

- Redaksi

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kendaraan pengangkut biji kopi petani tampak antrian menuju gudang pengepul. (Photo: Delta Handoko)

Sejumlah kendaraan pengangkut biji kopi petani tampak antrian menuju gudang pengepul. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kendati diberbagai daerah tengah jadi sorotan lantaran aksi unjuk rasa penyampaian aspriasi yang juga sudah mengarah ke tindakan anarkis, beda hal dengan Kota Pagar Alam.

Pasalnya, masyarakat kota Pagar Alam tengah dibuat senang dengan kembali melonjaknya harga komoditi kopi yang sebelumnya sempat turun drastis dari 75-80 ribu perkilogran, kini perlahan merangkak naik mencapai 60-65 ribu perkilogramnya.

Pantauan di lapangan, pusat perekonomian kota Pagar Alam justru dipadati  kendaraan atau mobil pick up petani mengangkut biji kopi kering untuk antri masuk ke salah satu gudang pengepul untuk menjual hasil panen mereka.

“Hari ini kami beli untuk biji kopi asal kwalitas sedang harganya 60 ribu perkilo dan untuk kwalitas bagus kami beli Rp 64 ribu perkilo,” ujar Iskariyadi.

Dirinya mengatakan, Kenaikan kembali harga beli kopi ini karena ada permintaan kuota untuk pasar ekspor dari pengepul besar di Lampung sehingga pengepul lokal Pagar Alam yang bekerjasama di minta untuk membeli biji kopi kembali dari petani.

“Karena permintaan untuk ekspor sedang naik lagi otomatis harga beli kopi dari petani juga ikut naik sementara ini,”kata dia.

Imbas kenaikan harga ini membuat petani kopi Pagar Alam yang sebelumnya lebih memilih menyimpan hasil panen kopinya kini mulai memanfaatkan momen membawa berkarung – karung biji kopi kering ke sejumlah pengepul  khawatir akan terjadi lagi fluktuasi harga kembali imbas situasi politik nasional saat ini.

“Syukur harga kembali naik jadi 64 ribu dan  hari ini saya bawa ke gudang touke ada sekitar setengah ton lebih sisa hasil panen simpanan,” imbuhnya. (ANA)

Berita Terkait

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat
Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 
17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika
Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:22 WIB

17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 26 Agu 2026 - 02:05 WIB