Dipicu Banyak Pungutan, Ratusan Siswa SMA 2 Gelar Aksi Demo hingga Rusak Fasilitas Sekolah

- Redaksi

Selasa, 14 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Ratusan siswa SMA Negeri 2 Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolah. Aksi ratusan siswa ini juga diwarnai dengan merusak fasilitas sekolah dengan memecahkan kaca Jendela sekolah.

Aksi digelar bentuk protes terhadap kebijakan kepala sekolah yang diduga melakukan pungutan yang memberatkan siswa, mulai dari SPP, uang baju , hingga uang perpisahan yang dilakukan pihak sekolah terhadap siswa.

Disela aksi, salah satu siswa yang namanya minta tidak disebutkan menuturkan bahwa mereka menggelar aksi lantaran banyaknya pungutan yang di lakukan oleh pihak sekolah.

“Masalah pungutan om, kami menolak banyaknya pungutan mulai dari spp sampai uang perpisahan,” ungkap is salah satu siswa yang minta namanya tidak ditulis media ini, Selasa (14/2/2023).

Dirinya menyebut, seluruh siswa diwajibkan membayar uang perpisahan dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp 60 ribu per siswa. Tidak hanya uang baju juga berlaku wajib dibayarkan.

“Uang perpisahan wajib dilunasi bulan 3  , sementara acaranya kan masih lama dan semua siswa wajib untuk membayar uang perpisahan. Kami Ini bukan semuanya dari keluarga mampu, pakaian bekas kakak kami yang sudah tamat seharusnya bisa kami gunakan tanpa harus membeli, pihak sekolah tetap mewajibkan kami untuk membeli makanya kami protes,” bebernya.

Sementara, salah satu guru yang ditemui di lokasi mengatakan tidak tahu pasti terkait aksi demo siswa tersebut. Ia mengaku tengah berada di ruangan ketika aksi tersebut berlangsung.

“Tidak tahu pasti pak, tiba tiba sudah ramai,” katanya sembari berlalu.

Terpisah, Kepala Sekolah SMA 2 Babat Toman Umzah yang sebelumnya juga  pernah didemo siswanya juga terkait pungutan sewaktu menjabat kepala Sekolah SMA 4 Sekayu tersebut ketika dikonfirmasi awak media melalui pesan

WhatsApp tidak memberikan respon jawaban hanya saja konfirmasi tersebut dibaca namun tidak ada respon atau balasan. (ANA)

Berita Terkait

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Berita Terbaru