Dinkes Sumsel Periksa Sampel MBG Guna Selidiki Penyebab Siswa Keracunan di PALI

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah siswa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan saat dibawa ke RSUD Talang Ubi. Foto: Ist

Sejumlah siswa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan saat dibawa ke RSUD Talang Ubi. Foto: Ist

SUARAPUBLIK.ID, PALI – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mengambil sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menyelidiki penyebab ratusan siswa keracunan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumsel, Dedy Irawan mengatakan pihaknya telah mengambil 6-7 sampel dan telah dikirimkan ke laboratorium untuk mengetahui penyebab dugaan siswa yang keracunan makanan dari program MBG.

“Kami mengambil muntahan siswa, sampel makanan yang dimakan, sampel makanan yang disimpan di dapur, serta sampel air untuk memasak dan pengelolaan di dapur. Sampel ini sudah dikirimkan ke Bala Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Palembang. Untuk hasilnya itu baru keluar sekitar lima hari ke depan, namun kami minta untuk dipercepat,” kata Dedy, Rabu (7/5/2025).

Ia mengungkapkan dugaan sementara untuk penyebab keracunan itu berasal dari menu ikan tongkol suwir yang disajikan untuk para siswa.

“Berdasarkan keterangan dari beberapa siswa, rasa dari ikan tersebut rasanya aneh dan berbau,” ungkapnya.

Ia menuturkan berdasarkan informasi dari RSUD Talang Ubi PALI, jumlah siswa yang diduga keracunan makan dari program MBG itu menjadi 174 orang.

“Jumlah korban sebelumnya sebanyak 121 orang yakni dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Kita hari ini sudah berada di PALI, dari informasi di RSUD Talang Ubi jumlah siswa yang diduga keracunan bertambah menjadi 174 orang, jumlah itu bertambah 53 orang dari sebelumnya,” tuturnya pada, Selasa 6 Mei 2025.

Diketahui, usai menyantap MBG para siswa mengalami gejala mual, muntah, dan pusing kepala.

“Saat ini masih ada delapan orang dalam perawatan. Namun kondisinya sudah stabil, dan tinggal pemulihan saja. Sedangkan 166 siswa lainnya sudah diperbolehkan pulang. Beberapa siswa ada juga yang sudah masuk sekolah,” ucap dia.

Berita Terkait

Tim Gabungan Bekuk Penadah Mobil Curian yang Viral, Barang Bukti Disita
Teknologi Walking Rig Percepat Pengeboran Sumur BNG-079 di Sumsel
Iwan Tuaji Pimpin Salat Id di Desa Tempirai, Perkuat Kebersamaan Warga PALI
Asgianto Tinjau Pos Lebaran di Simpang Lima untuk Pastikan Keamanan Mudik 1447 H
Pertamina Drilling Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-68 PT Pertamina
Bupati PALI Hadiri Pembahasan RTRW dan RDTR Bersama Kementerian ATR/BPN di Jakarta
Bupati PALI Sambut Kedatangan 46 Jemaah Umroh di Bandara SMB II Palembang, Ajak Jadikan Ibadah Sebagai Titik Awal Perbaikan Diri
Bupati PALI Hadiri Dialog Interaktif “Gebrakan Sang Pemimpin”, Bahas Inovasi Menuju Sumsel Mandiri Pangan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:44 WIB

Tim Gabungan Bekuk Penadah Mobil Curian yang Viral, Barang Bukti Disita

Senin, 27 April 2026 - 13:11 WIB

Teknologi Walking Rig Percepat Pengeboran Sumur BNG-079 di Sumsel

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:14 WIB

Iwan Tuaji Pimpin Salat Id di Desa Tempirai, Perkuat Kebersamaan Warga PALI

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:07 WIB

Asgianto Tinjau Pos Lebaran di Simpang Lima untuk Pastikan Keamanan Mudik 1447 H

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:21 WIB

Pertamina Drilling Gelar Donor Darah dalam Rangka HUT ke-68 PT Pertamina

Berita Terbaru

Foto:  korban didamoingi kuasa hukumnya dari LBH Bima Sakti

Kota Palembang

Gagal Bayar Pinjol Pria Ini Polisikan Keluarga Sendiri

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:27 WIB