Dinkes Akui Masyarakat Sumsel Mulai Kendor Prokes

- Redaksi

Senin, 7 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kasus Positif baru Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan terus melonjak hari ke hari nya. Bahkan dalam kurun waktu 2 Pekan sudah terjadi penambahan 700 kasus aktif baru covid-19 di Sumsel, bahkan Sabtu (5/2/2022) menjadi penambahan yang tertinggi dengan 183 penambahan kasus positif baru.

 

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy mengakui terjadinya penambahan kasus Positif yang signifikan terjadi salah satunya akibat faktor masyarakat yang mulai mengendurkan Protokol Kesehatan (Prokes). Padahal sejak akhir tahun lalu kasus Positif Covid-19 di Sumsel sangat landai.

 

“Satu minggu terakhir terjadi lonjakan kasus positi yang luar biasa, padahal sebelumnya penambahannya sangat kecil satu minggu tidak sampai 10 Kadang-kadang tidak ada penambahan. Kita akui bahwa saat ini Prokes mulai kendor dan itu bisa kita lihat di lapangan,” kata Lesty usai menghadiri Zoom Meeting Arahan Presiden Joko Widodo, Senin (7/2/2022).

 

Lanjut Lesty, dari arahan Presiden mengintruksikan agar pemerintah daerah terus mengajak masyarakat menjalankan Prokes dengan ketat dan Vaksinasi. “Presiden hanya dua hal yang penting pertama prokses jangan kendor yang kedua percepatan vaksinasi seluruh sasaran,” ungkapnya.

 

Untuk itu, nantinya Gubernur Sumsel Herman Deru akan memanggil seluruh Kepala Daerah di Sumsel untuk mempertegas arahan dari presiden terhadao dua hal tersebut. “Tindaklanjutnya yakni dengan prokes harus di masifkan melalui media sosial melalui sosialisasi seluruh lintas sektor yang terkait kemudian melalui berbagai pihak artinya sekolah melalui gurunya dirumah melalui orang tuanya kantor melalui atasannya atau tokoh masyarakat,” jelasnya.

 

Untuk Vaksinasi, kata Lestu, secara umum di Sumsel sudah mencapai 90,8 persen kemudian untuk anak 78 persen kemudian lansia 68 persen. “Ini sudah cukup baik, hanya perlu di percepat terus agar seluruh sasaran dapat di vaksinasi dan prokes dijalankan masing masing individu masyarakat,” terangnya.

 

“Diingatkan lagi seluruh penyelenggaraan kegiatan juga harus menjamin prokes dilaksanakan dengan baik kemudian peduli lindungi yang sudah merupakan komitmen antara gubernur dan forkopimda ini agar diterapkan seluruh area publik sebaiknya dan disertai gerai vaksinasi,” tegasnya.

Berita Terkait

Polda Sumsel Rampungkan Identifikasi 17 Korban Kecelakaan Muratara
4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Sambut HUT Sumsel ke-80, Bank Sumsel Babel Perluas Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Tim Tabur Kejati Sumsel Ringkus Buronan Kasus Asusila di Sekayu
Blackout Massal Landa Sumatera, Sistem Kelistrikan Sumbagut Padam Total
Ekspansi Strategis, Chery Resmikan Dealer 3S Baru di Palembang untuk Perkuat Pasar Sumatera Selatan
50 Anak Ikuti Sunat Massal Gratis HUT Kota Palembang Dan Hut Bhayangkara ke 80

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:39 WIB

Polda Sumsel Rampungkan Identifikasi 17 Korban Kecelakaan Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:14 WIB

Sambut HUT Sumsel ke-80, Bank Sumsel Babel Perluas Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:45 WIB

Tim Tabur Kejati Sumsel Ringkus Buronan Kasus Asusila di Sekayu

Berita Terbaru

Kota Palembang

Polda Sumsel Rampungkan Identifikasi 17 Korban Kecelakaan Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:39 WIB