Dinas PUTR Ungkap Penyebab Banjir di Palembang

- Redaksi

Kamis, 2 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PU Penataan Ruang Palembang, Ahmad Bastari. (Photo: Yudiansyah)

Kepala Dinas PU Penataan Ruang Palembang, Ahmad Bastari. (Photo: Yudiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Banjir yang melanda kota Palembang disaat turun hujan deras disebabkan karena musim hujan yang datang terlalu cepat. Tak hanya itu, adanya pengerjaan konstruksi fisik untuk normalisasi anak sungai, juga menjadi salah satu faktor penyebabnya.

“Adanya pengerjaan konstruksi fisik pada anak Sungai Sekanak, serta penguatan dinding di anak Sungai Sekip Bendung, berdampak pada laju air. Ini juga yang mempengaruhi terjadinya banjir,” kata Kepala Dinas PU Penataan Ruang Palembang, Ahmad Bastari, Kamis (2/9/2021).

Dalam mengatasi banjir ini, Bastari menyebutkan, Dinas PU PR dengan cepat mengatasi titik banjir dengan menyiapkan pompa portable di jalan utama, Jalan Ahmad Yani, Jalan RE Martadinata, serta Jalan Urip Sumoharjo. Pompa tersebut dengan kapasitas 10-20 liter per detik.

“kita ada tim percepatan penanganan banjir yang sudah dipetakan titik banjir yang terjadi pada Rabu kemarin. Dalam waktu kurang dari enam jam, semua titik banjir cepat surut,” jelas dia.

Diakuinya, penyebab banjir ini dipengaruhi juga oleh adanya penyempitan drainase terjadi sendimentasi sampah menjadi penyumbang banjir.

“Kita juga mempersiapkan 8 stasiun pompa dan kolam retensi yang sudah di lakukan pengerukan dalam persiapan penanganan di berbagai titik banjir,” terangnya.

Selain itu, kurangnya keberadaan kawasan penyerapan air juga mengakibatkan banjir. Seperti kolam retensi yang dirasa kurang ideal. Di mana, setidaknya membutuhkan 77 kolam retensi. Sedangkan Palembang baru ada 46 kolam retensi. “Memang belum Optimal,” ujarnya.

Untuk titik banjir dinkawasan perkantoran Gubernur Sumsel, Bastari manambahkan, titik banjir di sini masih bermasalah karena kapasitas pompa. “Kita tahun ini berencana menambah kembali kolam retensi di kawasan Keramasan, dan komplek perkantoran Gubernur seluas 10 hektar,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Honda Bikers Soleh, Komunitas Honda Palembang Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan
Ratu Dewa Resmikan Air Mancur Cempako Telok, Ikon Baru Palembang Darussalam
PKC PMII Sumsel Desak Aparat Segera Tangkap dan Adili Pelaku Penyiraman Air Keras pada Andrie Yunus
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Keluarga Veteran dan Komunitas
Tujuh KK Keluhkan Penutupan Jalan Utama Kerumahnya, Pemilik Tanah : Kita Ada Sertifikat Sah
Pemkot Palembang Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR 2026
BNNP Sumsel Musnahkan Ribuan Pil Ekstasi dan Liquid Etomidate Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Coretax dan Amanda Jadi Instrumen Penguatan Karier Dosen

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 14:59 WIB

Honda Bikers Soleh, Komunitas Honda Palembang Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan

Senin, 16 Maret 2026 - 09:24 WIB

Ratu Dewa Resmikan Air Mancur Cempako Telok, Ikon Baru Palembang Darussalam

Senin, 16 Maret 2026 - 00:35 WIB

PKC PMII Sumsel Desak Aparat Segera Tangkap dan Adili Pelaku Penyiraman Air Keras pada Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:59 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Keluarga Veteran dan Komunitas

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:03 WIB

Tujuh KK Keluhkan Penutupan Jalan Utama Kerumahnya, Pemilik Tanah : Kita Ada Sertifikat Sah

Berita Terbaru

Musi Banyuasin

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Starlink untuk Sekolah

Senin, 16 Mar 2026 - 13:10 WIB