Desa Cecar Muratara Akan Ekspor Vanili, Dapat Fasilitas dari Karantina Sumsel

- Redaksi

Jumat, 19 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Karantina Sumsel Konstan Manulu saat Melakukan Peninjauan Tanaman Vanili di Desa Cecar Kabupaten Muratara. Foto : Dok. Karantina Sumsel

Kepala Karantina Sumsel Konstan Manulu saat Melakukan Peninjauan Tanaman Vanili di Desa Cecar Kabupaten Muratara. Foto : Dok. Karantina Sumsel

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Desa Cecar yang terletak di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam waktu dekat akan menjadi salah satu pengekspor Vanili. Vanili atau kemeli diketahui merupakan tanaman penghasil bubuk vanili yang biasa dijadikan pengharum makanan. Bubuk ini dihasilkan dari buahnya yang berbentuk polong.

Vanili memiliki kandungan antioksidan yang dapat melawan zat radikal bebas. Vanili kerap digunakan untuk produk kecantikan, salah satunya rambut.

Ekspo ini sendiri direncanakan akan terjadi pada bulan Juli 2024 dengan tujuan pertama untuk 2 negara yakni Tiongkok dan Kamboja.

“Vanili sebanyak 12.000 pohon ini akan dilakukan panen perdana lebih kurang 1 ton di bulan Juni 2024, akan di ekspor ke Tiongkok, Cambodia dan diperkirakan di periode panen selanjutnya sebanyak 2,6 Ton dari lahan seluas 2 hektar,” kata Kepala Karantina Sumatera Selatan Kostan Manalu didampingi Ketua Tim Karantina Tumbuhan Anita Setyawati saat tinjau kebun Vanili di Desa Cacar Musi Rawas Sumatera Selatan, Kamis (19/03).

Konstan menjelaskan, Karantina Sumsel akan mendukung dan memberikan suport penuh terhadap Ekspor Vanili asal Sumsel tersebut. Oleh karena itu pihaknya meninjau langsung lokasi perkebunan Kebun Vanili di Desa Cecar Kab. Muratara.

“Kunjungan kerja ini guna memfasilitasi perdagangan ke negara tujuan dan mencegah terjadinya Notifikasi Ketidaksesuaian (Notification of Non- Compliance) di negara tujuan ekspor,” tutupnya.

Berita Terkait

Menjadikan Pancasila sebagai Landasan dalam Kehidupan Saya
Wujud Komitmen Berkontribusi , PT HKI Perbaiki Jembatan Desa Tenggaro Dan Pembenahan Ruas Jalan Talang Siku–Purwodadi.
Angkut 11 Ton Bensin Olahan Ilegal, Hariyanto Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Antisipasi Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi Karhutla dan Sebar Maklumat Kapolda
Polsek Buay Madang Timur Gelar ‘Police Goes to School’ di SMAN 1, Sosialisasikan Bahaya Narkoba hingga Bullying
Percepat Transformasi Digital Pemko Palembang Buat Aplikasi Kawal
Begal Polisi Saat Nyambi Jadi Ojek Diciduk, Ayah dan Anak Ikut Ditangkap
GOW Empat Lawang Periode 2026-2030 Dikukuhkan, Perempuan Didorong Aktif Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Menjadikan Pancasila sebagai Landasan dalam Kehidupan Saya

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Wujud Komitmen Berkontribusi , PT HKI Perbaiki Jembatan Desa Tenggaro Dan Pembenahan Ruas Jalan Talang Siku–Purwodadi.

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Angkut 11 Ton Bensin Olahan Ilegal, Hariyanto Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Antisipasi Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi Karhutla dan Sebar Maklumat Kapolda

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Polsek Buay Madang Timur Gelar ‘Police Goes to School’ di SMAN 1, Sosialisasikan Bahaya Narkoba hingga Bullying

Berita Terbaru

Sumsel

Menjadikan Pancasila sebagai Landasan dalam Kehidupan Saya

Senin, 10 Agu 2026 - 23:03 WIB