Datangi Wilayah Rawan Karhutla, Kapolda Tekankan Pentingnya Kesadaran dan Sinergi

- Redaksi

Minggu, 4 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Upaya mitigasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), menjadi perhatian khusus Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen A Rachmad Wibowo. Setelah memberangkatkan ratusan personel dan peralatan, pucuk pimpinan Polda tersebut melakukan asistensi ke daerah rawan Karhutla.

Sabtu (3/8/2024), Irjen A Rachmad Wibowo melakukan asistensi dan mendatangi wilayah kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Ini merupakan wilayah yang di tahun sebelumnya menjadi daerah terluas terjadinya Karhutla.

Kehadiran Kapolda Sumsel turut didampingi beberapa pejabat utama (PJU), di antaranya Irwasda Kombes Feri Handoko Soenarko, Karo Ops Kombes M Anis Prasetyo, Dirintelkam Kombes Hadi Wiyono, Dirreskrimsus Kombes Bagus Suropratomo Oktobrianto, Dirbinmas Kombes Sofyan Hidayat serta Dansat Brimob Kombes Susnadi.

Kapolda Sumsel menggelar pertemuan dengan Camat dan jajaran pemerintahan di Kecamatan Tulung Selapan setelah sebelumnya, meninjau kesiapan peralatan penanggulangan Karhutla untuk memastikan semua peralatan dalam kondisi siap pakai.

Dihadapan masyarakat, stakeholder serta relawan yang hadir di aula kantor Camat Tulung Selapan, Kapolda mengatakan perlunya sinergitas dan kebersamaan dalam menyikapi permasalahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Tulung Selatan.

“Seluruh elemen, termasuk Instansi yang ada di sini, dan juga masyarakat peduli api di Tulung Selatan, agar saling berkoordinasi dan bekerjasama yang baik dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla. Terjadi kebakaran segera ‘keroyok’ ramai-ramai padamkan sebelum apinya membesar,” tegasnya.

Dirinya mengharapkan pihak swasta/perusahaan di wilayah Kecamatan Tulung Selapan menjaga wilayah perusahaan, sehingga tidak terjadi Karhutla dan berperan aktif melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan.

“Dengan sarana dan prasarana peralatan yang dimiliki pihak swasta, saya berharap aktif membantu kita memadamkan Karhutla yang terjadi di wilayah Tulung Selapan ini,” tandasnya.

Mantan Kapolda Jambi tersebut mengingatkan pentingnya sarana pendukung, seperti halnya sekat kanal dan embung sebagai penampung air yang mutlak diperlukan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Termasuk penyediaan peralatan pemadam kebakaran yang memadai serta petugas pemadam yang terlatih.

Kapolda menegaskan dalam hal penegakan hukum, dirinya telah menginstruksikan jajaran untuk memproses dengan tegas terhadap setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

“Tidak ada toleransi bagi mereka yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan, saya atensikan betul ini kepada Dirkrimsus, para Kapolres serta para penyidik,” tegasnya.

Kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak dalam menghadapi ancaman karhutla, mutlak diperlukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan masyarakat.

“Pencegahan Karhutla adalah tanggungjawab kita bersama. Mari intensifkan koordinasi dan kematangan kesiapan kita dalam menghadapi musim kemarau. Kerjasama yang solid antara pemerintah daerah, instansi terkait, perusahaan perkebunan, dan masyarakat. Sinergi ini sangat penting untuk mencegah dan menangani karhutla secara efektif,” ujarnya.

“Dengan kerjasama yang baik dan langkah-langkah antisipasi yang tepat, saya yakin kita dapat mengurangi risiko dan dampak karhutla di Sumatera Selatan. Mari kita jaga dan lindungi lingkungan kita demi masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Hadir pada kegiatan asistensi tersebut, Kapolres OKI AKBP Hendrawan Susanto, Wakapolres OKI Kompol Faisal Pangihutan Manalu, Camat Tulung Selapan M Soleh, Sekretaris BPBD Oki Nova Triyusanto, unsur ripika Kecamatan Tulung Selapan dan Kecamatan Simpang Padang. (ANA)

Berita Terkait

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas
Niat Menolong Berujung Maut di Sungai Baung, Sopir Truk Ditemukan Tewas, Kernet Masih Hilang
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
Bermodal Informasi Warga, Polisi Bongkar Bengkel Senjata Ilegal di SP Padang

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Jumat, 18 September 2026 - 14:49 WIB

Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:21 WIB

KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas

Berita Terbaru