Dari Asrama hingga Laptop, SRMA 7 Palembang Bangun Pendidikan Tanpa Biaya

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang

Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang menjadi wajah baru kebijakan pendidikan berbasis keadilan sosial. Berstatus sebagai proyek percontohan nasional Kementerian Sosial, sekolah ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan dengan menjamin pendidikan bermutu, berasrama, dan sepenuhnya dibiayai negara bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SRMA 7 Palembang, Gito Rusdianto, mengatakan kesiapan sarana dan prasarana menjadi fokus utama sejak awal operasional sekolah. Digitalisasi pembelajaran, menurutnya, merupakan bagian penting untuk memastikan peserta didik memiliki kompetensi setara dengan sekolah unggulan lainnya.

“Untuk mendukung pembelajaran digital, kami telah mendistribusikan laptop dan smartphone kepada siswa. Saat ini, 93 unit laptop telah diterima dari total 97 siswa, dan sisanya akan segera dipenuhi,” ujarnya.

Selain perangkat teknologi, para siswa juga memperoleh fasilitas penunjang yang menyeluruh. Mereka dibekali delapan jenis seragam sekolah, termasuk pakaian harian dan kegiatan khusus, serta mendapatkan layanan konsumsi lima kali makan setiap hari.

Seluruh asupan gizi disusun secara seimbang dan dikontrol ketat oleh juru masak profesional guna memastikan kesehatan serta tumbuh kembang siswa tetap optimal selama menjalani pendidikan berasrama.

Lebih lanjut, Gito menjelaskan SRMA 7 Palembang menerapkan pendekatan berbeda dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Pada tiga bulan pertama, siswa tidak langsung dibebani materi akademik, melainkan difokuskan pada masa orientasi, adaptasi lingkungan asrama, serta pembentukan karakter.

“Kami membangun pondasi mental dan karakter terlebih dahulu. Selama tiga bulan awal, siswa dibimbing untuk mengenali potensi diri, menumbuhkan disiplin, dan membangun kepercayaan diri. Setelah itu barulah pembelajaran akademik dimulai,” katanya.

Ia menambahkan, memasuki bulan keenam operasional, siswa SRMA 7 Palembang telah menunjukkan capaian positif, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Sejumlah siswa bahkan berhasil menorehkan prestasi di cabang olahraga karate serta mencatat peningkatan signifikan dalam capaian akademik di tingkat provinsi.

Sebagai proyek percontohan nasional, SRMA 7 Palembang diharapkan dapat menjadi model yang direplikasi di berbagai daerah. Konsep pendidikan berasrama gratis dengan pendekatan holistik ini dinilai mampu menciptakan ruang tumbuh yang adil bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, sekaligus membuka jalan lahirnya generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing, pungkasnya.

Berita Terkait

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober

Berita Terbaru

Empat Lawang

Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:53 WIB