Cughop 9 Tingkat yang ‘Ngangenin’

- Redaksi

Kamis, 16 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laskar Penjelajah Alam (LPA) Desa Sawah berfoto membelakangi cughop 9 tingkat.
Foto: ist

Laskar Penjelajah Alam (LPA) Desa Sawah berfoto membelakangi cughop 9 tingkat. Foto: ist

SUARAPUBLIK.ID, EMPATLAWANG – Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang, memiliki banyak sekali pesona alam air terjun atau Cughop. Menurut informasi dari organisasi Laskar Penjelajah Alam (LPA) Desa Sawah, untuk saat ini terdata 23 Cughop yang ada di Desa Sawah bahkan mungkin bisa lebih dari itu.

Kali ini, LPA Desa Sawah menjelajah Cughop 9 tingkat. Nama lain dari Cughop tersebut, yakni Cughop Tematang Asmara dan Cughop Luang Rindu. 

Ketua LPA Desa Sawah, Riki Abdiansyah menjelaskan, lokasi Cughop berada di Bukit Barisan Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang. Jarak tempuh sekitar 2,5 jam tergantung fisik dan cuaca dan juga bisa ditempuh 1 jam menggunakan motor gerandong (Motor khusus kebun, red) berlaku hanya di musim panas saja. Meski jarak tempuh lumayan jauh, namun ketika para pencinta alam sampai ke lokasi maka akan terhipnotis dengan ketinggian 80 meter Cughop 9 tingkat yang sangat indah.

Ada banyak makna di balik pemberian nama tersebut. Diberi nama 9 tingkat karena Cughop tersebut terdiri dari 9 tingkatan. 

Sementara untuk Cughop Tematang Asmara dan Cughop Luang Rindu, kedua nama tersebut diberi oleh Hengki Agustian selaku penunjuk jalan menuju lokasi Cughop. 

Hengki menuturkan, ia memberikan nama Cughop Tematang Asmara dan Cughop Luang Rindu, karena ketika sampai di Cughop maka pengunjung akan betah berlama-lama menikmati keindahan Cughop. Saking betahnya, pengunjung akan merasa sulit untuk kembali.

Selain itu, lanjut Hengki, sekitar 5 tahunan lalu ada sepasang pengantin baru yang membersihkan jalan menuju ke lokasi Cughop. Karena itulah diberi nama Cughop Tematang Asmara dan Cughop Luang Rindu.

Terpisah, Kristi selaku Sekretaris LPA Desa Sawah mengatakan alasan lain pemberian nama Cughop Tematang Asmara dan Cughop Luang Rindu dikarenakan bagian bawah Cughop ada luang dan bagian atas Cughop ada tematang. “Cughop ini ngangenin, kalau sudah sampai jadi malas pulang,” ujar Kristi. (Alf)

Berita Terkait

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis
Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap
Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar
Polres Empat Lawang Resmikan Sumur Bor, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Joncik Minta PGRI Empat Lawang Tak Berhenti pada Seremoni
Jelang Operasi Sikat I Musi 2026, Polres Empat Lawang Gelar Latpra Ops
Herman Deru Pastikan Jalan Pagar Alam-Tanjung Raya Diperbaiki
Jangan Pikirkan BOS, Joncik Minta Kepsek Fokus Cetak Generasi Cerdas

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 15:03 WIB

Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Sabtu, 26 September 2026 - 13:42 WIB

Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar

Jumat, 25 September 2026 - 17:51 WIB

Polres Empat Lawang Resmikan Sumur Bor, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Kamis, 24 September 2026 - 10:36 WIB

Joncik Minta PGRI Empat Lawang Tak Berhenti pada Seremoni

Berita Terbaru

Foto korban di rumah sakit

Kota Palembang

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:08 WIB

Empat Lawang

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:05 WIB

Foto : cctv saat pelaku Masuk ke kantornya

Kota Palembang

Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:01 WIB