Cuaca Tidak Menentu, Waspada Penyakit ISPA

- Redaksi

Selasa, 1 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ISPA pada anak-anak.
Foto: net

Ilustrasi ISPA pada anak-anak. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, EMPATLAWANG – Cuaca ekstrem tidak menentu belakangan ini, bisa berakibat buruk dengan kesehatan dan membuat warga mudah terserang penyakit. Faktor cuaca yang kadang berubah cukup mengganggu aktivitas masyarakat.

“Cuaca bulan ini sangat tidak menentu kadang hujan, kadang panas. Itu membuat aktivitas terganggu sehingga membuat anak-anak mudah terserang penyakit,” kata vivin (34), warga Tebing Tinggi.

Hal ini juga sama disampaikan, Pei (28), warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi. Memang cuaca akhir ini tidak menentu, hujan ringan disertai angin kencang membuat warga takut sehingga sebagian warga lebih memilih tinggal di rumah. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh faktor alam pada bulan ini masuk musim pancaroba (perubahan iklim, Red). Kondisi ini harus juga ada perhatian dari dinas terkait baik dinas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Empat Lawang, Hj Hepy Safriani melalui Sekretaris Deri mengatakan, untuk musim ini memang dikatakan musim pancaroba. Keadaan cuaca yang tidak menentu, sehingga bagi masyarakat Tebing Tinggi selalu waspada terhadap cuaca ekstrem ini, karena takutnya menimbulkan dampak penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan malaria.

Dilanjutkannya, dampak yang ditimbulkan dari cuaca ekstrim ini berbeda pada tiap kecamatan. Ini dilihat dari hasil survei yang dilakukan di lapangan seperti di kecamatan Ulu Musi dan Pasema Air Keruh (Paiker). Kasusnya malaria dan daerah padang tepong itu ISPA.

“Untuk antisipasinya masyarakat harus selalu menerapkan hidup bersih. Dan puskesmas yang ada di tiap kecamatan sudah siap untuk mengatisipasi kalau terjadi wabah penyakit dampak cuaca ekstrem,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin
Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat
Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis
Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap
Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar
Polres Empat Lawang Resmikan Sumur Bor, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Joncik Minta PGRI Empat Lawang Tak Berhenti pada Seremoni
Jelang Operasi Sikat I Musi 2026, Polres Empat Lawang Gelar Latpra Ops

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:02 WIB

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin

Selasa, 29 September 2026 - 18:03 WIB

Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 15:03 WIB

Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Sabtu, 26 September 2026 - 13:42 WIB

Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar

Berita Terbaru

Istri almarhum, Rika Yunita (39) saat ditemui di rumah duka, Sabtu (3/10/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Pengemudi Ojol Meninggal, Tim Medis RSUD BARI Sempat Lakukan RJP

Sabtu, 3 Okt 2026 - 22:33 WIB