Category: Pemkot Palembang

  • Walikota Santuni Korban Kebakaran di Asrama TNI AD, Serahkan Bantuan Sembako

    Walikota Santuni Korban Kebakaran di Asrama TNI AD, Serahkan Bantuan Sembako

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Terkait adanya musibah kebakaran yang terjadi di asrama TNI AD blok PP Sekojo Kamis kemarin (15/7/2021), Walikota Palembang, Harnojoyo, langsung sigap mengunjungi lokasi, guna meninjau langsung kondisi warganya yang mengalami musibah.

    Selain mengunjungi langsung lokasi, Walikota Palembang dua periode tersebut juga nampak memberikan bantuan sembako kepada para korban musibah kebakaran, Mayor Inf (Purn) Yusni A, Muzammil, Pura Dirgantara, Teguh Deba Ardi Suardi, L. Nababan, serta Suharto.

    “Yang pastinya kita berharap para korban musibah kebakaran ini dapat diberikan ketabahan. Semoga kejadian ini juga dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk dapat lebih waspada lagi,” kata Harnojoyo, di lokasi kejadian, Jumat (16/7/2021).

    Diketahui, musibah kebakaran terjadi pada pukul 10.30 WIB di Blok PP RT 48, RW 03 Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang, dengan penyebab yang belum diketahui. Beruntungnya, musibah kebakaran tersebut terdata hanya mengakibat kerugian materi saja. (ANA)

  • Gunakan Stiker 5M Cegah COVID-19, Walikota Turun ke Jalan Edukasi Masyarakat

    Gunakan Stiker 5M Cegah COVID-19, Walikota Turun ke Jalan Edukasi Masyarakat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Walikota Palembang, Harnojoyo, bersama jajaran Polda Sumatera Selatan (Sumsel), terus mengedukasi dan mensosialisasikan kepada warga, agar tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (COVID-19).

    Jum’at (16/7/2021), Harnojoyo nampak memberhentikan mobil dinasnya, tepat di Jalan Protokol Simpang Charitas, bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri, melalui Kabag Ops Polrestabes Palembang AKBP Eddy Apriyanto.

    Harnojoyo, bersama petugas gabungan langsung memasangkan stiker ajakan untuk menerapkan 5 M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas).

    Selain itu, Walikota juga mengimbau untuk mentaati penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang tengah diberlakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang hingga 20 Juli 2021.

    “Atas nama Pemerintah kota Palembang saya mengucapkan terimakasih kepada Kapolda, yang telah menginisiasi dalam memberikan edukasi secara massal kepada masyarakat, yaitu bagaimana kita mencegah penyebaran virus corona di Palembang,” kata Harnojoyo.

    Stiker berwarna kuning, bergambar pria mengenakan masker dan ajakan mengunakan masker dimano bae (dimana saja) ini, terlihat dipasang Harnojoyo di kaca belakang kendaraan roda empat.

    “Semua ini tidak akan berjalan baik tanpa adanya kerja sama yang baik dari masyarakat untuk mematuhi prokes,” kata Harnojoyo.

    Harnojoyo mengajak serta masyarakat untuk meningkatkan kesadaran diri, demi memutus mata rantai virus yang berasal dari Wuhan China tersebut, dengan cara mengikuti anjuran pemerintah.

    “Perlu diketahui dari tahun 2020 kondisi ini kita rasakan, saya rasa kita semua harus benar-benar sadar akan keselamatan kesehatan kita bersama dengan mendisiplinkan diri,” tegasnya. (ANA)

  • Kasus COVID-19 di Palembang Meningkat, Asrama Haji Sediakan 500 Bed

    Kasus COVID-19 di Palembang Meningkat, Asrama Haji Sediakan 500 Bed

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah kota Palembang telah menetapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai 9 hingga 20 Juli 2021. Hal ini dikarenakan tren kasus peningkatan penyebaran COVID-19 di Ibukota Sumatera Selatan yang terus meningkat dan fluktuatif.

    Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, selain kota Palembang masih berada di zona merah, tingkat bed occupancy rate (BOR) hunian pasien COVID-19 juga meningkat.

    “Angka kasus terkonfirmasi kita terus naik dan BOR juga sudah capai 70 persen lebih. Kita masuk dari 43 kabupaten/kota yang menerapkan pengetatan PPKM Mikro,” katanya, Rabu (7/7/2021).

    Ia mengatakan, dalam upaya mengatasi masalah BOR ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk menggunakan Asrama Haji sebagai tempat isolasi.

    “Tadi kita sudah koordinasi dengan Pak Gubernur. Beliau bilang akan mempersiapkan tempat yakni di Asrama Haji yang ada sebanyak 500 bed,” jelasnya.

    Harnojoyo mengatakan, upaya lain di antaranya melakukan pengetatan PPKM untuk menekan angka kenaikan kasus, sehingga jumlah yang terpapar dan meninggal dunia menurun. Dalam dua hari ini bersama Polri dan TNI melakukan sosialisasi dan segera diterbitnya surat edarannya.

    “Mulai Jum’at ini mulai berlaku, termasuk tutupnya mall lebih cepat dan makan di tempat di rumah makan sampai pukul 17.00 WIB,” katanya.

    Berdasarkan data Dinas Kesehatan Palembang, angka tekonfirmasi COVID-19 per 6 Juli 2021 yakni bertambak sebanyak 153 kasus atau menjadi 16.067 kasus, kesembuhan 66 atau menjadi 14.278 dan kematian 3 atau menjadi 687 kasus. (ANA)

  • Bersama Walikota, Gubernur Bongkar Rumah Janda Enam Anak

    Bersama Walikota, Gubernur Bongkar Rumah Janda Enam Anak

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, bersama Walikota Palembang, Harnojoyo, membongkar teras rumah milik janda enam anak di Jalan H. Sarkowi B, di Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (7/7/2021).

    Rumah reot pangung dari kayu  yang nyaris roboh ini, menjadi sasaran utama untuk dibongkar, sebagai bagian dari program bedah 75 rumah warga kurang mampu dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Provinsi Sumsel.

    Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, bantuan rumah ini bantuan dari ASN dan BUMN dan BUMD. “Untuk melakukan bedah rumah tidak hanya pemerintahan saja yang bisa tetapi juga semua organisasi yang ada,” tegasnya.

    Walikota Palembang Harnojoyo mengucapkan terimakasihnya kepada orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini, dengan cara merayakan HUT ke 75 Sumsel ini bersinergi dengan program Pemkot Palembang dalam memberikan hunian layak bagi warga kurang beruntung.

    “Ini sangat bermanfaat sekali bagi warga yang kurang mampu guna memiliki tempat tinggal yang layak,” kata Harnojoyo.

    Selama ini, kata Harnojoyo bedah rumah bagi warga kurang mampu juga menjadi prioritas program kerjanya dalam mengurangi kawasan kumuh.

    Tahun ini saja, dia menargetkan 568 unit rumah layak huni untuk warganga melalui   bantuan Badan Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang, dan DPD Rei.

    “Alhamdulilah jumlah total keseluruhan untuk tahun ini sudah mencapai 568 unit rumah yang akan dibedah,” terangnya.

    Selain bedah rumah, sambung Harnojoyo, Pemkot Palembang juga melaksanakan Program Nasional Perumahan Terjangkau.

    Sementara itu, Eni Anggraini janda Enam anak warga Jalan H. Sarkowi B, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, tidak dapat menyembunyikan rasaa bahagianya. Selama bertahun tahun ketakutan akan rumahnya roboh seketika lantaran sudah termakan usia, seketika sirna.

    “Saya tidak menyangka, dan bahagia rumah saya bisa dibedah,” ungkap Eni, dengan menahan rasa sedih bahagia. (ANA)

  • Ingat! Mulai Jum’at Ini Palembang Terapkan PPKM

    Ingat! Mulai Jum’at Ini Palembang Terapkan PPKM

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Pemerintah kota Palembang menerapkan pengetatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro untuk mengurangi mobilitas masyarakat mulai 9 hingga 20 Juli 2021. Ini menindaklanjuti instruksi Kemendagri dan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

    “Kita termasuk ke dalam salah satu dari 43 wilayah luar Jawa yang harus menerapkan pengetatan PPKM. Sebetulnya, intruksi Mendagri itu dari 6 Juni, tetapi kita tidak mungkin melaksanakan karena perlu sosialisasi. Hari ini sampai Jumat akan dilakukan sosialisasi untuk mengadakan pengetatan,” tutur Harnojoyo, usai rapat koordinasi pengetatan PPKM, Rabu (7/7/2021).

    Salah satu kebijakan yang diterapkan yakni pembatasan waktu operasional di mall dan tempat hiburan.

    “Akan diberlakukan Jum’at sore (pengetatan PPKM Mikro). Pembatasan kita laksanakan pukul 17.00 WIB, seperti mall dan akan dievaluasi. Kalau kasusnya dapat menekan dengan kebijakan ini akan kita teruskan,” jelas dia.

    Selain waktu operasional untuk mall dibatasi hingga sore, kegiatan perkantoran turut diminta melakukan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dari jumlah karyawan. Sementara aktivitas perkantoran hanya 25 persen.

    “PPKM Mikro dilanjutkan pengetatan, karena kasus Covid-19 di Palembang trennya naik, baik meninggal dan positif dan hunian rumah sakit meningkat,” ungkap dia.

    Dia menambahkan, aturan penerapan pengetatan PPKM Mikro, segera dikeluarkan melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Palembang pada Jumat nanti. Dalam 11 poin yang dikeluarkan, dua diantaranya soal aturan jam operasional perkantoran serta mal dan cafe.

    “Kami minta waktu dua hari untuk sosialisasi, dan surat edaran akan diterbitkan hari Jumat. Mohon semua pihak untuk kerjasamanya terutama masyarakat,” terangnya. (ANA)

  • Masih Banyak Hewan Kurban di Palembang Belum Cukup Umur

    Masih Banyak Hewan Kurban di Palembang Belum Cukup Umur

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG | Sesuai syariat Islam standar umur hewan kurban harus benar-benar mencukupi. Untuk Sapi, usia yang ditentukan harus di atas 2 tahun, sedangkan Kambing di atas satu tahun.

    Namun, masih ditemukan di Kota Palembang oleh Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), dari 1000 hewan kurban baik kambing ataupun sapi masih ditemukan yang berada di bawah umur.

    “8,8 persen sapi dan 50 persen kambing dari 1.000 ekor yang telah diperiksa yang ada di Palembang, dijual pedagang ternyata masih berada di bawah umur,” kata Ketua PDHI Sumsel Dr drh Jaffrizal saat dihubungi, (2/7/2021).

    Kata Jaffrizal, untuk menentukan umur hewan kurban tidak bisa melalui kasat mata. Bahkan, ada hewan yang badanya besar namun umurnya masih di bawah standar kurban.

    “Untuk mengetahuinya, kita bisa melihat dari pertumbuhan atau pergantian gigi depan hewan tersebut. Harus dicek betul, dari giginya apakah sudah berganti atau belum,” ungkapnya.

    Lanjut Jaffrizal, temuan hewan kurban yang belum cukup umur ditemukan pada penyedia hewan Kurban di Kota Palembang. Meskipun para pedagang mengaku, jika hewan kurban yang mereka jual juga hewan kurban untuk Aqiqah.

    “Menurut fatwa MUI sudah jelas hewan aqiqah dan kurban itu sama saja syaratnya. Kalau dia sudah masuk tahun kedua dan sudah ganti gigi. Untuk itu kami akan kembali berkeliling ke pedagang Kurban dan mengecek apakah hewan kurban yang dijual telah cukup umur,” pungkasnya. (Jak)

  • Prakiraan Cuaca 2 Juli, Palembang Potensi Hujan Ringan

    Prakiraan Cuaca 2 Juli, Palembang Potensi Hujan Ringan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Prakiraan cuaca wilayah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Jumat 02 Juli 2021, beberapa daerah berpotensi akan terjadi hujan petir dan ringan pada malam hari, salah satunya wilayah kota Palembang yang berpotensi hujan ringan.

    “Malam hari cerah berawan potensi hujan petir di wilayah PALI, Musi Banyuasin dan Prabumulih. Potensi hujan ringan di wilayah Banyuasin, Palembang, OKI dan Ogan Ilir,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang, Wan Dayantolis.

    Ia menambahkan, untuk cuaca pagi hari cerah berawan, kemudian untuk siang hari sampai sore hari berawan yang berpotensi hujan sedang di wilayah Empat Lawang, Pagaralam, Muara Enim dan OKU. Potensi hujan ringan di wilayah PALI, OKU Timur, Palembang dan OKU Selatan.

    “Dini hari cerah berawan potensi hujan petir di wilayah Prabumulih dan OKI. Potensi hujan ringan di wilayah PALI, Banyuasin, Palembang, Musi Rawas, Muara Enim, Lubuk Linggau dan Ogan Ilir. Kemudian potensi kabut di wilayah Lahat dan Pagaralam,” ungkapnya.

    Selain potensi hujan, untuk suhu udara di wilayah Sumsel dataran rendah sekitar Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan OKI 26 – 33 derajat celcius, kelembapan udara 65 persen – 95 persen.

    “Suhu udara wilayah Sumsel dataran tinggi sekitar Pagar Alam, Empat Lawang, Lubuk Linggau, Lahat dan OKU Selatan 21 – 32 derajat celcius dan kelembapan udara 65 persen – 100 persen,” ucapnya.

    Untuk arah angin timur laut – barat daya dengan kecepatan 10 – 20 km/jam. Adapun tinggi gelombang laut Selat Gelasa 1.25 – 2.50 m. Selat Bangka bagian Selatan dan Selat Bangka bagian Utara 0.5 – 1.25 m. Cuaca berawan arah angin Timur Laut – Tenggara dengan kecepatan 4 – 37 km/jam.

    “Peringatan Dini Cuaca*: Waspada potensi hujan sedang – lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang berdurasi singkat pada siang – sore hari di wilayah OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, Muara Enim, Ogan Ilir dan Musi Rawas pada malam – dini hari di wilayah PALI, Prabumulih, Muara Enim, Banyuasin, OKI dan Palembang,” terangnya. (Nat)

  • BBWSS VIII Sumsel Jelaskan Asal Usul Sampah di Sungai Musi

    BBWSS VIII Sumsel Jelaskan Asal Usul Sampah di Sungai Musi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Meskipun Pemerintah Kota Palembang selalu bergotong royong untuk membersihkan aliran Sungai Musi Palembang, namun masih saja terlihat sampah.

    Pantauan di lapangan, Kamis (1/7/2021) terlihat sampah mengalir di Sungai Musi. Bukan hanya sampah eceng gondok, sampah limbah dari rumah tangga juga mengalir dari hulu ke hilir.

    Sampah-sampah tersebut mengalir di sisi kanan maupun kiri Sungai Musi. Meski tak mengganggu transportasi sungai yang melintas. Namun sampah tersebut merusak keindahan pemandangan Sungai Musi.

    Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSS) VIII, Birendrajana, menjelaskan sampah yang berada di Sungai yang memiliki panjang 750 kilometer tersebut sekitar 50 persen lebih, berasal dari sampah limbah rumah tangga.

    Sampah tersebut berasal dari Subdas 21 anak Sungai Musi yang berada di wilayah Palembang dan sekitarnya.

    “Untuk detail jumlah sampah perhari kita tidak tahu berapa, yang jelas limbah rumah tangga ini sumbernya dari subdas anak Sungai Musi,” katanya.

    Ia menjelaskan, tak hanya limbah rumah tangga, banyaknya sampah di Sungai Musi juga berkat sumbangsih tanaman air eceng gondok yang mengalir dari Hulu Sungai Musi.

    Birendrajana mengklaim, sampah-sampah yang berserakan di sepanjang Sungai Musi kerap kali dibersihkan BBWSS VIII menggunakan kapal khusus pengangkut sampah.

    Namun demikian, sampah-sampah tersebut selalu kembali mengalir di Sungai Musi.

    “Kita selalu rutin lakukan pembersihan menggunakan kapal penangkap eceng gondok. Kami imbau masyarakat agar bekerjasama menjaga kebersihan, karena Sungai Musi ini merupakan sumber air kita,” jelasnya.

    Kepala DLHK Palembang, Alex Fernandus, menerangkan dengan jumlah tonase sampah sebanyak 1.200 ton perhari. Rata-rata setiap penduduk Palembang menghasilkan 0,7 kilogram sampah setiap hari.

    Dengan mengangkut sampah perhari mencapai 1.200 ton, Alex mengaku perlu dilakukan tambahan banyak armada untuk mengakomodir sampah tersebut.

    Untuk mengantisipasi penumpukan sampah di kota pempek, Alex mengaku paling tidak dibutuhkan sekitar 240 unit armada truk sampah.

    “Saat ini kami hanya ada armada 121 unit. Meski sudah ada setengah dari yang dibutuhkan, namun 60 persen armada itu sudah tidak layak,” tegasnya saat dikonfirmasi. (Nat)

  • Berdayakan UMKM Melalui Program Kredit/PembiayaanMelawanRentenir, Pemkot Palembang Bentuk Tim PercepatanAkses Keuangan Daerah

    Berdayakan UMKM Melalui Program Kredit/PembiayaanMelawanRentenir, Pemkot Palembang Bentuk Tim PercepatanAkses Keuangan Daerah

    Suarapublik.id, Palembang,

    Akses keuangan merupakan salah satu kerangka pembangunan ekonomi nasional dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, percepatan penanggulangan kemiskinan, pengurangankesenjanganantarindividudanantardaerah.Untukitu, PemerintahDaerah Kota Palembang membentuk Tim PercepatanAkses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Palembang yang dikukuhkanpadaRabu, 23 Juni 2021 bertempat di RumahDinasWalikota Palembang.

     

    Tergabung dalam keanggotaan Tim ini OJK, Bank Indonesia, Ditjen Perbendaharaan, Organisasi Perangkat Daerah Pemkot Palembang, Lembaga Jasa Keuangan, dan unsur akademisi di kota Palembang, akan berkoordinasi secara aktif untuk meningkatkan percepatan akses keuangan daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat Kota Palembang yang lebih sejahtera.

     

    Mengawali kegiatan pengukuhan, Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel melaporkan bahwa percepatan akses keuangan di Kota Palembang telah didukung dengan tersedianya jaringan kantor lembaga jasa keuangan yang berkinerja baik meski di masapa demi. Tercatat per April 2021 penyaluran kredit perbankan tumbuh 1,84% (yoy), penyaluran pembiayaan dari Perusahaan Pembiayaan tumbuh 7,34% (ytd), dan terdapat 58.436 investor Pasar Modal dengan nilai transaksi jual beli saham mencapai Rp4,8 triliun.

     

    Lebih lanjut, Untung memaparkan bahwa beberapa upaya yang dapat dilakukan TPAKD antara lain dengan mendukung program pemerintah pusat, seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Ultra Mikro (UMi), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR), dan lainnya. Bahkan sebelum TPAKD Kota Palembang terbentuk, Pemkot Palembang telah memiliki program percepatan akses keuangan kepada pelaku UMKM, yakni melalui Program Kredit Tanpa Bunga Tanpa Agunan. “Program kredit UMKM tanpa bunga tanpa agunan ini patut diapresiasi dan harus terus dikembangkan untuk mendorong akses keuangan pelaku UMKM, namun memang perlu dilakukan penyesuaian model penyalurannya, agar risiko NPL dapat dimitigasi”, imbuhnya.

     

    Menanggapi laporan tersebut, Walikota Palembang H. Harnojoyo menyampaikan bahwa pengembangan UMKM memegang peranan penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, karena peran UMKM mampu meningkatkan roda perekonomian beranjak dari hal tersebut.(rill/jak)

  • Percepat Proses Vaksinasi, Dinkes Palembang Jemput Bola Vaksinasi ODGJ

    Percepat Proses Vaksinasi, Dinkes Palembang Jemput Bola Vaksinasi ODGJ

    Suarapublik.id, Palembang,

     

    Dinas Kesehatan Kota Palembang akan melakukan vaksinasi terhadap 2.924 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namu pada pelaksanaan vaksinasi ODGJ dengan cara jemput bola atau langsung mendatangi puskesmas terdekat.

     

    Plt Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Palembang, dr Mirza Susanty mengaku vaksinasi sengaja tidak dilakukan di Rumah Sakit (RS) Ernaldi Bahas karena belum memenuhi persyaratan melayani vaksinasi

     

    “Jadi nantinya pasien yang akan divaksin datang didampingi ke puskesmas,” ujarnya, Selasa (22/6/2021)

     

    Selain ODGJ Dinkes juga telah mendata para 6.052 orang disabilitas yang akan dilakukan vaksinasi COVID-19. Bahkan pelaksanaan vaksin tetap sama secara jemput bola atau mendatangi Puskemas.

     

    Menurutnya Palembang telah melakukan sebanyak dua tahap dengan total vaksinasi yakni sebanyak 145.038 orang.

     

    Dengan rincian tahap pertama untuk Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) sebanyak 17.480 orang. Untuk tahap kedua yakni Pelayanan Publik sebanyak 95.748 orang dan Lanjut Usia (Lansia) sebanyak 31.810 orang.

     

    “Saat ini kami juga mengejar vaksinasi untuk lansia di Kota Palembang,” singkatnya.

  • Disdik Kota Palembang Pastikan 12 Juli 2021 Gelar Tatap Muka Terbatas

    Disdik Kota Palembang Pastikan 12 Juli 2021 Gelar Tatap Muka Terbatas

    Suarapublik.id, Palembang,

     

     

    12 Juli 2021 mendatang, Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan Kota Palembang akhirnya memutuskan untuk menggelar tatap muka terbatas.

     

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan mau tidak mau sekolah tatap muka akan digelar.

     

    “Berdasarkan hasil rapat dengan Kementerian kemarin memang kita mau tak mau, suka dan tak suka akan menggelar sekolah tatap muka di tahun ajaran baru nanti, ” ujarnya, Jumat (18/6/2021).

     

    Namun pelaksanaan tatap muka ini akan digelar secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

     

    Namun pelaksanaan tatap muka terbatas ini akan dievaluasi, jika berjalan baik dan tidak menimbulkan kluster baru maka di bulan Agustus akan ditambah jumlah sekolah tatap muka.

     

    “Makanya semua sekolah harus siap dengan protokol kesehatannya. Dan nanti satu minggu jelang tahun ajaran baru ini akan dilakukan evaluasi dan peninjauan ke sekolah- sekolah untuk Melihat sarana prokes, “tuturnya.

     

    Artinya, sekolah mau tidak mau juga harus siap untuk gelar tatap muka dengan mempersiapkan prokes yang ketat.

     

    “Kita juga tadi sudah rapat dengan guru SMP bahwa tahun ajaran baru akan dimulai juli mendatang namun dengan terbatas. Tak semua sekolah akan mengelar tatap muka,” bener dia.

     

    Ia mengatakan dari 60 SMP yang ada di kota Palembang nantinya akan ada 24 sekolah yang akan menggelar. “Jadi nanti akan kita atur dan kita pilih sekolah yang akan menggelar tatap muka terbatas ini,” tutur dia.

     

    Begitu juga dengan sekolah SD juga akan dilakukan pembatasan dan hanya dipilih sekolah setiap kecamatan. “Setiap kecamatan mungkin nanti hanya tiga sekolah saja yang menggelar tatap muka,” ungkap Zulinto.

     

    Nantinya, dalam pelaksanaan tatap muka terbatas ini juga dibagi tiga sesi yakni mulai pukul 07.30- 9.30, lalu 8.30- 10.30 dan 10.00- 12.00 wib.

     

    “Jamnya ini tak boleh melebihi jam 12 karena kita batasi juga dua jam. Dan untuk mata pelajaran yang essensial saja atau yang penting. Dan bagi yang tidak tatap muka tetap belajar secara daring, “ungkap dia.

     

    Namun, untuk mau tidak maunya tatap muka ini juga dikembalikan ke orang tua masing-masing. “Kita berikan keluluasaan kepada orang tua siswa mereka yang menentukan. Jika tak mau tatap muka bisa buat pernyataan untuk tetap daring, “tegas dia.

     

    Ia pun mengatakan guru juga tetap harus menjalankan sekolah tatap muka dan juga daring. ” Jadi guru nanti kita juga akan bagi, untuk tatap muka guru harus beda dengan guru daring. Jangan sampai mereka mengajar daring dan tatap muka tapi harus fokus satu- satu,”tegas dia.

     

    Terkait vaksinasi, ia mengatakan

    Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Palembang hampir 100 persen namun memang data yang biasa didapatkan dengan Dinkes terkadang tidak valid juga di lapangan karena itu dinkes juga harus betul-betul valid dengan data ini.

     

    “pemberian vaksin tetap terus dilakukan sampai target 16 ribu guru di kota Palembang ini divaksin,”ujarnya.(hasan)

  • YPLP PGRI Sumsel Lakukan Rakor Bersama 95 Kepala SMA dan SMK

    YPLP PGRI Sumsel Lakukan Rakor Bersama 95 Kepala SMA dan SMK

    Suarapublik.id, Palembang,

     

    Sebanyak 95 orang yang berasal dari kepala  SMA, SMK PGRI dan Ketua Sekretaris YPLP Kabupaten kota di Sumatera Selatan melakukan Rapat Kordinasi (Rakor) yang digelar oleh Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Provinsi Sumatera Selatan ), di Gedung Aula Asrama Haji Palembang, Jum’at (18/6/2021).

     

    Ketua YPLP Provinsi Sumatera Selatan, Hasanudin mengatakan, Pada Rakor hari ini kita akan bahas tentang kemajuan pendidikan, bagaimana pendidikan ditengah pandemi seperti sekarang masih tetap maju.

     

    Sementara Ketua PGRI Sumsel Ahmad Zulinto mengatakan, selain untuk kemajuan pada pendidikan, Rakor hari ini untuk menyatukan visi misi dan juga sebagai ajang silaturahmi.

     

    Zulinto berharap, yayasan PGRI dapat menjadi sekolah yang bisa bersaing tak hanya di  Sumatera Selatan tetapi juga bersaing secara nasional maupun internasional.

     

    “Yah mudah-mudahan PGRI dapat bersaing baik di Sumatera Selatan, Nasional hingga Internasional,”harapnya

     

    Selain itu lanjutnya, dirakor ini juga  akan saling berbagi pengalaman, berdiskusi tentang kemajuan dan sekolah-sekolah PGRI di Sumatera Selatan, maka kami sebagai pembina sangat mensuport kegiatan hari ini,” ungkap Zulinto. (hasan)

  • 4 Industri Akan Melakukan Penyelarasan Kurikulum Di SMKN 8

    4 Industri Akan Melakukan Penyelarasan Kurikulum Di SMKN 8

    Suarapublik.id, Palembang

     

    Ada 4 industri yang hadir melakukan penyelarasan untuk 4 Kopetensi di SMK Negeri 8 (SMK Negeri Sumsel) di Kegiatan penyelarasan dan validasi kurikulum di sekolah kejuruan tersebut.

     

    Kepala Sekolah di SMK Negeri 8 (SMK Negeri Sumsel) Zulkarnain mengatakan ada 4 industri yang melakukan penyelarasan dengan kami yakni dari PT Consul Perdana Indonesia untuk tehnik instalasi tenaga listrik, CV Sintong Tehnik Perkasa untuk tehnik kemesinan.

     

    Lalu, bengkel basuki servis untuk tehnik kendaraan ringan otomotif, dari PT Sinar Sosro. “Tujuannya adalah agar kurikulum yang ada di SMK N Sumsel ini sesuai dengan kebutuhan kopetensi pada dunia industri atau dunia kerja,” ujar Zulkarnain diwawancarai diruang kerjanya, Selasa (15/6/2021).

     

    Zulkarnain mengharapkan siswa siswa ini memiliki kemampuan kopetensi dan skill sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh dunia industri dan kerja. “Sehingga pada saat mereka lulus akan bisa diterima karena mereka sudah mempunyai kopetensi yang sesuai oleh dunia usaha dan kerja itu,” katanya.

     

    Apakah nantinya praktek dilakukan dalam sekolah atau nantinya prakteknya langsung di industri atau nantinya juga kita memodifikasi dalam pembelajaran. “Kita akan kolaborasi antara mode pembelajaran ini,” ujarnya

     

    Lanjut dia, disinilah kita duduk bersama pihak di SMK Negeri 8 (SMK Negeri Sumsel) bersama melihat satu persatu kompetensi yang ada di kurikulum kita disesuaikan dengan kopetensi yang diinginkan di dunia industri dan kerja. “Mana yang nanti betul betul dibutuhkan itu nanti kita kumpulkan menjadi satu dan disepakati di validasi dituangkan dalam pembelajaran dalam modal praktek,” tukasnya.(hasan)

  • Pengumuman Kelulusan Secara Online Juga Berlaku Untuk SD

    Pengumuman Kelulusan Secara Online Juga Berlaku Untuk SD

    Suarapublik.id,PALEMBANG,

     

    Pengumuman kelulusan siswa dilaksanakan secara online bukan hanya berlaku di tingkat SMP saja tetapi untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 pengumuman  kelulusan kelas 6 SD hari ini dilakukan secara online juga.

     

    Berdasarkan pantauan di salah satu SDN 30 Palembang terlihat nampak guru sedang sibuk membagikan surat kelulusan via aplikasi WhatsApp.

     

    Kepala SDN 30 Palembang, Sukmaesi, S.Pd.,M.Si mengatakan pengumuman kelulusan siswa SD dilakukan secara online.

     

    “Pembagian kelulusan ini kita lakukan secara online sesuai dengan anjuran dari Diknas karena masih di masa pandemi ini,” jelas dia, Selasa (15/6/2021).

     

    Ia mengatakan pengumuman kelulusan ini langsung dibagikan lewat via WA.

     

    Namun bagi yang tidak mempunyai gadget pihaknya menyiapkan pengambilan surat kelulusan secara langsung di sekolah.

     

    “Ya, kita siapkan juga di sekolah bagi yang tak memiliki hp bisa ambil langsung. Dan nanti Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) akan dibagikan tanggal 17 mendatang,” ungkap dia.

     

    Kata Sukmaesi, untuk di SDN 30 Palembang semua siswa yang berjumlah 119 dinyatakan lulus.

     

    “Mereka lulus sesuai dengan aturannya telah menuntas semua pembelajaran hingga mengikuti ujian,” jelasnya.

     

    Begitu juga di SDN 1 Palembang yang juga mengumumkan kelulusan secara daring. Kepala SDN 1 Palembang, Rahma Daniarti mengatakan,  untuk kelulusan tahun ini pihaknya sudah bagikan secara online melalui wa masing-masing siswa yang dikirim oleh wali kelas masing – masing.

     

    “Tahun ini adanya sebanyak 107 siswa yang lulus,”ujarnya(hasan)

  • Ratu Dewa Ingtakan Kepala Sekolah Hati-hati Gunakan Dana Bos

    Ratu Dewa Ingtakan Kepala Sekolah Hati-hati Gunakan Dana Bos

    suarapublik.id, PALEMBANG,

     

     

    KEPADA seluruh kepala sekolah baik ditingkat SD maupun SMP se Kota Palembang, Seketaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengingatkan sekaligus menghimbau  untuk hati-hati menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

     

    “Ini merupakan warning, rambu-rambu dalam penggunaan dana bos diharapkan bisa tahu dulu ini loh rambu-rambunya, sehingga

    Kegiatan ini seperti semacam sadar hukum dalam meriview dana BOS. ,” jelas dia, di acara pembukaan riview dana BOS tahap 1 di Aula Disdik Kota Palembang, Kamis (10/6/2021).

     

    Ia mengatakan dalam penafsiran dana bos ini bermacam-macam maka dari itu dikumpulkan datang langsung oleh Kejaksaan Tinggi agar para kepala sekolah menaati semua regulasi yang ada.

     

    “Kita harapkan kepala sekolah untuk menaati semua regulasi yang ada sehingga dalam penggunaan dana bos ini dapat dilakukan dengan baik,” bebernya.

     

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan review ini dilakukan setiap tahun dan kali ini mencoba melihat diminta oleh Kejaksaan, Pemkot dan Inspektorat.

     

    Karena itu, ia meminta agar kepala sekolah jangan sampau menyalahi pengunaan dana bos yang tidak tepat sasaran.

     

    “Jadi semua dalam laporan penggunaan dana BOS ini dilaporkan dan sekaligus ini ada penyuluhan hukum terhadap dana-dana yang digelontorkan dari pemerintah seperti dana BOS,” jelasnya.

     

    Dikatakannya, Definisi penggunaan dana BOS sebagai operasional,  membantu masyarakat, meringankan beban sekolah bagi anak didik.

     

    “Semuanya hanya lebih dikhusukan operasional anak-anak didik, sekolah. Mudah-mudahan dengan pencerahan memahami dan mengerti, jangan lagi membuat penggunaan semau apa yang dilakukan tanpa melihat azas kemanfaatannya,” jelas dia.

     

    Zulinto pun sependapat dengan pihak kejaksaan agar penggunaan dana BOS  jangan dibanyakkan seperti rehab dan lain sebagainya.

     

    Ia melakukan guna review ditahap 1 ini jika laporan benar, bagus terbukti dengan akuntabilitas maka akan bisa mencairkan dana selanjutnya.

     

    “Jadi tak asal-asalan cair, jadi memang harus benar-benar laporannya atau administrasinya harus selesai dulu. Kalau tidak, tak ada kita cairkan,” bebernya.

     

    “Jika ditemukan dana BOS yang digunakan tak sesuai dengan peruntukkannya, maka sekolah wajib mengembalikan, jika tidak mengembalikan akan diberikan sanksi, “tegasnya(hasan)

  • Palembang Zona Orange, Kasat Pol-PP Kota Palembang Gelar Sweeping Razia di Tempat Keramaian

    Palembang Zona Orange, Kasat Pol-PP Kota Palembang Gelar Sweeping Razia di Tempat Keramaian

    SUARAPUBLIK,Palembang- Setelah ditetapkan sebagai Zona Orange untuk Kota Palembang Covid-19, Kasat Pol-PP kota Palembang, GA Putra Jaya tetap melakukan razia di tempat keramaian untuk mencegah penyebaran Covid-19.

    Sesuai dengan aturan Kebiasaan Adaptasi baru (New Normal) dengan Perwali nomor 27 tahun 2020. Masyarakat wajib menerapkan protokol Kesehatan (Prokes) yang berlaku dengan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak(3M).

    “Pihak Pol-PP akan melakukan sweeping razia seperti di mall, pasar tradisional, termasuk juga tempat Fasilitas Umum (Fasum) yang biasanya terdapat kerumunan,” ujarnya saat diwawancara di Kantor Pol-PP kota Palembang, Sabtu (16/01/2020).

    Lanjut Putra, apabila ada yang tidak mematuhi Prokes akan dikenakan sanksi, yakni Sanksi denda atau sanksi sosial.

    ” Apabila terdapat kerumunan masa yang terlalu banyak, serta ada masyarakat yang tidak mematuhi Prokes akan dikenakan denda dengan proses tindak pidana Yustisi sidang, selain itu juga dikenakan sanksi sosial.

    Putra menambahkan, untuk tempat makan kapasitas wajib 50 % dari kuota biasanya, selain itu juga apabila ada kerumunan lebih dari 100 orang ditempat umum akan dibubarkan, jelasnya.

    “Saya selaku kasat Pol PP kota Palembang menghimbau kepada nasyarakat, budayakan untuk hidup bersih, menaati Prokes yang berlaku seperti 3 M untuk kesehatan bersama, “tutupnya.(desta)

  • Peringati Hari Ibu FPPS Kota Bagi Sembako Untuk Anak Yatim dan Janda

    Peringati Hari Ibu FPPS Kota Bagi Sembako Untuk Anak Yatim dan Janda

    SUARAPUBLIK,Palembang-Memperingati hari ibu ke-92, Forum Pemerhati Pendidikan Sriwijaya (FPPS) kota Palembang gelar bhakti sosial, Pembagian sembako untuk anak yatim, piatu dan janda miskin, di graha Bina Praja provinsi Sumatera selatan,Selasa,(22/12/20).

    Ketua Forum Pemerhati Pendidikan Srijwijaya, Susanto, mengatakan dalam rangka memperingati hari ibu, forum ini membagikan 200 paket sembako. Untuk anak yatim, anak piatu dan janda miskin.

    “ Ini merupakan program yang sudah ada di FPPS, yang dilaksanakan satu kali dalam setahun, tetapi tidak menutup kemungkinan akan dilaksanakan empat kali setahun tergantung dana yang kita nantinya,” katanya usai acara

    Jelansya, sembako ini berupa beras, gandum, minyak dan gula. Tidak menutupi kemungkinan juga, kedepannya jumlah sembako yang akan diberikan bisa lebih dari pada tahun ini.

    “Minta doanya saja, kepada anak yatim, piatu dan janda miskin semoga forum ini bisa memberika yang terbaik lagi,” ulasnya

    Sementara itu, Herman Deru Gubernur Sumsel, menyampaikan pada hari ini, ada hikmahnya karena bertepatan dengan hari ibu. Hikmahnya, bisa mengungkapkan rasa kepada ibu-ibu didepan semua laki-laki seluruh dunia.

    “Forum Pemerhati Pendidikan Sriwijaya ini, memiliki tugas yang sangat mulia, dengan keterbatasan yang dimiliki lembanga ini, tapi mereka tetap mampu untuk berbagi,” tegasnya

    Untuk itu, Deru menambahkan bahwa dirinya tidak menghiraukan berapa banyak sembako yang dibagikan, tetapi dirinya melihat dari niatnya. Bahwa, lembaga ini mengajak semua lembaga lain yang mampu untuk memberi perhatian.

    “Kepada ibu-ibu single parent, anak yatim dan piatu. Saya yakin, imbalan dari sang pengciptan akan baik juga. Semoga bermanfaat bagi penerima sembako anak-anak dan ibu-ibu sekalian. Dan semoga bisa ditiru lembaga lainnya. Tetapi, yang mempunyai perhatian seperti ini bisa dicatat semuanya, salah satunya yakni lembaga Forum Pemerhati Pendidikan Sriwijaya,” tuturnya

    “Sebagai pemimpin didaerah ini berterima kasih, semoga tumbuh lebih banyak lagi forum-forum seperti ini. Dan para penerima, jangan dilihat dari nilainya tetapi perhatiannya, bahwa tempat ini sebagai saksi kebaikan-baikan dari sponsor,” ulasnya

    Disisi lain, Ismarani, warga rimba kemuning mengungkapkan kegiatan ini sangat membantu, sehingga anak dan keluarga bisa lebih baik.

    “Dengan bantuan ini juga, anak saya juga bisa dapat perhatian dari pihak yang membantu khususnya dari Forum Pemerhati Pendidika Sriwijaya. Dan dengan pemberian sembako ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami,” tutupnya (Putri)

  • Sekolah Filial Palembang diakui hingga Mancanegara

    Sekolah Filial Palembang diakui hingga Mancanegara

    SUARAPUBLIK,  Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus berupaya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui sekolah Filial.

    Sebagai salah satu wujud nyatanya, Pemkot Palembang bersama Dinas Pendidikan Kota Palembang salurkan bantuan bagi sekolah Filial di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Palembang di Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang.

    “Kedepan, Pemerintah kota Palembang masih sangat konsen terhadap sekolah Filial ini. Karena jujur saja, bahwa Pemerintah kota juga sudah cukup terbantu atas inovasi Dinas Pendidikan dan dari LPKA ini juga,” kata Sekretaris Daerah kota Palembang, Ratu Dewa, Senin (7/12 2020).

    Ratu Dewa juga menyampaikan, bahwa pihaknya akan terus mensuport terkait peningkatan mutu pendidikan, baik dari sarana ataupun prasarana.

    Menurutnya Ratu Rewa, adanya keberadaan sekolah Filial saat ini dinilainya sudah sangat terasa.
    “Tidak hanya tingkat Nasional, bahkan Negara-negara luar saja sudah mengakui bahwa inovasi ini adalah inovasi dan terobosan baru yang memang membuat pencerahan pada tingkat dunia, apalagi pada tingkat Nasional,” kata Dewa.

    Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan kota Palembang, Ahmad Zulinto menjelaskan, bahwa terdapat 10 item bantuan yang telah diserahkan kepada LPKA Kelas I Palembang tersebut, diantaranya, mobiler, papan tulis, bangku kursi anak, kemudian lemari, loker-loker, AC hingga CCTV.

    “Ada 10 macam yang kita bantukan. Ini semua adalah hasil karya jeripayah LPKA sendiri, karena kita tahun kemarin mendapatkan DID, maka dari itu, sebagiannya kita berikan kepada LPKA dalam pengembangan kedepan,” jelas Zulinto.

    Sementara itu, Kepala LPKA Kelas I Palembang, Tri Wahyudi mengungkapkan rasa terima kasih serta menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah kota Palembang, khususnya Dinas Pendidikan kota Palembang dibawah pimpinan Ahmad Zulinto.

    “Alhamdulillah kita mengucapkan banyak terima kasih. Artinya kita diberikan bantuan ini karena kepedulian dan kasih sayang. Rasa sayang dan peduli Pemerintah kota itu bagi kami itu sangatlah luar biasa,” singkatnya. (san/vv)

  • Musyawarah Kota VII Kadin Kota Palembang, Gelorakan Semangat Pelaku Usaha

    Musyawarah Kota VII Kadin Kota Palembang, Gelorakan Semangat Pelaku Usaha

    SUARAPUBLIK, Palembang – Musyawarah Kota (Mukota) VII Kadin Kota Palembang dan pelantikan pengurus Kadin Kota Palembang periode 2020-2025, “Melalui Mukota Kadin kota Pelembang , kita gelorakan semangat pelaku usaha dimasa pandemi covid 19 dalam dunia usaha Kota Palembang,” bertempatan di hotel The Zuri, Sabtu (14/11).

    Dalam kesempatan ini, Musyawarah Kota VII Kamar Dagang dan Industri Indonesia sekaligus Pelantikan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kota Palembang, Masa Bakti Tahun 2020 – 2025 tersebut Ketua KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ, juga secara resmi melantik pengurus KADIN Kota Palembang Masa Bakti Tahun 2020 – 2025 yang mana dinahkodai
    Ketua KADIN Palembang Periode 2020-2025, Dr HM Akbar Alfaro BBus MM yang terpilih secara Aklamasi.

    Akbar Alfaro, Ketua Kadin Kota Palembang, mengatakan hari ini musyawarah berjalan dengan lancar dan sukses. Dan juga sudah dapat pendapat dari ketua terlebih dahalu.

    “Untuk meningkatkan lagi jumlah anggota kadin kota Palembang, untuk lebih giat dan bergabung ke organisasi induk usaha ini,” katanya

    Lanjutnya, harapan kedepan Kadin ini, bisa semakin menjadi fasilitasi untuk pelaku-pelaku usaha di kota Palembang, dan diharapkan kedepan Kadin bisa memberi saran atau masukan untuk regulasi pemerintah agar dapat berpihak pada pelaku pelaku usaha.

    “Program kerja kedepan dimasa pandemi covid 19 ini, banyak sekali atau lebih ektra malah dua kali lipat yang harus kami kerjakan, salah satunya menciptakan semangat wirausaha dan memberikan sumbang saran bagi pemerintah untuk menerbitkan regulasi yang berpihak pada pelaku usaha,” ulasnya.

    Sementara itu, Bupati Muba yang juga Ketua KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, mengajak pengurus Kadin Palembang periode 2020-2025 turut andil menggenjot pemulihan ekonomi meski masih dihadapi pandemi COVID-19.

    “Mari kita sama-sama bangkit, jangan larut dan andil maksimal turut serta memulihkan perekonomian di bidang industri,” tegasnya.

    Maka dari itu, selalu ada cara untuk memulihkan perekonomian, misalnya saja inovasi aspal karet yang telah dilakukan di Muba.

    “Tetap kreatif dan melakukan gebrakan inovasi yang berkontribusi positif untuk masyarakat luas,” tutupnya. (put)

  • IWO Kota Palembang Audensi, Wawako Siap Jadi Dewan Pembina

    IWO Kota Palembang Audensi, Wawako Siap Jadi Dewan Pembina

    SUARAPUBLIK, Palembang – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Palembang dalam mensinergikan program kerja organisasi bersama program pemerintah kota, melakukan audensi dengan Wakil Walikota Palembang Fitriyanti Agustinda di ruang kerjanya, Senin (10/8/2020).

    Dalam pertemuan tersebut, Pengurus IWO kota Palembang berharap dapat dapat bersinergi dan meminta Wawako untuk jadi dewan penasehat di IWO Kota Palembang.

    Ketua IWO Kota Safrullah Lubai mengungkapkan, sejak berdirinya IWO Kota Palembang sejak dari tahun 2017, IWO terus bersinergi dengan Pemkot Palembang. Hal ini terbukti dari beberapa kegiatan IWO Kota Palembang menyambangi beberapa instansi pemerintahan Kota Palembang.

    “Mengingat Ibu Fitri merupakan salah satu pemimpin wanita kita yang sangat mengayomi masyarakat Kota Palembang, melihat itu semua IWO Kota Palembang ingin mendukung dan mensinergikan program Pemkot Palembang dan berharap ibu Fitri dapat menjadi dewan penasehat ” ungkapnya.

    Lanjut Safrullah mengatakan, mengingat IWO Kota Palembang selama ini masih perlu banyak arahan dan dukungan juga dari Pemkot Palembang untuk itu, “kami IWO Kota Palembang berharap dengan Ibu Fitri agar dapat mendukung dan mensuport IWO Palembang baik itu dari segi kegiatan dan tindak tanduk langkah IWO dalam mensinergikan IWO dan Pemkot Palembang,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Walikota Palembang Fitriyanti Agustinda mengatakan, dengan kedatangan IWO kota Palembang dapat bersinergi untuk kedepannya. Apa-apa yang bisa disenergikan IWO ini untuk Pemkot Palembang.

    “Kami berharap IWO kota Palembang dapat memberikan info dan berita yang sangat terarah dan berkesinambungan dengan Pemkot Palembang,” ujar Fitri.

    Lanjut Fitri Mengatakan, kedepan IWO kota Palembang dapat memperketat baik itu keanggotaannya serta perusahaan yang menaungi Wartawannya.

    “Kami dari Pemkot Palembang siap mensuport dan mendukung apa-apa yang akan menjadi kendala di IWO Kota Palembang, mengenai dewan penasehat saya bersedia asalkan sesuai dengan prosedur dan memang identitas dari wartawan yang tergabung di IWO kota jelas, ” pungkasnya. (Dnk/vie)