Bersama Walikota, Gubernur Bongkar Rumah Janda Enam Anak

- Redaksi

Rabu, 7 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Palembang, Harnojoyo, bersama Gubernur Sumsel, Herman Deru, bongkar rumah janda enam anak. (Photo: Yudiansyah)

Walikota Palembang, Harnojoyo, bersama Gubernur Sumsel, Herman Deru, bongkar rumah janda enam anak. (Photo: Yudiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, bersama Walikota Palembang, Harnojoyo, membongkar teras rumah milik janda enam anak di Jalan H. Sarkowi B, di Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (7/7/2021).

Rumah reot pangung dari kayu  yang nyaris roboh ini, menjadi sasaran utama untuk dibongkar, sebagai bagian dari program bedah 75 rumah warga kurang mampu dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Provinsi Sumsel.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, bantuan rumah ini bantuan dari ASN dan BUMN dan BUMD. “Untuk melakukan bedah rumah tidak hanya pemerintahan saja yang bisa tetapi juga semua organisasi yang ada,” tegasnya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengucapkan terimakasihnya kepada orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini, dengan cara merayakan HUT ke 75 Sumsel ini bersinergi dengan program Pemkot Palembang dalam memberikan hunian layak bagi warga kurang beruntung.

“Ini sangat bermanfaat sekali bagi warga yang kurang mampu guna memiliki tempat tinggal yang layak,” kata Harnojoyo.

Selama ini, kata Harnojoyo bedah rumah bagi warga kurang mampu juga menjadi prioritas program kerjanya dalam mengurangi kawasan kumuh.

Tahun ini saja, dia menargetkan 568 unit rumah layak huni untuk warganga melalui   bantuan Badan Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang, dan DPD Rei.

“Alhamdulilah jumlah total keseluruhan untuk tahun ini sudah mencapai 568 unit rumah yang akan dibedah,” terangnya.

Selain bedah rumah, sambung Harnojoyo, Pemkot Palembang juga melaksanakan Program Nasional Perumahan Terjangkau.

Sementara itu, Eni Anggraini janda Enam anak warga Jalan H. Sarkowi B, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, tidak dapat menyembunyikan rasaa bahagianya. Selama bertahun tahun ketakutan akan rumahnya roboh seketika lantaran sudah termakan usia, seketika sirna.

“Saya tidak menyangka, dan bahagia rumah saya bisa dibedah,” ungkap Eni, dengan menahan rasa sedih bahagia. (ANA)

Berita Terkait

Pentingnya Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Mahasiswa Calon Bidan
Dua Lokasi Karhutbunla di Serasan Jaya Berhasil Dipadamkan, BPBD Muba Imbau Warga Waspada
Penerapan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Saya
Pancasila dalam Langkah-Langkah Kecil Kehidupan
Pengaruh Pancasila Pada Kehidupan Saya Sehari-Hari
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Pentingnya Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Mahasiswa Calon Bidan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Dua Lokasi Karhutbunla di Serasan Jaya Berhasil Dipadamkan, BPBD Muba Imbau Warga Waspada

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Penerapan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Saya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:36 WIB

Pancasila dalam Langkah-Langkah Kecil Kehidupan

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:16 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Saya

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:10 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Langkah-Langkah Kecil Kehidupan

Sabtu, 8 Agu 2026 - 23:36 WIB