Category: Polda Sumsel

  • Polda Sumsel Bersama Media Sumsel Bedah Rumah Buruh Serabutan

    Polda Sumsel Bersama Media Sumsel Bedah Rumah Buruh Serabutan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Menjelang bulan Ramadan penuh berkah, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi diwakili oleh Karo SDM, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo bekerjasama dengan PT Duta Persada semesta dan Media polda sumsel melaksanakan kegiatan bedah Jalan Sabar Jaya Kampung Sabi Rejo Lorong Asbari 2 RT 21 RW 4 Kelurahan Mariana Kecamatan Banyuasin 1, pada Kamis (27/02/2025).

     

     

    Bedah rumah tersebut dilakukan di rumah bapak Syarifudin, istrinya Fitri Nurlela dan 2 anak. Dimana diketahui keseharian Syarifudin berjualan es dan mengambil upahan menjual buah sawit.

     

     

    Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, dalam perletakan baru pertama, mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan kegiatan rutin Polda Sumsel dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan.

     

     

    “Benar hari kami menggelar bedah rumah, kegiatan ini merupakan kegiatan yang berlanjut baik dilaksanakan oleh Polda Sumsel maupun Polres jajaran,” ungkap Sudrajad.

     

     

    “Kedepan juga Polda Sumsel dalam hal ini biro sdm akan melaksanakan kegiatan yang sama di daerah kecamatan rambutan Banyuasin,” kayanya kembali.

     

     

    Dalam kegiatan, Sudrajad juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kegiatan ini, “Terimakasih juga Media polda sumsel yang telah memberikan informasi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

     

     

    Ditempat yang sama, Syarifudin juga mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolda Sumsel , PT Duta Persada Semesta, Kapolres Banyuasin beserta seluruh pihak yang telah membantunya.

     

     

    “Bahagia dan rasa syukur pak, kepada Allah SWT saya ucapkan, terumata bapak Kapolda Sumsel Semoga kegiatan ini dapat terus dilanjutkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

     

     

    Adapun rumah yang dibedah dengan luas 4X6 , dengan bata merah sehingga semuanya tertutup dengan ventilasi dan kebersihan yang sehat untuk ditinggali.

  • Polda Sumsel Rapat Koordinasi Bahas Ketahanan Pangan

    Polda Sumsel Rapat Koordinasi Bahas Ketahanan Pangan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Polda Sumsel menggelar rapat koordinasi gugus tugas ketahanan pangan, Kamis pagi (13/2/2025), di Auditorium Lantai 7 Polda Sumsel.

    Rapat lanjutan untuk mendukung Program Ketahanan Pangan ini, dipimpin Irwasda Polda Sumsel, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, dan Karo SDM, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo.

    Dihadiri pula, Panitia Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polda Sumsel, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumsel, Direktur Utama Pimpinan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri).

    Pemimpin Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Sumsel beserta anggota Gapki Sumsel, Pengusaha perkebunan, Pengusaha pakan, dan para Kapolres/tabes Jajaran Polda Sumsel beserta para Kapolsek mengikuti melalui zoom meeting.

    Dalam rapat tersebut, disampaikan perihal kondisi riil dan progres penanaman Jagung, baik program monokultur maupun tumpang sari.

    “Kolaborasi dan kerjasama menjadi kunci keberhasilan baik dari hulu sampai dengan hilir,” ujar Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, saat dihubungi.

    Ditambahkannya, dalam rapat tersebut juga disinggung kesiapan Bulog untuk menampung hasil panen jagung yang disesuaikan dengan kondisi dan harga pasar.

    “Dimana peran pengusaha pakan dibutuhkan untuk mendukung Bulog dan penyuluh pertanian pada Dinas Kabupaten dan Kota juga siap memberikan asistensi kepada para pengusaha perkebunan yang akan melakukan tumpang sari serta para stakeholders siap mendukung program ketahanan pangan Jagung,” katanya. (ANA)

  • Nama Briptu Faras akan Diabadikan di Salah Satu Gedung di Polres Lahat

    Nama Briptu Faras akan Diabadikan di Salah Satu Gedung di Polres Lahat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Untuk mengenang jasa dan perjuangan saat gugur dalam tugas, nama Briptu Anumerta Faras Nahbah Athalla, akan diabadikan di salah satu gedung Polres Lahat.

    “Saat ini sedang digodok untuk nanti pemberian nama di salah satu gedung di Polres Lahat, dengan nama Briptu Anumerta Faras Nahbah Athalla. Rencana ini sudah disetujui pimpinan,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto, saat diwawancarai, Jumat (25/1/2025).

    “Di Polres Lahat juga sedang ada pembangunan gedung,” sambung Sunarto.

    Sementara dua anggota lainnya, Bripka Kuntho Wibisono dan Brigadir Didit Prasetya, yang tengah dirawat di rumah sakit Basemah Pagaralam berangsur membaik.

    “Alhamdulillah perkembangan keduanya cukup bagus. Diperkirakan hari ini atau besok sudah bisa rawat jalan,” kata Sunarto.

    Lanjut dikatakan Sunarto bahwa keduanya juga akan diberikan penghargaan. “Saat ini Biro SDM Polda Sumsel sedang mengajukan ke Mabes Polri agar mereka berdua mendapatkan penghargaan,” tutur Sunarto.

    Sebelumnya, penggerebakan terhadap dua terduga bandar narkoba di Simpang Tiga Pumu, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), berlangsung pada Rabu dini hari, 22 Januari 2025.

    Saat penggerebekan berlangsung, dua terduga pelaku, Ebi dan Lindi, melakukan perlawanan hingga tiga anggota Polisi terkena sabetan senjata tajam. Ebi menyerang petugas secara membabi buta.

    Ketiga polisi yang ditikam, dua di antaranya bernama Bripka Kuntho Wibisono dan Brigadir Didit Prasetya. Keduanya mengalami luka-luka. Sementara Briptu Anumerta Faras Nahbah Athalla, meninggal dunia akibat terkena sabetan pisau di bagian perut. (ANA)

  • PLN dan PAM Obvitnas Polda Sumsel Kolaborasi Lakukan Edukasi dan Negosiasi Penebangan Pohon

    PLN dan PAM Obvitnas Polda Sumsel Kolaborasi Lakukan Edukasi dan Negosiasi Penebangan Pohon

    SUARAPUBLIK.ID,BABYUASIN – PLN UPT Palembang berkolaborasi dengan Satuan Tugas Pengamanan Objek Vital Nasional Kepolisian Daerah Sumatera Selatan atau lebih dikenal dengan Pam Obvitnas Polda Sumsel, melakukan edukasi bahaya listrik dan negosiasi ganti rugi penebangan pohon demi menjaga keandalan pasokan listrik di sepanjang penghantar Talang Kelapa-Betung Banyuasin, Sekayu-Betung, Kabupaten Musi Banyuasin, yang dimulai pada bulan November ini sampai dengan akhir tahun 2024 menjelang Natal dan Tahun Baru.

    Manager PLN UPT Palembang, Aris Sofian Hidayat mengatakan negosiasi ganti rugi dengan masyarakat terkait penebangan pohon yang berada di dekat jaringan listrik. PLN akan meminta kerelaan hati masyarakat untuk merelakan pohonnya yang berada di dekat jaringan listrik untuk ditebang agar tidak mengganggu jaringan listrik.

    “Penebangan pohon di dekat jaringan listrik tersebut untuk mencegah tumbangnya pohon saat angin kencang dan menimpa jaringan listrik. Ganguan jaringan listrik terjadi akibat tumbangnya pohon, selain itu juga dapat menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, baik yang berada disekitar pohon dan ataupun yang lalu lalang disekitar. Hal ini juga untuk mencegah gangguan jaringan listrik dan menjaga keselamatan kita semua,” jelas Aris.

    Aris juga menjelaskan pohon harus dipangkas atau ditebang dengan jarak aman 3 meter, baik dari sisi atas, bawah kiri dan kanan. Ia juga menjelaskan apabila pohon tumbang menyebabkan banyak jaringan listrik yang rusak, jika diperbaiki pun butuh waktu agak lama untuk diperbaiki.

    PLN terus mendata pohon-pohon yang membahayakan jaringan listrik, hal ini dilakukan untuk mencegah pohon tumbang saat angin kencang dan menimpa jaringan listrik. Tumbangnya pohon dapat menyebabkan gangguan aliran listrik.(R(l)

  • Kolaborasi TNI-Polri & Masyarakat jadi Kunci Pilkada Serentak 2024 di Sumsel Dqamai

    Kolaborasi TNI-Polri & Masyarakat jadi Kunci Pilkada Serentak 2024 di Sumsel Dqamai

    SUARAPUBLIK. iD, PALEMBANG, -Pilkada Serentak 2024 di Sumatera Selatan pada Rabu 27 November berjalan aman dan lancar tanpa hambatan apa pun. Keberhasilan itu tidak terlepas dari soliditas antara TNI- Polri, dan masyarakat.

    Sejumlah pihak mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, hingga tokoh agama di Sumsel, memberikan apresiasi atas keberhasilan, keamanan dan kelancaran Pilkada Serentak 2024 ini.

    Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja menilai keberhasilan ini sebagai contoh yang harus ditiru.

    “Kerja keras TNI-Polri dalam menjaga keamanan pilkada patut menjadi contoh nasional,” kata dia, Jum’at (29/11/2024).

    Hal yang sama disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang Assoc. Prof. Dr. Firman Freaddy Busroh memuji pendekatan humanis yang diterapkan aparat keamanan.

    “Pendekatan ini menciptakan suasana yang kondusif dan menunjukkan bahwa demokrasi dapat berjalan tertib serta damai,” ungkap Firman.

    Selain itu, tokoh agama Islam Palembang K.H. Mal An Abdullah mengatakan bahwa kolaborasi berbagai pihak menjadi contoh ideal untuk menjaga kualitas demokrasi.

    “Demokrasi yang sehat membutuhkan kontribusi semua pihak demi pembangunan yang lebih baik,” kata Mal.

    Pilkada Serentak 2024 di Sumsel tidak hanya berlangsung aman, tetapi diprediksi mendapatkan partisipasi yang tinggi dari masyarakat, dengan tingkat pemilih mencapai lebih dari 80 persen.

    Hal itu menjadi bukti antusiasme masyarakat terhadap demokrasi yang damai dan bermartabat.

    Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat menjaga keamanan dan kelancaran proses pilkada.

    “Kami optimistis partisipasi pemilih kali ini mencapai lebih dari 80 persen, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyukseskan demokrasi,” kata Andika.

    Kapolda Sumsel Irjen Andi Rian Djajadi menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama erat antara semua pihak.

    “Kuncinya adalah komunikasi yang efektif dan sinergi yang harmonis antara TNI, Polri, penyelenggara pemilu, serta masyarakat,” ungkap Irjen Andi Rian.

    Kasubbid PID Bidang Humas Polda Sumsel AKBP Suparlan menyatakan bahwa proses pencoblosan berlangsung tanpa hambatan berarti.

    Dia menegaskan pelaksanaan pilkada di seluruh wilayah Sumsel berjalan aman dan lancar.

    “Ini berkat sinergi antara penyelenggara pemilu, aparat keamanan, dan partisipasi aktif masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak,” tutur AKBP Suparlan.

    Komisioner KPU Divisi Teknis Handoko menjelaskan bahwa rekapitulasi hasil pemilu berlangsung sesuai dengan peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024.

    Meski hitung cepat sudah tersedia, dia mengingatkan bahwa keputusan resmi tetap berada di tangan KPU.

    Di Kota Pagar Alam, Bawaslu merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) di satu TPS akibat kesalahan teknis.

    “Proses ini tengah ditindaklanjuti untuk memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan profesional dan transparan,” kata Handoko.(RILI$)

  • PKKM Tegaskan Anggota Polda Sumsel Harus Netral pada Pilkada 2024

    PKKM Tegaskan Anggota Polda Sumsel Harus Netral pada Pilkada 2024

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Penata Kebijakan Kapolri Madya (PKKM) Polda Sumsel, Kombes Pol Sigit Adiwuryanto, menyampaikan bahwa anggota Polri (khususnya Polda Sumsel), harus bersikap netral.

    Salah satunya dengan tidak memihak atau memberikan dukungan kepada salah satu calon, tidak memberikan fasilitas, tidak memberikan arahan, serta tidak memberikan tanggapan.

    “Jika ditemukan adanya personel Polda Sumsel jajaran yang terlibat dalam pemilu Politik praktis, maka akan dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku, dan akan berurusan dengan Bidpropam Polda Sumsel,” kata Kombes Sigit, saat memimpin apel, Senin (12/8/2024).

    Dijelaskan Sigit, jelang Pilkada 2024, pihaknya juga akan menggelar kegiatan Operasi Mantap Praja (OMP) Musi 2024. Operasi ini digelar dimulai pada tgl 24 Agustus 2024. “Sabtu nanti OMP akan digelar,” jelas Sigit.

    Dalam kesempatan tersebut, mantan Wadirlantas Polda Sumsel juga mengimbau kepada seluruh personel untuk menciptakan cooling system.

    Sistem pendingin dengan menyebarkan informasi-informasi kepolisian terkait dengan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

    “Hal ini untuk mencegah isu hoax, isu sara, propaganda yang dapat mengganggu ketenteraman dan kerukunan masyarakat antar umat beragama,” kata Sigit.

    “Pesta demokrasi tetap jalin silaturahmi dan persaudaraan, serta tidak mudah terprovokasi dengan dengan adanya isu-isu beredar yang tidak kita ketahui kebenarannya,“ tutur Sigit. (ANA)

  • Tim Polda Sumsel Raih 12 Emas Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2024

    Tim Polda Sumsel Raih 12 Emas Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2024

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tim Karate Polda Sumatera Selatan (Sumsel), kembali menunjukkan kelasnya saat mengikuti kejuaraan Karate Piala Kapolri Cup 2024-National Karate Open Championship yang digelar di Gelanggang Olah Raga ‘Laga Tangkas Pakansari’, di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 26-28 Juli 2024.

    Sebanyak 20 karateka Polda Sumsel yang di-manageri Kompol Yuliko Saputra, yang sehari-hari menjabat sebagai Dan Yon C Sat Brimob Polda Sumsel bersama 3 orang pelatih dan 6 orang official lainnya, berhasil mendulang sukses dengan meraih 12 medali emas, 7 perak dan 4 perunggu.

    Manajer Tim, Kompol Yuliko Saputra mengatakan, kejuaraan yang digelar dalam rangka hari Bhayangkara ke-78 tersebut, dibuka secara langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, diikuti semua satker Mabes dan seluruh Polda yang dikelompokkan dalam dua kelas, Polri dan umum.

    “Kejuaraan kali ini diikuti oleh lebih berat karena diikuti lebih dari 2000 peserta baik Polri (Mabes dan semua Polda) dan Umum, kami ikut dikelas Polri,” ujarnya.

    Yuliko mengaku telah mempersiapkan timnya jauh hari sehingga memiliki kesiapan yang cukup matang dipertandingan kejuaraan kali ini sehingga hasilnya jauh melampaui target 2 emas dan 2 perak yang ditargetkan.

    “Alhamdulillah berkat konsentrasi dan keseriusan selama latihan, semangat bertanding yang ditunjukkan oleh para atlet serta support dari bapak Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo, bapak Dansat Brimob Kombes Susnadi, tim karate Polda Sumsel sukses mendulang prestasi,” tuturnya.

    Tercatat 12 atlet peraih medali emas diantaranya Bripka Ziko Bungsu Putra, asal Polres Lahat yang turun dikelas kumite -70 usia 40th, Bripda Tara Maharani asal Dit Samapta Polda Sumsel yang turun di pertandingan Kata perorangan usia 18+ Putri, Bripda Alfatsyah Azom M dari Polrestabes Palembang yang turun di pertandingan Kumite Perorangan Usia 18+ Putra -65kg, Bripda M Rizky Alfaraby dari Polres Muara Enim yang turun dikelas Kumite Perorangan Usia 18+ Putra -70kg, Bripda Harun Firmansyah dati Polres Musi Rawas, turun dikelas Kumite Perorangan Usia 18+ Putra -70kg, Bripda M. Aulia Fathullah asal Polres Pali yang turun dikelas Kumite Perorangan Usia 18+ Putra -75kg, Aiptu Lomeus Diaz, dari Ba Subdit 2 Unit 2  Krimsus Polda  Sumsel yang turun dikelas Kumite Perorangan Usia 40+ Putra +85kg, Iptu Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH dari Kapolsek Lalan Polres Muba Polda Sumsel yang turun dikelas Kumite Perorangan Usia 40+ Putra +85kg, Briptu Putri Nur Arbella, dari Polrestabes Palembang yang turun dikelas Kumite Perorangan Usia 18+ Putra +65kg, Bripda M. Rifqi Zulfahmi, dari SPN Betung Polda Sumsel yang turun dikelas Kata Usia 18+ Putra, Aipda Nur M. Soleh, dari Polrestabes Palembang yang turun dikelas Kumite Perorangan Usia 40+ Putra -80 kg, dan Brigadir M. Padillah Darmawan dari Polrestabes Palembang yang turun dikelas Kumite Perorangan Usia 40+ Putra -80 kg.

    Sedangkan peraih medali perak diantaranya Aipda Ari Ramadhani dari Polres Musi Rawas yang turun dikelas Kata Perorangan Putra, Bripda Tara Maharani dari Ditsamapta Polda Sumsel yang turun dikelas Kumite Perorangan Putri +65kg usia 18th+, Bripda Najla Audia Putri asal Satbrimob Polda Sumsel yang turun dikelas Kumite Perorangan Putri -60kg usia 18th+, Bripda Ian Prayoga, asal Satbrimob Polda Sumsel yang turun dikelas Kumite Perorangan Putra -80kg usia 18th+, Bripda M Januari Rizki Ananda asal Satbrimob Polda Sumsel yang turun dikelas Kumite Perorangan Putra +65th usia 18th+, Bripda Andika Redha asal Polres Musi Banyuasin yang turun dikelas Kumite Perorangan Putra -75kg usia 18th+ dan Bripda Khasfillah Abdul Aziz asal Bidpropam yang turun dikelas Kumite Perorangan Putra -80kg usia 18th+.

    Dan empat peraih medali perunggu diantaranya Iptu Hadi Prayitno asal Ditintelkam Polda Sumsel yang turun dikelas Kumite -70kg usia 40th+, Bripka Ziko Bungsu Putra asal Polres Lahat yang turun dikelas Kata Perorangan Putra, Aipda Ari Ramadhani asal Polres Musi Rawas yang turun dikelas dikelas Kumite Putra -80kg usia +30th dan Bripka Adiguna Putra asal Polrestabes Palembang yang turun dikelas +80kg usia +30th.

    Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo melalui Dansat Brimob kepada awak media mengatakan rasa bangganya kepada Tim Karate yang telah berjuang dan berhasil meraih prestasi jauh melampaui target.

    “Saya mengucapkan selamat dan sukses untuk tim karate Polda Sumsel. Salut dan bangga kepada seluruh Tim, semoga keberhasilan ini mampu menjadi dorongan semangat dalam bertugas memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat dan semoga prestasi ini bisa terus ditingkatkan lagi kedepannya,” terangnya. (ANA)

  • Titik Api Mulai Muncul, Polda Sumsel Bersiap Hadapi Karhutla

    Titik Api Mulai Muncul, Polda Sumsel Bersiap Hadapi Karhutla

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar apel kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kamis (18/7/2024). Dalam apel tersebut, pihaknya mengerahkan personel dan perlengkapan yang akan digunakan untuk mendukung penanganan Karhutla.

    Direktur Samapta Polda Sumsel Kombes Pol Budi Mulyanto mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan perlengkapan yang dimiliki Polda Sumsel dalam rangka kesiapan menghadapi Karhutla yang sudah mulai muncul titik api di beberapa lokasi.

    “Kami pastikan kesiapan personel dan perlengkapan yang ada, sehingga setiap saat siap untuk diterjunkan kelapangan membantu wilayah yang terbakar, ” ungkap Budi.

    Budi menegaskan, kepada setiap sub satuan tugas (Subsatgas) wajib mempersiapkan kendaraan operasional berikut perlengkapannya dengan baik sehingga bisa digunakan kapanpun diperlukan.

    Terdata perlengkapan yang digelar dan dicek kesiapannya diantaranya kendaraan R4 jenis Toyota Hilux V 4007-10 dan perlengkapannya dari Ditreskrimsus, 1 unit kendaraan R6 Karhutla 6017-15 serta bus dan perlengkapannya dari Ditsamapta, 1 unit kendaraan RIB 85 PK dan truk beserta perlengkapannya.

    Selain itu, kendaraan dan perlengkapan dari Satbrimob berupa water canon, truk dan angkutan, mobil SAR darat, pompa fortable, 6 roll Fire Hose, Y connection, nozzle gambut, apar powder ABC, apar goam AFF, apar clean agent, 3 pistol grip 1,5″, 3 fire helmet, 3 fire glove, 3 set baju SAR dan sepatu SAR, cutting tool, thermal, 3 gearbag, chainsaw, skop, P3K, 2 motor tempell dan helmet, 2 tali pandu, 4 hook carabiner dan body harness, 16 senter dan 16 jaket pelampung.

    “Kami cek tadi seluruh peralatan yang memang sudah sekian waktu tersimpan di gudang. Alhamdulillah semuanya siap pakai,” kata Budi.

    “Begitupun kondisi fisik personel kami juga cukup sehat dan bugar, mudah mudahan bersama dengan petugas lainnya dari TNI, BPBD, Manggala Agni, dari Masyarakat Peduli Api dan relawan sudah siap untuk mengemban tugas yang cukup berat ini,” tutur Budi.

    Sebelumnya, jajaran Polda Sumsel gencar melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat untuk pencegahan dan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan.

    Kepala Biro Ops Polda Sumsel Kombes M Anis Prasetyo mengatakan bahwa sebelumnya jajaran Polda Sumsel gencar melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat untuk pencegahan dan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan.

    “Kesiapan baik personel maupun perlengkapan sarana prasarana ini terus kami gencarkan termasuk juga di Polres jajaran, seiring dengan penetapan status siaga darurat karhutla oleh pemerintah Provinsi Sumsel tanggal 13 Juni 2024 yang lalu,” kata Anis.

    “Selain itu, kami juga melakukan pengecekan terhadap embung atau penampung air, menara pantau yang ada di setiap perusahaan, kami pastikan masih berfungsi dengan baik. Kami juga sebarluaskan Maklumat Kapolda tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar kepada masyarakat,” tutur Anis. (ANA)

  • Selamat, 29 Anggota Polda Sumsel Terima Penghargaan

    Selamat, 29 Anggota Polda Sumsel Terima Penghargaan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 29 anggota Polri di lingkungan Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mendapatkan penghargaan. Apresiasi tersebut diberikan langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo.

    “Selamat kepada personel yang menerima penghargaan, berdasarkan penilaian oleh Tim Penilai Polda Sumsel. Penghargaan ini merupakan sebuah prestasi yang sudah diperoleh dari keberhasilan masing-masing anggota,” ucap Rachmad, Senin (3/6/2024).

    Kapolda berharap pemberian penghargaan ini bisa dijadikan motivasi kepada personel lainnya untuk bisa bekerja lebih baik lagi.

    “Dengan momentum ini saya harapkan kepada seluruh personel untuk bisa melaksanakan budaya kerja yang baik, budaya melayani yang baik, budaya bertindak untuk melindungi masyarakat dengan baik,” ungkap Rachmad.

    Menurut Rachmad, jika budaya itu sudah diterapkan dengan baik, maka semua pekerjaan akan lebih mudah dilakukan dan akan mendapat apresiasi dari masyarakat tanpa ada paksaan.

    Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tugas-tugas yang selama ini telah dilakukan, termasuk pelaksanaan pengamanan kunjungan R1 di Sumsel.

    “Secara umum pelaksanaan pengamanan ini sangat luar biasa, berhasil, sukses dan bahkan mendapat apresiasi dari masyarakat,” kata Rachmad.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota, baik yang terlibat secara langsung dalam pelaksanaan pangamanan maupun yang tidak. Terima kasih kepada seluruh personel, ini merupakan keberhasilan kita bersama,” tutur Rachmad. (ANA)

  • Kasubdit Penmas Ajak Anggota Polri Jaga Netralitas

    Kasubdit Penmas Ajak Anggota Polri Jaga Netralitas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kasubbid Penmas Polda Sumatera Selatan (Sumsel), AKBP Yenni Diarty, meminta kepada seluruh anggota Polri untuk menjaga netralitas di wilayahnya masing-masing.

    “Ini sesuai arahan Kapolda Sumsel tentang Undang-undang yang mengatur Kepolisian Pasal 28 ayat (1) dan (2) bahwa polisi harus netral,” kata AKBP Yenni Diarty, di Mapolda Sumsel, Senin (8/1/2024).

    Dia mengatakan, bahwa masyarakat juga harus memahami terlebih dahulu aturan di Korps Bhayangkara mengenai sikap selama Pemilu 2024.

    “Ini anggota Polri tidak boleh berpolitik, meski keluarganya diperbolehkan,” ujar AKBP Yenni Diarty.

    Dia juga mengingatkan, kepada personil tugas utama polisi menjaga nilai-nilai sipil dan diimplementasikan dalam Pemilu.

    “Jangan menunjukan keterlibatan, baik bentuk simbol, tanda dan kegiatan. Tapi komitmen menjaga agar pemilu lancar. Tentu dengan tupoksi yang sudah diatur tadi. Intinya saya ingatkan polisi tidak boleh berpolitik,” ungkap Yenni Diarty. (ANA)

  • Operasi Lilin Musi 2023, Polda Sumsel Terjunkan 3.097 Personel

    Operasi Lilin Musi 2023, Polda Sumsel Terjunkan 3.097 Personel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menyambut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar Operasi Lilin Musi 2023. Operasi Lilin Musi 2023 ini menerjunkan sebanyak 3.097 orang personel gabungan.

    Personel gabungan tersebut terdiri dari TNI, Dinkes, Dishub, Sat Pol PP, Basarnas, BPBD, Pramuka, Senkom dan stake holder lainnya.

    “Untuk personel dari Polda Sumsel sendiri menurunkan 1.500 personel,” ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo, usai memimpin Apel Operasi Lilin Musi 2023 di halaman utama Mapolda Sumsel, Kamis (21/12/2023).

    Rachmad menjelaskan, bahwa Operasi Lilin Musi tahun ini dimulai Jumat 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024. “Tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, karena waktunya bersamaan dengan tahapan kampanye Pileg dan Pilpres 2024,” jelas Rachmad.

    Untuk pos pengamanan sendiri, pihaknya menyiapkan sebanyak 66 pos pantau dan pengamanan yang disebar di wilayah perbatasan Sumsel.

    “Mulai dari pintu masuk dari arah Lampung, Bengkulu, Jambi, serta jalur barat dan timur, upaya ini untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas dan laka lantas,” tutur Rachmad.

    Rachmad berharap, ribuan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait yang diterjunkan diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan sinergitas dan soliditas. (ANA)

  • Tilang Manual Ditiadakan saat Libur Nataru

    Tilang Manual Ditiadakan saat Libur Nataru

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tilang manual ditiadakan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat mengikuti rapat Paripurna Kabinet, pada Senin (11/12/2023).

    Berangkat dari hal tersebut, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol M Pratama Adhyasastra menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu arahan Korlantas Polri terkait tilang manual yang sementara ditiadakan saat libur Nataru.

    “Untuk surat perintahnya kami menunggu dari Korlantas Polri, karena ini kan serentak. Kalau surat perintah sudah ada tinggal dilaksanakan,” kata Pratama, Rabu (20/12/2023).

    Kata Pratama, meski tilang manual ditiadakanmn, namun Kapolri mengingatkan masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga keselamatan sesama pengguna jalan.

    “Keselamatan tetap harus dijaga, dan jika ada yang melanggar peraturan lalu lintas, petugas akan memberikan teguran dan imbauan,” kata Pratama.

    “Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati selama di perjalanan saat libur Nataru,” sambung Pratama.

    Adapun terkait Ops Lilin Musi tahun ini lanjut Pratama, pihaknya mendirikan 66 pos yang disebar di Palembang dan Kabupaten/Kota. Pos tersebut meliputi pos pelayanan, pengamanan dan terpadu.

    “Dari 66 pos yang didirikan 47 di antaranya adalah pos pelayanan sisanya pengamanan dan pos di layanan transportasi, ” tutur Pratama. (ANA)

  • Amankan Nataru, 3.097 Personel Dikerahkan

    Amankan Nataru, 3.097 Personel Dikerahkan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) melipat gandakan personel gabungan.

    Total, ada 3.097 personel gabungan terdiri dari 1.459 orang personel Polri dan 1.638 personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP, Jasa raharja, Basarnas, Angkasa Pura, PLN, Perindo dan lain-lain.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo menuturkan bahwa pihaknya bersama seluruh stake holder siap melayani masyarakat melaksanakan kegiatan ibadah untuk Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sebab, euforia perayaan Nataru kali ini diprediksi lebih tinggi.

    “Jadi berdasarkan informasi dari Menteri Perhubungan RI, ada 1.027 orang yang akan melakukan perjalanan Natal dan Tahun baru,” tutur Rachmad, Kamis (14/12/2023).

    Jumlah tersebut, kata Rachmad, meningkat sekitar 43 persen dari tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas, terutama di jalur rawan. Seperti di jalur rawan yang ada di lintas tol Kota Palembang menuju Kayuagung.

    “Di sana jalannya ada yang bergelombang karena berada di lahan gambut, dari PT Waskita Hutama Karya terus melakukan upaya untuk meningkatkan keselamatan di jalur tersebut,” kata Rachmad.

    Selain itu, dari Direktorat lalu lintas akan meningkatkan patroli serta rambu-rambu, terutama pada malam hari.

    “Kami juga akan menempatkan motor dan mobil polisi dalam keadaan lampu yang menyala untuk mengingatkan kepada masyarakat dan mengingatkan kepada pengemudi agar tidak mengemudi dengan kecepatan yang tinggi,” terang Rachmad.

    Lanjut dikatakan Rachmad, untuk mengantisipasi masyarakat yang menggunakan transportasi laut, pihaknya menyiagakan 25 kapal laut serta satu buah helikopter.

    “25 kapal laut dan satu buah heli kopter itu untuk membantu masyarakat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat menggunakan transportasi kapal laut maupun melaksanakan wisata di perairan,” jelas Rachmad.

    “Tadi kami juga menyampaikan kepada pihak kereta api untuk meningkatkan traficnya, terutama pada pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB,” pinta Rachmad.

    Rachmad mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan dari arah Palembang ke arah barat maupun sebaliknya untuk melakukan keberangkatan sebelum pukul 21.00 WIB.

    “Usahakan berangkat maupun balik sebelum pukul 21.00 WIB, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Rachmad. (ANA)

  • Biro SDM Polda Sumsel Raih Predikat WBBM dari MenPAN RB

    Biro SDM Polda Sumsel Raih Predikat WBBM dari MenPAN RB

    SUARAPUBLIK.ID, BALI – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumatera Selatan (Sumsel), meraih prestasi membanggakan setelah dianugerahi predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB). Acara penganugerahan berlangsung di Nusa Dua Convention Center, Bali, pada Rabu (6/12/2023).

    MenPAN RB, Abdullah Azwar Anas, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Unit Kerja Instansi, atas dedikasinya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kebersihan birokrasi.

    Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat maupun kepada para pegawai di lingkungan instansi masing-masing.

    Karo SDM Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo,  menyatakan rasa syukur dan bangga atas predikat yang diterima. Baginya, WBBM merupakan sustainable program.

    Sebelum tahun 2020, para personel Ro SDM dan para pendahulu Karo SDM sudah merancangnya. Sampai sekarang program unggulan masih diteruskan pejabat penggantinya.

    “Saya hanya meneruskan apa yang telah diperjuangkan anggota biro seluruhnya. Terimakasih kepada seluruh personel Ro SDM yang telah melaksanakan tugas dengan sangat baik. Saya sangat mengharapkan predikat ini wajib dipertahankan dan ditingkatkan. Terus berikan pelayanan internal dan eksternal dengan baik, hindari pungli, minimalisir komplain dan mitigasi,” ucapnya.

    Penganugerahan predikat WBBM ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Biro SDM Polda Sumsel dan sekaligus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

    Prestasi ini juga memperkuat komitmen Polda Sumsel dalam menciptakan lingkungan birokrasi yang bersih, efisien, dan melayani dengan baik.

    Selain itu, Biro SDM Polda Sumsel juga merupakan satu-satunya perwakilan dari Instansi Kepolisian dalam penganugerahan WBBM Tahun 2023.

    “Prestasi Biro SDM Polda Sumsel menjadi inspirasi bagi Satker/Satwil lain di Polda Sumsel untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga integritas dalam setiap langkah birokrasi,” jelasnya. (ANA)

  • Kapolda Larang Keras Keluarga Polisi yang Nyaleg Gunakan Fasilitas Polri

    Kapolda Larang Keras Keluarga Polisi yang Nyaleg Gunakan Fasilitas Polri

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, menegaskan kepada seluruh anggota polisi untuk tidak menggunakan fasilitas Polri bagi keluarganya yang sedang mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif (Caleg) pada Pemilu 2024.

    “Saya sudah menyampaikan secara umum pesan kepada semua Kapolres, dan Kabid Propam Polri, serta mengeluarkan surat telegram, boleh mencalonkan, itu hak, tetapi mereka tidak boleh menggunakan fasilitas milik Polri,” tegas dia, Jumat (1/12/2023)

    Sebagai contoh, kata Rachmad, semisal ada anggota Bhayangkari yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif mau kampanye, sedangkan dari partai ada halangan untuk memberikan kendaraan dan sopir, itu yang dilarang.

    “Mau buat visi-misi program agar masyarakat tertarik, lalu dia mencetak kaus di rumahnya itu tidak boleh, kalau mau silakan cetak di kantor partai,” kata dia.

    Adapun langkah termin pertama kampanye lanjut Rachmad, telah disampaikan kepada seluruh Kapolres di Sumsel sesuai dengan arahan KPU.

    “Termin pertama sudah berlangsung pada 28 November sampai 31 Desember 2023, sesuai dengan arahan KPU, hanya kampanye tertutup yang diperbolehkan seperti pemasangan APK, pertemuan tatap muka dan melalui medsos,” jelas dia. (ANA)

  • Polda Sumsel Siap Amankan Tahapan Pemilu 2024

    Polda Sumsel Siap Amankan Tahapan Pemilu 2024

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan ratusan personel dalam tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

    Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, melalui Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Reeza Herasbudi mengatakan, ada sekitar 541 personel Polda Sumsel yang disiapkan dalam tahapan Pemilu 2024.

    “Jumlah personel tersebut kita kira cukup dalam mengamankan jalannya tahapan Pemilu 2024, karena kita melihat hanya kegiatan sosial, door to door, dan lainnya,” ujarnya, Senin (27/11/2023).

    Namun pada saat kampanye terbuka, katanya akan menyiapkan jumlah personel lebih dari jumlah tersebut. “Ini kan belum terbuka kampanyenya, kalau sudah kita akan menyiapkan jumlah personel yang lebih banyak lagi,” katanya.

    Sedangkan untuk keamanan media sosial, Kombes Pol Reeza menuturkan, bahwa dari Mabes Polri akan menurunkan tim siber untuk memantau keseluruhan mengenai hal tersebut.

    “Tim Mabes Polri akan menurunkan Tim Siber untuk melakukan pengawasan Se-Indonesia, dan kita akan memback up saja terkait masalah itu,” jelas Kombes Pol Reeza.

    Untuk masalah itu juga pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Bawaslu Sumsel. “Kita akan melakukan koordinasi dengan Bawaslu Sumsel, mengenai masalah tersebut,” ungkapnya.

    Ia juga memastikan bahwa pengamanan akan dilakukan selama 24 jam. “Kita akan melakukan pengamanan selama 24 jam, dan untuk titik rawan saat ini tidak ada karena semuanya aman dan kondusif,” tambahnya.

    Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo M Si menyatakan, pihaknya menyiapkan sejumlah langkah-langkah pengamanan menjelang Pemilu 2024 yang semakin dekat.

    “Kita juga sudah masuk ke tahapan pemilu yang tentunya sudah mulai mempengaruhi tensi sehingga mau tidak mau hal-hal terkait persiapan pengamanan baik dari sisi langkah-langkah preventif preemtif,” bebernya.

    Jenderal Sigit menjelaskan, sejumlah langkah tersebut disiapkannya dalam rangka mencegah adanya polarisasi saat masa Pemilu berlangsung. Hal ini dilakukannya dengan menjaga persatuan dan kesatuan dari seluruh elemen bangsa.

    “Langkah-langkah yang kita lakukan untuk mencegah dan menjaga agar polarisasi, menjaga persatuan dan kesatuan dengan melibatkan seluruh elemen bangsa tentunya menjadi bagian yang harus kita persiapkan,” tambahnya.

    “Kita tegaskan, selain fokus dalam pengamanan Pemilu, kita juga tetap mengedepankan upaya-upaya penegakan hukum pada kasus yang saat ini masih bergulir,” tuturnya.

    Khususnya yang menjadi perhatian masyarakat dan upaya-upaya untuk melakukan penegakan hukum terhadap kasus-kasus yang menjadi atensi dan perhatian masyarakat. (ANA)

  • 8 Personel Polda Sumsel Terpilih Seleksi Sespimmen Polri

    8 Personel Polda Sumsel Terpilih Seleksi Sespimmen Polri

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Delapan personel Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), terpilih seleksi Sespimmen Polri TA 2024. Adapun delapan personel itu terdiri dari tujuh laki-laki dan satu perempuan.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengungkapkan, bahwa satu diantara personel yang terpilih yakni Kasubbid Mulmed Bidhumas Polda Sumsel, Kompol Masnoni.

    “Selamat kepada peserta yang terpilih berikan kinerja terbaik dalam menjalankan tugas untuk memenuhi ekspektasi masyarakat terhadap hadirnya polisi saat ini guna Harkamtibmas dan menyukseskan Pemilu 2024,” ungkap Supriadi, Rabu (15/11/2023).

    Supriadi berharap para personel yang telah lulus terpilih seleksi, mampu untuk menjadi Perwira Polri yang memiliki output hasil didikan yang memenuhi kriteria sebagai pimpinan tingkat menengah, dengan memiliki kemampuan manajerial yang memadai dan menjadi pimpinan handal penuh inovasi.

    “Serta membanggakan institusi Polri khususnya Polda Sumsel guna mewujudkan Polri Presisi,” harap Supriadi.

    Untuk diketahui, Sespimmen Polri merupakan lembaga pendidikan tertinggi Polri yang menyelenggarakan pendidikan calon staf dan pimpinan Polri tingkat menengah sebagai penegak hukum yang profesional, bermoral dan modern yang berwawasan kepemimpinan strategi serta memiliki komitmen kuat terhadap integritas moral sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. (ANA)

  • 86 Personel Terima Penghargaan dari Kapolda Sumsel

    86 Personel Terima Penghargaan dari Kapolda Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo memberikan penghargaan kepada 86 Personel dan jajaran di Polda Sumsel, Senin (6/11/2023). Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kinerja yang dilakukan para personel.

    “Kami ucapkan selamat kepada personel yang mendapatkan penghargaan,” ucap Irjen Pol Wibowo, di sela-sela apel pagi di Mapolda Sumsel.

    “Tentunya dengan penghargaan ini akan memicu semangat para personel untuk meningkatkan kinerjanya,” sambung Rachmad.

    Rachmad berharap, dengan penghargaan yang diberikan dapat memicu personel lainnnya. Agar bisa berprestasi dalam bidang apapun hingga berkesempatan mendapatkan hal yang serupa.

    “Bidang apapun itu baik internal dalam Kepolisian maupun eksternal, bisa personel lakukan dan semua berkesempatan. Bisa meraih apa yang telah kita berikan ini,” kata Rachmad.

    Rachmad berpesan bagi para personel yang mendapatkan penghargaan untuk tidak berhenti melakukan terobosan maupun prestasi-prestasi lainnya.

    “Kami optimis semua personel mampu meraih prestasi membanggakan, hingga semua personel berkesempatan mendapatkan penghargaan,” tutur Rachmad.

    Berikut nama perwakilan personel yang mendapatkan penghargaan dari Kapolda Sumsel.

    Satker Ditreskrimsus Polda Sumsel atas pengungkapan kasus pengoplosan tabung gas lpg 3 kg bersubsidi ke tabung 12 kg yang terjadi di Desa Cinta kasih, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim dengan barang bukti sebanyak 784 (tujuh ratus delapan puluh empat) tabung gas lpg) yakni Akbp Bagus Suryo Wibowo.

    Ipda Hendri Prayudha Satker Ditreskrimsus Polda Sumsel (yang telah mengungkap 2 kasus pornografi anak viral yang terjadi di Kabupaten Lahat dan Palembang serta mengungkap kasus akses ilegal peretasan akun mobile banking senilai rp. 2,4 milyar yang terjadi di atm BRI indomaret, Jalan Garuda, Kecamatan Kemayoran Jakarta pusat) AKBP Fitriyanti dan AKP Rahmad Kusnedi.

    Satker Ditreskrimsus Polda Sumsel atas ungkap kasus meniru atau memalsukan BBM yang terjadi di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir dengan barang bukti sebanyak ± 240 ton BBM solar dan olahan) AKBP Tito Dani, Iptu Irawan Adi Candra.

    Satker Ditreskrimum Polda Sumsel berperan membantu ibu dan anak yang viral di simpang Charitas yang mendapat perhatian masyarakat) AKBP Raswidiati Anggraini dan Ipda Try Nensy Nirmala.

    Satresnarkoba Polrestabes Palembang Polda Sumsel berhasil ungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polrestabes Palembang dalam kurun waktu 2 bulan seberat 10.387 gram narkotika jenis sabu-sabu) Iptu Adrian Candra, Aipda ds. Priyono dan  Aipda Joni Asri.

    Satintelkam Polres OKU Timur Poolda Sumsel (yang telah membuat inovasi dalam melayani penerbitan SKCK ke desa-desa di wilayah hukum Polres OKU Timur dengan program “SIJADA” (skck siap jelajah desa anda) Iptu Ari gusman, Ipda Syahirul Alim, Aipda Deri Agustiawan .

    Gabungan Personel Satwil Polda Sumsel . (juara lomba bhabinkamtibmas kinerja terbaik se-Polda Sumsel dalam rangka program quick wins presisi tri wulan III Tahun 2023)

    Bripka Didian Perkasa (Polres Musi Rawas), Aipda Agung Ari Wibowo dari Polrestabes Palembang) dan Briptu Bibin Syahputra dari Polres Pagar Alam.

    Gabungan Satwil Polda Sumsel . (juara lomba kampung bebas narkoba se-Polda Sumsel dalam rangka program quick wins presisi tri wulan III Tahun 2023) Polrestabes Paembang Akbp Mario Ivanry dari Polres Pagar Alam dan Iptu Ammukminin dari Polres Lubuk Linggau AKP Hendrawan.

    Gabungan Satwil Polda Sumsel. (juara lomba problem solving se-Polda Sumsel dalam rangka program quick wins presisi tri wulan III Tahun 2023) AKBP Arief Wibowo, dari Polres Musi Banyuasin AKP Ade Nurdin, dan AKP Dedi Purma Jaya dari Polres Lubuk Linggau.

    Sedangkan yang mendapatkan penghargaan dari masyarakat Polres Pali (yang telah berjasa terhadap instansi kepolisian dengan memberikan hibah tanah sebagai lokasi lahan Polsek Talang Ubi Polres Pali seluas 2000 m².) , Romayanti warga Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Pali.

    Dengan jumlah penghargaan yang diberikan yaitu piagam penghargaan sebanyak 86 lembar. (ANA)

  • Forum Konsultasi Publik, Direktorat Bimas Polda Sumsel Siap Berikan yang Terbaik

    Forum Konsultasi Publik, Direktorat Bimas Polda Sumsel Siap Berikan yang Terbaik

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Telah dilaksanakan Forum Konsultasi Publik Evaluasi Standar Pelayanan Publik Polda Sumsel Tahun 2023 secara langsung, di Ballroom Santika Hotel Bandara, Selasa (31/10/2023).

    Acara dibuka Direktur Bimas Polda Sumsel Kombes Pol Sopian Hidayat, serta dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Standar Pelayanan Publik oleh Wadir Bimas Polda Sumsel AKBP Imam Tarmudi dan Subdit Bimas AKBP Suyanto.

    Pemaparan sendiri  mengenai Standar Pelayanan Publik yang diselenggarakan Bimas Polda Sumsel selama tahun 2023.

    Dalam pelaksanaan Forum Konsultasi Publik terdapat beberapa masukan yang diberikan Kelompok Ahli serta Penerima Layananan yaitu perangkat daerah di Lingkungan Pemerintah, Akademus.

    Adapun masukan yang diberikan sebagai berikut:

    1. Pelayanan Laporan Atau aduan menjadi nilai terkecil dalam pelayanan yang diberikan Bimas Polda Sumsel sehingga perlu adanya solusi terhadap permasalahan tersebut.

    2. Kesan pertama dalam memberikan pelayanan dapat dilakukan dengan memberikan Senyum terutama dari yang terdepan seperti Satpam dan Tukang Parkir serta menjaga tingkat kebersihan yang baik karena dapat mempengaruhi kesan pelayanan yang diberikan.

    3. Dalam memberikan pelayanan ke masyarakat, sebaik apapun standar yang ditetapkan tanpa ada komitmen dan pengawasan tidak akan bisa mencapai hasil optimal maka dari itu perlunya ada sosialisasi agar seluruh masyarakat mengetahui proses penyelenggaraan perencanaan di Bimas Polda Sumsel agar tidak adanya kesan yang menyudutkan Bimas usulan l.

    4. Terkait pelaksanaan klinik SAKIP pada komponen perencanaan agar Bimas Polda Sumsel dapat melaksanakan klinik SAKIP keliling dengan mengunjungi dan medampingi secara langsung ke masing-masing perangkat daerah agar tujuan penilaian SAKIP dapat tercapai dengan baik.

    5. Dalam penyusunan program kerja/kegiatan masing-masing perangkat daerah yang memerlukan dukungan dan keterlibatan dari Desa agar dapat memberikan informasi sebelum penyusunan.

    Menurut Sofyan Hidayat, Bimas Polda Sumsel terus Bersinabungan bersama dengan para AJP dan para Satpam di Sumatera selatan sehingga tali silaturahim tetap terjaga.

    Sedangkan keterangan wadir Bimas Polda Sumsel AKBP Imam Tarmudi untuk pelayanan dan aduan akan kita tingkatkan, sehingga apa yang ada kendala bagi satpam terkait KTA dan Ijazah bisa cepat di selesaikan melalu Bimas Polda Sumsel. (ANA)

  • Semasa Hidup, Agung Marlianto Dikenal Sosok yang Baik dan Ramah

    Semasa Hidup, Agung Marlianto Dikenal Sosok yang Baik dan Ramah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepergian Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Agung Marlianto, meninggalkan duka yang mendalam. Tidak hanya keluarga, jajaran dari keluarga besar Polda Sumsel juga turut merasakan duka yang mendalam.

    “Turut berduka cita atas meninggalnya salah satu rekan kita, Bapak Kombes Pol Agung Marlianto SIK yang bersangkutan sudah dipanggil Allah SWT tadi pagi pukul 03.45 di RS MRCCC CC Siloam Hospital Semanggi Jakarta,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi saat diwawancarai, Senin (18/9/2023).

    Kata Supriadi, semasa hidup, almarhum sosok orang yang baik. “Semasa hidup beliau ini orangnya sangat baik yah, ramah juga,” kata Supriadi.

    “Kita doakan semoga beliau khusnul khotimah, diampuni dosa-dosanya dan diterima segala amal ibadahanya ibadahnya, serta dilapangkan kuburnya, kemudian kepada keluarga yang ditinggalkan untuk sabar,” sambung Supriadi.

    Diberitakan sebelumnya, Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel Agung Marlianto meninggal dunia. Pria kelahiran Kota Kolaka Sulawesi Tenggara 1 Juni 1977 menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) MRCCC CC Siloam Hospital Semanggi Jakarta, Senin (18/9) sekitar pukul 03.45 WIB.

    Peraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian tahun 1998 ini sempat menjalani perawatan medis beberapa waktu lamanya akibat menderita penyakit leukimia stadium 4. Informasi yang didapat, jenazah almarhum akan disemayamkan di Jalan Pengadegan Utara IV, Jakarta Selatan. (ANA)

  • Kabar Duka, Dirreskrimsus Polda Sumsel Agung Marlianto Tutup Usia

    Kabar Duka, Dirreskrimsus Polda Sumsel Agung Marlianto Tutup Usia

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Innalillahi Wainna Ilaihi rojiun. Kabar duka datang dari keluarga besar Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel). Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Agung Marlianto, meninggal dunia.

    Pria kelahiran Kota Kolaka Sulawesi Tenggara, 1 Juni 1977, menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) MRCCC CC Siloam Hospital Semanggi Jakarta, Senin (18/9/2023), sekitar pukul 03.45 WIB.

    Kabar meninggalnya Agung dibenarkan Wadir Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha Prawira.

    “Iya, beliau meninggal dini hari tadi. Mohon doa dan maafkan kekhilafannya,” kata Putu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

    Sebelumnya, peraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian tahun 1998 ini, sempat menjalani perawatan medis beberapa waktu lamanya akibat menderita penyakit leukimia stadium 4.

    Informasi yang didapat, jenazah almarhum akan disemayamkan di Jalan Pengadegan Utara IV, Jakarta Selatan.

     

    Berikut perjalanan karir almarhum selama menjadi anggota Kepolisian RI:

    1. Kanit Tipidter Polwiltabes Surabaya 2008

    2. Kanit Dokupal Polda Jatim 2008

    3. Kanit Cyber Ditreskrim Polda Jatim 2008

    4. Kaur Produk Sekpri Kapolri 2010

    5. Koorspripim Kapolda Aceh 2012

    6. Pamen Polda Metro Jaya

    7. Kapolsek Metro Gambir Polres Metro Jakpus 2013

    8. Koorspripim Polda Metro Jaya 2014

    9. Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya 2015

    10. Kapolres Jombang Jatim 2016

    11. Kapolres Mimika Polda Papua 2018

    12. Kassubbaglemwil Baglem Rolemtala Srena Polri 2019

    13. Pamen Baintelkam Polri Penugasan BIN 2020

    14. Dirreksrimsus Polda Sumsel 2022

  • Salat Istisqa Minta Turun Hujan, Kapolda: Berdoa agar Kabut Asap Hilang

    Salat Istisqa Minta Turun Hujan, Kapolda: Berdoa agar Kabut Asap Hilang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Guna meminta hujan turun, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Salat Istisqa. Salat ini diikuti oleh TNI, Polri, dan Forkompinda Polda Sumsel, Jumat (15/9/2023), di halaman gedung utama Mapolda Sumsel.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo menuturkan, salat Istisqa ini sebagai bentuk kepedulian dan doa bersama untuk meminta hujan, agar kabut asap dapat hilang.

    “Kita laksanakan ini adalah memohon ridho Allah SWT untuk dapat diturunkan hujan. Selaku umat beragama, kita harus berikhtiar dan memohon doa,” tutur Rachmad.

    Menurut Rachmad bahwa segala sesuatu yang di hadapi bangsa ini merupakan kehendak dari Allah Subhanahu Wa Ta’alla.

    “Dengan demikian kita meyakini bahwa dengan ikhtiar lahir berupa kerja keras, berusaha yang tekun. Dan ikhtiar batin berupa doa, zikir, dan ibadah, maka insya allah segala sesuatu yang sedang kita hadapi dapat terselesaikan dan Sumsel aman dari bencana karhutla,” kata Rachmad.

    Untuk diketahui, saat ini kabut asap di Kota Palembang terjadi peningkatan akibat karhutla yang terjadi wilayah Provinsi Sumsel.

    Dampak asap yang di timbulkan tersebut dapat menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), asma, penyakit paru obstruktif kronik.

    Kemudian penyakit jantung serta iritasi pada mata, tenggorokan dan hidung serta tersebarnya asap. Dan emisi gas karbondioksida hingga gas-gas lain ke udara juga akan berdampak pada pemanasan global dan perubahan iklim.

    “Kami berharap dengan upaya ini dapat mencegah dan menanggulangi karhutla di wilayah hukum Polda Sumsel,” tutur Rachmad. (ANA)

  • Sanksi Pembakar Lahan dan Hutan: Penjara 10 Tahun dan Denda Rp 10 Miliar!

    Sanksi Pembakar Lahan dan Hutan: Penjara 10 Tahun dan Denda Rp 10 Miliar!

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Operasi Stop Karhutla Musi 2023 di Sumatera Selatan (Sumsel) mulai dilaksanakan. Sebanyak 300 personel dikerahkan ke tempat-tempat rawan kebakaran hutan (Karhutla).

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo mengungkapkan, bahwa 300 personel tersebut terdiri dari Satbrimobda Polda Sumsel, Ditsamapta, Dit Intelkam, Dit Polairud, serta jajaran Polres di daerah rawan Karhutla.

    “Sebanyak 300 personel ini akan di tempatkan di daerah-daerah yang paling terdampak Karhutla. Namun, tugas mereka bukan memadamkan api, melainkan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan,” ungkap Rachmad, Rabu (13/9/2023).

    Selain sosialisasi, polisi juga akan melakukan penegakan hukum dan sanksi bagi mereka yang  sengaja membakar lahan dan hutan.

    “Sanksi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar bagi mereka yang sengaja membakar lahan dan hutan,” tegas Rachmad.

    Kata Rachmad, dengan dimulainya Operasi Stop Karhutla Musi 2023, Kapolda Sumsel menargetkan nihil titik api selama 30 hari.

    “Kami targetkan nihil titik api selama 30 hari ke depan, terutama di daerah Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir yang sering terjadi kebakaran selama beberapa pekan terakhir,” kata Rachmad.

    Lanjut dikatakan Rachma bahwa operasi ini juga akan dibarengi bakti sosial (Baksos) untuk masyarakat yang terdampak asap kebakaran lahan.

    “Ada 20 ton beras dan 4 ton minyak goreng bagi mereka yang terdampak asap kebakaran lahan,”  sambung Rahcmad.

    “Mudah-mudahan Operasi Stop Karhutla Musi 2023 dapat berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang diharapkan,” terang Rachmad. (ANA)

  • Ingatkan Anggota, Wakapolda Sumsel Tegaskan Jauhi Narkoba

    Ingatkan Anggota, Wakapolda Sumsel Tegaskan Jauhi Narkoba

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Berdasarkan
    data dari BNN Pusat, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) masuk kategori nomor dua pemakai narkoba terbanyak di seluruh Indonesia.

    Berangkat dari hal tersebut, Wakapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Brigjen Pol M Zulkarnain menegaskan kepada seluruh personel tidak mendekati narkoba.

    “Jangan pernah mencoba mengenal narkoba, baik memakai, mengedar bahkan menjadi bandar,” tegas Zukarnain, Selasa (22/8/2023).

    Kata Zulkarnain, apabila personelnya terbukti melakukan hal tersebut, maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Akan kami berikan sanksi berupa tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Zulkarnain.

    Selain narkoba, Zulkarnain juga melarang setiap anggotanya untuk tidak minum-minuman keras (Miras).

    “Karena selain tidak baik untuk tubuh, minum-minuman keras juga sangat berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” jelas Zulkarnain. (ANA)

  • Pelanggaran Lalu Lintas Didominasi Roda Dua, Paling Banyak tidak Pakai Helm SNI

    Pelanggaran Lalu Lintas Didominasi Roda Dua, Paling Banyak tidak Pakai Helm SNI

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Operasi Patuh Musi 2023 di Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berakhir pada Rabu 26 Juli 2023. Hasilnya, pelanggaran masih didominasi kendaraan roda dua (R2).

    Kasubag Renmin Bag Bin Ops Polda Sumsel, Kompol Irene mengungkapkan, bahwa Operasi Patuh Musi Tahun 2023 digelar selama 14 hari, dimulai pada tanggal 13 Juli dan berakhir pada 26 Juli 2023.

    “Dan berdasarkan hasil evaluasi serta analisa, pelanggaran masih didominasi kendaraan roda dua (R2),”ungkap Irene saat ditemui di Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan, Selasa (8/8/2023).

    Adapun kategori pelanggaran tersebut, kata Irene, yakni di posisi pertama tidak memakai helm SNI. Tahun ini yang tidak memakai helm mengalami kenaikan sebesar 2 persen.

    “Kalau tahun lalu ada 7.839 yang tidak pakai helm, tahun ini ada sebanyak 7.996 kendaraan R2 yang tidak memakai helm,” kata Irene.

    Adapun di posisi kedua kategori pelanggaran, yakni melawa arus. Pada tahun 2022, ada sebanyak 684 kendaraan R2 yang melawan arus.

    “Tahun 2023 ini ada sebanyak 3.347 kendaraan R2 yang melawan arus, kenaikan yakni sebesar 338 persen,” ujar Irene.

    Diperingkat ketiga kategori pelanggaran yakni menggunakan handphone saat berkendara. Nah untuk pelanggaran kategori menggunakan handphone saat berkendara, tahun ini mengalami penurunan.

    “Kalau tahun lalu ada sebanyak 379 pengendara R2 yang menggunakan Handphone saat berkendara, tahun ini sebesar 287. Artinya mengalami penurunan sebanyak 122 persen,” terang Irene.

    Selain pengendara roda dua (R2), ada beberapa kategori pelanggaran yang juga dilakukan oleh  pengendara roda empat (R4). Salah satunya melawan arus.

    “Pada tahun 2022 ada sebanyak 276 pengendara R4 yang melawa arus, dan pada tahun 2023 sebanyak 534, dan ini mengalami kenaikan sebanyak 93 persen,” jelas Irene.

    Selain melawan arus, kategori pelanggaran yang dilakukan pengendara R4 yakni menggunakan handphone saat berkendara.

    “Tahun 2022 ada sebanyak 223 pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara, tahun 2023 ini ada sebanyak 302, kategori ini mengalami kenaikan sebesar 35 persen,” terang Irene.

    Lanjut dikatakan Irene, bahwa selama Operasi Patuh Musi Tahun 2023 ini angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) mengalami penurunan sebesar 10 persen.

    “Jadi berdasarkan data dri IRSMS, Laka Lantas pada saat Operasi Patuh Musi Tahun 2022 lalu ada 68, tahun 2023 ini ada 58, artinya mengalami penurunan sebesar 10 persen,” tutur Irene.

    “Dan untuk penggal jalan yang ada di Jajaran Polda maupun di Jajaran Polres tahun 2022 lalu ada 17, tahun ini 0 atau nihil,” tambah Irene.

    Irene mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Sumatra Selatan agar berkendara dan berperilaku yang baik saat di jalan.

    “Karena tujuan kami menggelar Operasi Patuh Musi ini untuk memberikan contoh agar tertib berlalu lintas di jalan raya demi keselamatan bersama,” imbau Irene. (ANA)

  • Hari Ke-8 Operasi Patuh Musi 2023, Pelanggaran Didominasi Roda Dua

    Hari Ke-8 Operasi Patuh Musi 2023, Pelanggaran Didominasi Roda Dua

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Memasuki hari ke-8 Operasi Patuh Musi 2023, puluhan kendaraan terjaring razia. Sejauh ini, kendaraan roda dua mendominasi pelanggaran paling banyak.

    “Di hari ke-8 ini masih banyak pengendara yang melanggar hingga terkena tilang manual, baik itu roda 4 (R4) maupun roda 2 (R2),” ungkap Dani Prasetya, selaku Kasi STNK Polda Sumsel, Selasa (18/7/2023).

    Adapun pelanggaran tersebut terdiri dari tidak memakai helm, surat tidak lengkap, plat tidak sesuai ketentuan, dan melawan arus lalu lintas.

    Dani menjelaskan, setidaknya ada 16 pengendara baik R4 dan R2 yang didapati melakukan pelanggaran. “Yang diprioritaskan adalah pelanggar yang mengakibatkan fatalitas korban laka,” jelas Dani.

    Diketahui untuk tren pelanggaran yang telah dilakukan dari hari pertama hingga hari ke-8, roda 2 masih berada diperingkat paling atas.

    “Di mana untuk mempercepat sampai di tempat tujuan, mereka melakukan pelanggaran seperti melawan arus khususnya,” terang Dani.

    Lanjut dikatan Dani, pelanggaran hari ini terbilang cukup banyak dari hari sebelumnya.

    “Kalau dibandingkan dengan hari kemarin, jumlah pelanggaran hari ini meningkat dengan didominasi tidak pakai helm dan pelanggaran arus lalulintas,” jelas Dani.

    Hingga kini Satlantas Polda Sumsel yerus mengajak masyarakat untuk patuh dan tertib terhadap rambu lalulintas serta menaati apa yang menjadi aturan di lalulintas.

    “Kendati begitu ada juga pemilik kendaraan roda empat yang mendapat teguran dari petugas, dan harus push up karena keteledorannya tidak membawa perlengkapan surat kendaraan,” tutur Dani. (ANA)

  • Dianggap Ilegal, Surat Pemecatan Yang Ditanda Tangani Jodhi Yudono Digugat

    Dianggap Ilegal, Surat Pemecatan Yang Ditanda Tangani Jodhi Yudono Digugat

    SUARAPUBLIK.ID,PALEMBANG- Terkait adanya surat Pemecatan dirinya sebagai anggota IWO yang ditandatangani oleh Mantan Ketua Umum IWO Jodhi Yudono dan Mantan Sekjen IWO Dwi Christianto, Sonny Kushardian Ketua Pengurus Wilayah IWO Sumatera Selatan periode 2017 – 2022 akan mengajukan gugatan secara perdata yang akan di ajukan ke Pengadilan Negeri Palembang dan akan pula melaporkan pencemaran nama baik yang di akibatkan adanya rilis pemberitaan yang dinilai memojokan dan tidak berimbang ke Polda Sumatera Selatan.

    Oktaf Riady.SH,Kuasa hukum Sonny Kushardian, menyampaikan kliennya merasa tergangu dan risih dengan tindakan pemecatan yang dinilainya serampangan dan menyalahi aturan organisasi. Pemecatan disusul pula dengan adanya penyebaran rilis pemberitaan yang dinilai menyudutkan serta t mencemarkan nama baik kliennya. Karena menurutnya, Jodhi tidak lagi mempunyai hak dan kewenangan dalam IWO, pasalnya Jodhi sudah dinyatakan demisioner dalam Mubes II IWO Tangerang.

    “Jodhi tidak punya hak dan kewenangan lagi. Dia itu sudah demisioner dan mundur dalam Mubes II IWO di Tangerang. Jika sudah diputus deadlock maka harus dilanjutkan pemilihan lanjutan dan tidak asal main pecat, jika memang si mantan itu organisatoris, pasti paham, ini kok nggak paham.”, beber Oktaf usai mendatangi SPKT Polda Sumsel Jum’at, (14/7/ 2023).

    Dalam gugatab perdatanya Klien kami terang oktaf akan menuntut kerugian materiil dan immateriil sebesar Rp. 10 Miliar karena tentu saja hal ini berdampak negatif sebab pemberitaan hoax dan pencemaran nama baik itu telah mengganggu jalannya aktifitas sehari-hari klien kami. Apalagi surat-surat yang dinilai ilegal yang beredar ini ditandatangani oleh Jodhi Yudhono dan Dwi Christianto yang jelas-jelas tidak punya jabatan apa-apa di IWO pasca diangkatnya Plt Ketua Umum IWO, Ade Mulyana. Kasus demikian ini akan dijerat secara perdata dan pidana.”, imbuh dia.

    Terpisah, Jodhi Yudono saat dikonfirmasi terkait dugaan tindakan melawan hukum melalui platform WhatsApp masih bungkam.

    Sementara Dwi Christianto saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp hanya berkomentar dengan singkat, “Baik, nanti kami kabari konfirmasi nya yaa, tx dan dijawab juga dengan kata kata ” Kami infokan ke ketum dulu,” ujar Dwi Christianto menjawab pertanyaan wartawan.(ril)

  • Jaga Lingkungan, Polda Sumsel Bersih-Bersih Sungai Sekanak

    Jaga Lingkungan, Polda Sumsel Bersih-Bersih Sungai Sekanak

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Guna menjaga lingkungan, personel Polda Sumsel menggelar aksi bersih-bersih sungai di Bantaran Sungai Sekanak  di Jalan Demang lebar Daun Palembang, Kamis (13/7/2023).

    Kasubbid PID AKBP Suparlan menjelaskan, hari ini seluruh personel bersama-sama melakukan pembersihan di sungai tanpa mengenal pangkat.

    “Kami ingin kegiatan semacam ini tidak hanya seremonial. Tetapi rutin digelar minimal satu bulan sekali untuk menjaga lingkungan Kota Palembang,” harap Suparlan.

    Selain di Bantaran Sungai, aksi pembersihan ini juga digelar di setiap sekolah (baik negeri maupun swasta), seluruh desa, kelurahan, hotel, dan restoran se-Kota Palembang.

    “Jadi gelar aksi kebersihan ini tidak hanya dilakukan oleh personel Polda, Tetapi juga dibantu masyarakat sekitar, dan kami sangat mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang turun langsung pada hari ini, bergerak bersama Polri untuk keindahan Kota Palembang,” ucap Suparlan.

    Wadir Samapta Polda Sumsel AKBP Yusantiyo Sandy mengatakan, dirinya sangat mendukung jika kegiatan bersih-bersih yang dilakukan hari ini dijadikan program yang berkelanjutan.

    “Apalagi semua elemen terlibat tanpa ada kesenjangan apa pun,” kata Yusantiyo. (ANA)

  • Kondisi Badan Lina Mukherjee Drop, Polda Sumsel Tunda Serahkan ke Kejaksaan

    Kondisi Badan Lina Mukherjee Drop, Polda Sumsel Tunda Serahkan ke Kejaksaan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel menyatakan bahwa berkas perkara tersangka Lina Mukherjee, kasus penistaan agama dalam konten makan babi sudah lengkap atau P21.

    Namun, kendati demikian, Lina Mukherjee belum diserahkan kepada pihak kejaksaan.

    “Untuk sementara ditunda,” kata Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Fitriyanti saat dikonfirmasi, Senin (26/6/2023).

    Andi Bashar kuasa hukum Lina Mukherjee mengatakan bahwa kliennya ditunda diserahkan ke Jaksa.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak penyidik, dan sudah berbalas surat yang ditujukan ke Dirkrimsus bahwa kami belum bisa melaksanakan tahap 2,” kata Andi.

    Adapun penundaan tersebut lanjut Andi, sampai setelah hari raya Idhuladha.

    “Kami memintanya itu pada tanggal 10 Juli. Tapi belum tahu juga kapan tanggalnya. Hanya saya mintanya ditunda selama dua Minggu. Namun, itu juga tergantung dari pihak Polda Sumsel bagaimana nantinya,” ujar Andi.

    Selain alasan penundaan karena hari raya, penundaan ini dilakukan lantaran kondisi kesehatan dari Lina Mukherjee yang kurang sehat.

    “Iya benar kondisinya dia (Lina Mukherjee) saat ini masih drop karena sakit,” ungkap Andi.

    Terkait berkas kliennya saat ini sudah tahap dua, Andi sebagai kuasa hukum juga sudah menyiapkan tim lawyer untuk mendampingi Lina.

    “Kami sudah menyiapkan tim lawyer dari Jakarta, kurang lebih ada sekitar 10 atau 20 orang. Nanti kami lihat perkembangannya,” terang Andi.

    Lanjut dikatakan Andi, sebagai kuasa hukum dari Lina Mukherjee, pihaknya juga menghormati proses hukum yang berjalan.

    “Kami akan tetap kooperatif untuk mengikuti proses hukum yang masih berjalan ini,” kata Andi (*)