Salat Istisqa Minta Turun Hujan, Kapolda: Berdoa agar Kabut Asap Hilang

- Redaksi

Jumat, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Guna meminta hujan turun, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Salat Istisqa. Salat ini diikuti oleh TNI, Polri, dan Forkompinda Polda Sumsel, Jumat (15/9/2023), di halaman gedung utama Mapolda Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo menuturkan, salat Istisqa ini sebagai bentuk kepedulian dan doa bersama untuk meminta hujan, agar kabut asap dapat hilang.

“Kita laksanakan ini adalah memohon ridho Allah SWT untuk dapat diturunkan hujan. Selaku umat beragama, kita harus berikhtiar dan memohon doa,” tutur Rachmad.

Menurut Rachmad bahwa segala sesuatu yang di hadapi bangsa ini merupakan kehendak dari Allah Subhanahu Wa Ta’alla.

“Dengan demikian kita meyakini bahwa dengan ikhtiar lahir berupa kerja keras, berusaha yang tekun. Dan ikhtiar batin berupa doa, zikir, dan ibadah, maka insya allah segala sesuatu yang sedang kita hadapi dapat terselesaikan dan Sumsel aman dari bencana karhutla,” kata Rachmad.

Untuk diketahui, saat ini kabut asap di Kota Palembang terjadi peningkatan akibat karhutla yang terjadi wilayah Provinsi Sumsel.

Dampak asap yang di timbulkan tersebut dapat menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), asma, penyakit paru obstruktif kronik.

Kemudian penyakit jantung serta iritasi pada mata, tenggorokan dan hidung serta tersebarnya asap. Dan emisi gas karbondioksida hingga gas-gas lain ke udara juga akan berdampak pada pemanasan global dan perubahan iklim.

“Kami berharap dengan upaya ini dapat mencegah dan menanggulangi karhutla di wilayah hukum Polda Sumsel,” tutur Rachmad. (ANA)

Berita Terkait

Iwan Tuaji dan Alhefy Hadapi Dakwaan Suap, Kuasa Hukum Sebut Fitnah dan Murni Utang-Piutang
Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam
Sidang Perdana Iwan Tuaji dan Alhefy, Didakwa Terima Rp872,5 Juta dan Dijerat Tiga Pasal
Kanit Binmas Polsek Sanga Desa Sambangi Kelurahan Ngulak, Sosialisasikan Karhutla dan Dengarkan Keluhan Warga
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Perkuat Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Masyarakat
Cegah Karhutla, Muspika Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Imbauan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Iwan Tuaji dan Alhefy Hadapi Dakwaan Suap, Kuasa Hukum Sebut Fitnah dan Murni Utang-Piutang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Sidang Perdana Iwan Tuaji dan Alhefy, Didakwa Terima Rp872,5 Juta dan Dijerat Tiga Pasal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Berita Terbaru