Car Free Day Palembang Batal Diluncurkan 18 April, Pemkot Putuskan Lanjut Tahap Uji Coba

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat diwawancarai langsung di Rumah Dinas, Senin (13/4/2026). Foto: Tia

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat diwawancarai langsung di Rumah Dinas, Senin (13/4/2026). Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Pemkot Palembang membatalkan peluncuran (launching) Car Free Day (CFD) yang dijadwalkan pada 18 April 2026 dan memilih melanjutkan tahap uji coba.

Keputusan ini diambil Wali Kota Ratu Dewa usai rapat evaluasi di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (13/4/2026), guna mematangkan rekayasa lalu lintas serta penebalan pengamanan di jalur alternatif.

“Kaitan dengan Car Free Day, tetap kita akan uji coba lagi ke depan. Kita melihat kurangnya penebalan petugas, maka kami minta penambahan dari unsur Perhubungan dan Polri agar aktivitas di sana benar-benar nyaman, aman, dan tertib,” ujar Ratu Dewa saat diwawancarai langsung.

Pemkot kini menyiapkan kajian komprehensif terkait penempatan petugas di persimpangan Jembatan Musi IV dan Musi VI serta opsi durasi penutupan Jembatan Ampera.

Beberapa alternatif lokasi seperti kawasan Air Mancur hingga Kambang Iwak juga tengah dipertimbangkan oleh tim khusus lintas instansi sebelum keputusan final diambil minggu depan.

“Apakah durasinya satu atau dua kali sebulan penutupan Jembatan Ampera, atau dialihkan ke ruas jalan lain seperti Air Mancur dan Kambang Iwak, itu akan diputuskan setelah kajian tim khusus. Untuk CFD masih uji coba dulu, sementara Car Free Night tetap jalan dan tinggal menunggu waktu yang pas untuk launching,” jelas Ratu Dewa.

Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Radipta, menambahkan bahwa efektivitas arus lalu lintas sudah cukup baik namun memerlukan pembenahan pada kantong parkir, seragam juru parkir, dan sosialisasi kepada warga.

Pihaknya mencatat tujuh poin krusial, termasuk perlunya pemasangan banner informasi dan antisipasi kepadatan di Simpang Empat Flyover Jakabaring.

“Efektivitas arus cukup baik, tinggal jukir harus pakai uniform resmi, tarif jangan dinaikkan, dan jalan alternatif jadi atensi. Perlu edukasi, sosialisasi melalui banner, serta penambahan petugas di titik crowded agar kemacetan dapat diantisipasi,” pungkasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
Ketua DPM FH UM Palembang Kecam Kekerasan terhadap Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis di Mapolda Sumsel
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB