Bupati Muba Audiensi dengan Wamenkes: Usulkan RSUD Sekayu Siap Menjadi Rujukan Layanan Kanker

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. M. Toha, SH, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, di Jakarta pada Selasa (22/4/2025).

Pertemuan Penting ini membahas penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung transformasi layanan kesehatan nasional, dengan fokus pada pengembangan RSUD Sekayu sebagai rumah sakit rujukan regional di Sumatera Selatan.

Bupati Toha menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muba untuk meningkatkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas, sejalan dengan visi Kementerian Kesehatan.

Ia menyatakan bahwa RSUD Sekayu telah menjadi rumah sakit rujukan regional dan bagian dari jejaring layanan prioritas nasional.

“Kami ingin RSUD Sekayu bukan hanya menjadi andalan Musi Banyuasin, tetapi juga menjadi pilar layanan kesehatan regional, terutama dalam bidang onkologi, kardiologi, stroke, dan uronefrologi. Peningkatan kasus kanker di wilayah kami memerlukan layanan radioterapi yang memadai dan terjangkau,” dalam kesempatan ini kami mengusulkan RSUD sekayu menjadi Salah satu Rumah sakit Pendukung layanan Kanker Di Provinsi Sumsel ungkap Bupati Toha.

Data dari RSUD Sekayu menunjukkan bahwa selama tahun 2023-2024, sekitar 38,2% pasien kanker terpaksa dirujuk ke RSMH Palembang untuk layanan radioterapi. Akses yang sulit, terutama bagi warga dari wilayah hulu, menjadi tantangan besar.

RSUD Sekayu menyatakan kesiapan untuk mengembangkan layanan radioterapi dengan tiga dokter subspesialis onkologi dan fasilitas diagnostik yang memadai. Lahan dan desain bangunan untuk layanan radioterapi juga telah disiapkan.

Bupati Toha mengajukan dukungan dari Kementerian Kesehatan untuk pengadaan alat radioterapi utama seperti LINAC, CT-Sim, dan Brakhiterapi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dalam audiensi ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba, dr. H. Azmi Dariusmansyah yang juga itu dalam audiensi tersebut menjelaskan rencana pengembangan Koperasi Merah Putih berbasis Puskesmas. Konsep ini bertujuan mengintegrasikan aspek kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Puskesmas bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan kemandirian masyarakat desa. Koperasi Merah Putih akan mengintegrasikan layanan kesehatan dengan kesejahteraan sosial ekonomi. Untuk itu ia menyatakan Dinkes Muba sangat mendukung program pemerintah pusat untuk mendirikan Koperasi Merah Putih di desa khususnya dalam Usaha Klinik dan Apotik,” jelas dr. Azmi.

Dukungan dari Kementerian Kesehatan Wamenkes RI, Prof. dr. Dante, menyambut positif inisiatif Pemerintah Kabupaten Muba. Ia menyatakan bahwa Kementerian Kesehatan akan membahas dan menampung usulan dimaksud dan mendukung pengembangan layanan kanker di RSUD Sekayu, yang merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan spesialistik dekat dengan masyarakat.

Prof. Dante juga berencana meninjau langsung pengembangan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Muba dan mempertimbangkan kabupaten ini sebagai percontohan nasional.

“Gagasan menjadikan Puskesmas sebagai pusat ekonomi kesehatan masyarakat sangat inovatif,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Pasar Murah dan Edukasi Kesehatan Bagi Perempuan di Hari Kartini 2026
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Konsistensi Bareskrim POLRI dalam Penindakan Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi
Momen Hari Kartini, Pertamina Perkuat Fondasi Ribuan Wirausaha Perempuan
PGN Raih Silver Asia Pacific Stevie Awards 2026 atas Inovasi Edukasi Energi di Taman Jargas Nusantara 2025
Ibadah Haji Tenang dengan Paket RoaMAX Haji Telkomsel, Kuota Hingga 42GB, termasuk 2GB di Indonesia + 1GB di 13 Negara Transit
Pertamina Patra Niaga Raih 4 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026
Big Step! PIS & PGN Bersinergi Siapkan Ekosistem Maritim Energi Rendah Karbon
Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar adalah Hoax

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:48 WIB

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Pasar Murah dan Edukasi Kesehatan Bagi Perempuan di Hari Kartini 2026

Rabu, 22 April 2026 - 13:14 WIB

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Konsistensi Bareskrim POLRI dalam Penindakan Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi

Selasa, 21 April 2026 - 21:49 WIB

Momen Hari Kartini, Pertamina Perkuat Fondasi Ribuan Wirausaha Perempuan

Selasa, 21 April 2026 - 16:12 WIB

PGN Raih Silver Asia Pacific Stevie Awards 2026 atas Inovasi Edukasi Energi di Taman Jargas Nusantara 2025

Selasa, 21 April 2026 - 16:03 WIB

Ibadah Haji Tenang dengan Paket RoaMAX Haji Telkomsel, Kuota Hingga 42GB, termasuk 2GB di Indonesia + 1GB di 13 Negara Transit

Berita Terbaru

Muaraenim

Menanti Jalinan Ukhuwah di Serambi Masjid

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:45 WIB