Bulog Sumsel-Babel Terapkan Perubahan Harga Pembelian Gabah dan Beras 2025

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perum Bulog Wilayah Sumsel dan Babel resmi memberlakukan perubahan harga pembelian gabah dan beras untuk tahun 2025, sesuai dengan Keputusan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor 2 Tahun 2025. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Elis Nurhayati, Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel dan Babel, menegaskan bahwa perubahan harga ini akan mendorong petani untuk menghasilkan gabah berkualitas tinggi. “Kami ingin agar setiap petani mendapatkan keuntungan yang maksimal dari hasil panen mereka, sesuai dengan kualitas yang ditentukan. Kami mengajak petani dan penyuluh untuk memahami dan mengikuti perubahan harga ini dengan bijak,” ujarnya saat membuka sosialisasi kepada petani hari ini, Rabu (15/1/2025).

Perubahan harga ini akan diberlakukan berdasarkan kualitas gabah dan beras yang dihasilkan petani. Berikut adalah rincian harga pokok pembelian (HPP) gabah dan beras terbaru:

Gabah Kering Panen di petani: Rp 6.500/kg (kadar air maksimal 25%).

Gabah Kering Panen di penggilingan: Rp 6.700/kg (kadar air maksimal 25%)

Gabah Kering Giling di penggilingan: Rp 8.000/kg (kadar air maksimal 14%).

Gabah Kering Giling di gudang Bulog: Rp 8.200/kg (kadar air maksimal 14%).

HPP Beras di gudang Bulog: Rp 12.000/kg (dengan ketentuan kualitas tertentu, Derajat Sosoh minimal 100% dan kadar air 14%).

Lanjut Elis, Perubahan harga ini bertujuan untuk memotivasi petani dalam meningkatkan kualitas hasil panen mereka, sehingga Bulog dapat menyerap lebih banyak gabah berkualitas untuk memenuhi kebutuhan stok beras.

“Dengan demikian, harga beras di pasaran dapat tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata bagi petani, Bulog membuka beberapa posko pengadaan gabah di wilayah panen, termasuk di gudang-gudang Bulog di Telang, OKI, serta cabang Bulog lainnya. Bulog juga menggandeng BPP setempat untuk membuka posko di Kecamatan Seri Menanti, Banyuasin, guna memastikan proses pengadaan berjalan lancar dan optimal.

Elis menambahkan, pihaknya ingin mempermudah petani dalam proses penyerapan hasil panen dengan harga yang sesuai ketentuan, sehingga mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan stabil.

Sebagai upaya memperkuat citra Bulog sebagai lembaga yang vital dalam ketahanan pangan Indonesia, Bulog mengundang akademisi, pengamat, dan jurnalis untuk bergabung dalam program Sahabat Bulog. Melalui program ini, mereka diharapkan dapat menulis artikel yang membahas peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan, serta memberikan informasi yang lebih luas kepada masyarakat tentang kontribusi Bulog.

“Melalui partisipasi masyarakat dan media, kami berharap masyarakat lebih memahami dan mendukung peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” kata Elis.

Bagi petani atau penyuluh yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut atau memiliki pertanyaan mengenai pengadaan gabah dan beras, dapat menghubungi call center Bulog di 082279723975.

Dengan adanya perubahan harga ini, Bulog berharap dapat memberikan manfaat lebih besar bagi petani, menjaga kestabilan harga beras, dan tentunya, memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Berita Terkait

Waspada Karhutla dan Kekeringan, Pemprov Sumsel Perketat Pengawasan
Motor Viar Raib Dibawa Rekan Kerja, Pemilik Rugi Rp43 Juta dan Lapor Polisi
Vonis Seumur Hidup untuk Pembunuh Lansia di Banyuasin, Jaksa dan Terdakwa Kompak Pikir-Pikir
Diduga Aniaya Kekasih karena Cemburu, Terdakwa dan Korban Berdamai di Sidang PN Palembang
The Excelton Hotel Palembang Rayakan Anniversary ke-4 dengan Doa dan Dzikir Bersama, Menyambut Semangat Baru di Bawah Kepemimpinan General Manager Ismail Sazali
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Memanas, Yunita Klaim Serahkan Rp250 Juta, Hartono Langsung Membantah
Hari Kedua Pencarian, ABK Jukung Putra Kelana Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Musi
Tak Nafkahi Dua Anak Sejak Cerai, Pria di Palembang Ditangkap Unit PPA Polrestabes

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:46 WIB

Waspada Karhutla dan Kekeringan, Pemprov Sumsel Perketat Pengawasan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:02 WIB

Motor Viar Raib Dibawa Rekan Kerja, Pemilik Rugi Rp43 Juta dan Lapor Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:44 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Pembunuh Lansia di Banyuasin, Jaksa dan Terdakwa Kompak Pikir-Pikir

Senin, 20 Juli 2026 - 13:46 WIB

The Excelton Hotel Palembang Rayakan Anniversary ke-4 dengan Doa dan Dzikir Bersama, Menyambut Semangat Baru di Bawah Kepemimpinan General Manager Ismail Sazali

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Memanas, Yunita Klaim Serahkan Rp250 Juta, Hartono Langsung Membantah

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru.

Kota Palembang

Waspada Karhutla dan Kekeringan, Pemprov Sumsel Perketat Pengawasan

Senin, 20 Jul 2026 - 17:46 WIB