oleh

Buka Pelatihan Srikandi, Mawardi :  Tingkatkan Sistem Kearsipan Sumsel

Suarapublik.id, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya membuka langsung pelatihan implementasi aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) bagi seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sumsel bertempat di.Swarna Dwipa Palembang, Kamis (22/9/2022).

 

 

Pelatihan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dalam hal pengelolaan kearsipan secara dinamis.

 

 

Menurut Wagub Mawardi, kearsipan memang harus dilakukan dalam menjalankan organisasi baik pemerintahan maupun perusahaan swasta.

 

 

Dimana kearsipan memiliki peranan penting pengelolaan catatan rekaman kegiatan atau sumber informasi yang memiliki nilai guna dengan teratur dan terencana baik itu berupa arsip yang dibuat maupun yang diterima.

Baca Juga  Pemkot Palembang Ajukan APBD 2023 RP4. 9 Triliun

 

 

“Kearsipan ini begitu penting dilakukan. Ini merupakan langkah untuk menjaga data yang mungkin akan diperlukan dikemudian hari,” kata Mawardi.

 

 

Dia menyebut, kearsipan tersebut juga merupakan pengaman jika suatu saat terjadi kekeliruan.

 

 

“Jadi jika terjadi nantinya terjadi kekeliruan data, hal itu dapat disinkronisasikan dengan arsip. Arsip ini juga dapat menjadi alat bukti terkait kinerja yang telah dilakukan,” paparnya.

 

 

Dia berharap, pelatihan Srikandi tersebut dapat menambah wawasan OPD dalan pengelolaan arsip.

Baca Juga  Herman Deru : Desa Brilian Dorong Percepatan  Peningkatkan Kesejahteraan Warga Sumsel

 

 

“Ini akan menambah wawasan kita dalam pengelolaan kearsipan, khususnya melalui digital. Karena memang sistem digitalisasi tidak bisa dihindari dan akan terus berlanjut,” tuturnya.

 

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel H Edward Juliartha mengatakan, pelatihan itu sebagai bentuk dorongan agar setiap OPD di Sumsel ini mampu mengelola arsip secara dinamis, khususnya melalui sistem digitalisasi.

 

 

Apalagi, Sumsel ini merupakan satu-satunya provinsi yang melaksanakan Srikandi ini.

 

 

“Pelaksanaan Srikandi ini baru dilakukan di Sumsel. Jadi daerah ini merupakan satu-satunya daerah yang mengimplementasikan aplikasi Srikandi ini. Mudah-mudahan, dengan pelatihan ini sistem kearsipan di Sumsel terus meningkat,” pungkasnya.

Komentar