BPJPH Pusat Siapkan Program SIHalal, Ini Kata Satgas Halal Sumsel

- Redaksi

Selasa, 7 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satgas Halal Sumsel, Yahuza Effendi

Ketua Satgas Halal Sumsel, Yahuza Effendi

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Untuk membantu pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang terdampak pandemik Covid-19,
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), sedang menyiapkan Program Sertifikasi Halal (SIHalal)Gratis atau yang disebut dengan Program Sehati.

Menanggapi hal itu, Ketua Satgas Halal Sumsel, Yahuza Effendi mengatakan, program tersebut bukan untuk pelaku UMK terdampak Covid-19, melainkan program bantuan Pemerintah Pusat yang di konsekuensikan dari mandatori, khususnya untuk memfasilitasi UMK secara gratis.

“Itu bisa dibiayai oleh pusat, daerah, Provinsi Kabupaten kota, BUMN dan BUMD. Untuk di Sumsel kita sekarang melakukan di tahun kedua, karena sebelumnya telah dilaksanakan tahun kemarin,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (7/9/2021).

Untuk tahun kedua ini, Ia menjelaskan tidak ada kuota Provinsi, jadi secara nasional semuanya kuota pusat sebesar 3200 yang didaftarkan melalui aplikasi SIHalal. “Makanya pelaku pelaku usaha itu rebutan mendaftar, siapa cepat dia dapat melalui link yang namanya Sehati atau aplikasi SIHalal,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan itu, BPJPH didukung oleh beberapa puluh instansi terkait, seperti Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi yang membawahi UMKM. Sedangkan tugas BPJPH diberi wewenang untuk melakukan proses sertifikasi.

“Dengan seperti itu, maka lembaga pembina seperti koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan otomatis membantu, termasuk masing-masing Pemerintah daerah yang punya wilayah,” tuturnya.

Yahuza menerangkan, bahwa pihaknya telah melayangkan surat kepada Kabupaten/kota melalui Kemenag masing-masing untuk berkoordinasi dengan pembina soal data pelaku usaha.

“Kita sudah mengirim surat kepada Kabupaten kota melalui kemenag masing-masing untuk berkoordinasi dengan pembina di kabupaten masing masing. Tujuannya untuk mendata pelaku usaha yang ada di wilayahnya masing-masing untuk mendaftar SIHalal,” terangnya. (Nat)

Berita Terkait

Pemkot Palembang Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR 2026
BNNP Sumsel Musnahkan Ribuan Pil Ekstasi dan Liquid Etomidate Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Coretax dan Amanda Jadi Instrumen Penguatan Karier Dosen
Tips #Cari_Aman Mudik Lebaran, Astra Motor Sumsel Ingatkan Etika dan Teknik Berkendara
Terdakwa Korupsi Pasar Cinde Divonis 5 Tahun 4 Bulan, Uang Pengganti Hanya Rp100 Juta
Bulog Sumsel Babel Gelar Gerakan Pangan Murah di Palembang, Herman Deru: Beli Beras Dapat Bonus Minyak atau Gula
Bandara SMB II Siapkan 121 Penerbangan Tambahan dan Diskon Tiket Fasilitasi Pemudik Lebaran
Posko Angkutan Lebaran Idul Fitri 2026 Dimulai, KAI Divre III Palembang Laksanakan Apel Gelar Pasukan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:57 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan Ribuan Pil Ekstasi dan Liquid Etomidate Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:54 WIB

Coretax dan Amanda Jadi Instrumen Penguatan Karier Dosen

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:22 WIB

Tips #Cari_Aman Mudik Lebaran, Astra Motor Sumsel Ingatkan Etika dan Teknik Berkendara

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:19 WIB

Terdakwa Korupsi Pasar Cinde Divonis 5 Tahun 4 Bulan, Uang Pengganti Hanya Rp100 Juta

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:03 WIB

Bulog Sumsel Babel Gelar Gerakan Pangan Murah di Palembang, Herman Deru: Beli Beras Dapat Bonus Minyak atau Gula

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur, IPTU Swisspo, menyerahkan secara simbolis Beras SPHP kepada warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di wilayah hukum Polsek BMT. 

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Gelar Gerakan Pangan Murah Beras SPHP

Jumat, 13 Mar 2026 - 17:48 WIB