BPBD Sumsel Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di OKI Guna Cegah Karhutla

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) selama lima hari guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Ini merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dimulai sejak hari Minggu 13 Juli hingga Kamis 17 Juli 2025,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, Iqbal Alisyahbana, Selasa (15/7/2025).

Iqbal menjelaskan operasi OMC difokuskan di daerah gambut yang memiliki potensi besar menimbulkan kabut asap jika terbakar, terutama di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)a.

“Kemarin saya minta titik penyemaian di kawasan gambut. Berdasarkan data bibit awan, potensi hujan memang lebih besar di OKI. Apalagi jika terbakar, asapnya bisa sampai ke Palembang,” jelasnya.

Selain OKI, ia mengatakan wilayah lain seperti Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin, PALI, dan Muara Enim juga menjadi sasaran apabila kondisi awan mendukung.

“Selama lima hari operasi, tim OMC sudah melakukan empat sorti penerbangan. Tiga sorti dilakukan di wilayah OKI dan satu sorti di Banyuasin,” katanya.

Lebih lanjut, setiap sorti membawa sekitar 800 kilogram garam untuk disemai ke awan sebagai pemicu hujan buatan.

“Pada tanggal 13 Juli, satu sorti dilakukan, sementara pada 14 Juli, total 3.200 kilogram garam telah disemai,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan jika pihaknya telah mengajukan permintaan ke BNPB agar operasi ini diperpanjang jika bibit awan masih memungkinkan.

“Tujuannya agar pembasahan lahan gambut tetap berlangsung hingga puncak musim kemarau di Agustus dan September. Kami juga akan tetap siaga hingga akhir November, menyesuaikan dengan kondisi iklim dan potensi kebakaran di lapangan,” ungkap dia.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel dan Kejati Babel Perkuat Sinergi Tata Kelola Distribusi BBM
Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi
Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas
PN Palembang Kabulkan Praperadilan Albert John Lorenz, Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah
Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar
Dua Hari Dicari, Lansia yang Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan 2 Km dari Lokasi Awal
Palembang Diselimuti Kabut Asap, Chairul Desak 16 Korporasi Karhutla Diusut Tuntas
Astra Motor Sumsel Bagikan Tips Cari Aman Berkendara di Malam Hari
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel dan Kejati Babel Perkuat Sinergi Tata Kelola Distribusi BBM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:47 WIB

PN Palembang Kabulkan Praperadilan Albert John Lorenz, Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar

Berita Terbaru

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana saat memimpin press release di Polda Sumsel.

Kota Palembang

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:35 WIB

Kota Palembang

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:03 WIB