Binda Sumsel ‘Jemput Bola’, Vaksinasi Ratusan Anak Berkebutuhan Khusus di Muba

- Redaksi

Kamis, 16 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), berkolaborasi dengan Badan Intelejen Negara (BIN) Sumatera Selatan (Sumsel), kembali menggelar vaksinasi massal. Kali ini menyasar pelajar dan disabilitas.

Upaya tersebut dilakukan guna memperluas cakupan vaksinasi di Muba. Kegiatan terpusat di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sekayu, Kamis (16/12/2021).

Para personil TNI dan Polri, turut andil bersama-sama menjemput langsung (door to door) para anak Berkebutuhan Khusus (disabilitas) yang berusia di atas 12 tahun menuju lokasi pelaksanaan vaksinasi massal.

Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, mengucap rasa syukur karena tingkat vaksinasi di Muba sudah melebihi 75 persen lebih. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa setiap kepala daerah harus memberi perhatian khusus terhadap pelaksanaan vaksin ini. Akhir tahun 2021 ini, setiap daerah harus mencapai 80 persen. Muba yakin bisa mencapai target tersebut.

“Vaksinasi ini tidak hanya dilakukan Pemkab Muba, tapi secara bergotong royong bersama TNI, Polri, organisasi, lembaga dan BIN, yang hari ini ikut gotong-rotong vaksinasi massal. Tentu kami sangat apresiasi,” kata Beni.

Menurut Beni, vaksinasi hari ini menyasar para kaum disabilitas yang berusia di atas 12 tahun. “Kita perlakukan secara khusus dengan jemput door too door. Kalau tidak demikian tentu mereka akan kesulitan untuk mendatangi lokasi suntik vaksin COVID-19 ini,” ucapnya.

Ketua PMI Muba ini menambahkan, pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung. Vaksin COVID-19 dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus corona.

“Dengan begitu, resiko anda untuk terinfeksi virus ini akan jauh lebih kecil. Kalaupun seseorang yang sudah di vaksin tertular, vaksin bisa mencegah terjadinya gejala yang berat dan komplikasi,” jelasnya.

Beni menyebutkan, Pemkab Muba menyambut baik dan mengapresiasi setinggi – tingginya atas pelaksanaan vaksinasisi untuk difabel di wilayah Kabupaten Muba, yang terlaksana berkat kolaborasi bersama Binda Provinsi Sumsel.

“Diharapkan dengan dilakukannya vaksinasi ini akan mempercepat vaksinasi di indonesia untuk mencapai kekebalan komunal (herd immunity) khususnya di Kabupaten Muba agar bisa segera terbebas dari pandemi COVID-19,” harap Beni.

Usai suntik vaksin COVID-10 para anak disabilitas diberi uang saku, diserahkan langsung Kepala Binda Sumsel, Brigjen TNI Armansyah. Dirinya mengatakan, pelaksanan vaksinasi di Muba sudah berulang kali dilaksanakan Binda Sumsel berkolaborasi bersama Pemkab melalui Dinas Kesehatan.

“Penyandang disabilitas termasuk salah satau komponen yang rentan terhadap virus COVID-19, oleh karena itu perlu perhatian khusus bagi penyandang disabilitas supaya mereka dapat kesetaraan dalam hal pelayanan publik,” kata Armansyah.

Apriyadi, salah satu guru SLB Negeri Sekayu mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilakukan BIN.

“Vaksinasi hari ini diikuti sebanyak 200 siswa, ditambah pelajar dari sekolah di luar SLB serta masyarakat. Harapan kami khususnya untuk di Muba, koordinasi bisa menyasar pada seluruh penyandang disabilitas. Hal ini penting dilakukan agar daya tahan kekebalan tubuh para penyandang disabilitas yang termasuk kelompok rentan lebih kuat,” jelasnya.

Turut mendampingi peninjauan vaksinasi massal pelajar dan Disabilitas yaitu, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy, Ketua Pengadilan Agama Waluyo, Dandim 0401 Muba diwakili Danramil Sekayu Kapten Arm Afriyanto, Kajari Muba diwakili Kasi Datun, Lydia Desrika.

Kemudian beberapa kepala OPD terkait, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Musni Wijaya, Kadinkes Muba diwakili Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ucu Arunsang, Kepala BPDD Jhoni Martohonan AP, Kasat Pol PP Muba, Haryadi. (ANA)

Berita Terkait

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Berita Terbaru