BI Sumsel Gelar Bincang Keuangan, Guna Dukung Penggunaan Digitalisasi

- Redaksi

Kamis, 9 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perkembangan zaman kemajuan tekhnologi yang terjadi semakin pesat, tak heran sejumlah bisnis pun migrasi demi harus tetap tumbuh dan berkembang diera digitalisasi seperti sekarang.

 

Untuk itu guna mendukung akselerasi penggunaan digitalisasi keuangan oleh UMKM dan masyarakat Sumsel, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumsel menggelar seminar bincang digitalisasi dengan menghadirkan sejumlah narasumber.

 

Diantaranya, Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Fitria Armi Triswati, Direktorat Surveilans Pemeriksaan dan Statistik LPS Priyanto B Nugroho.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Perbankan, OPD terkait, mahasiswa dan insan pers ini digelar di Ruang Serbaguna Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumsel, Kamis (9/6)

 

“Jadi memang untuk mengembangkan digitalisasi memang perlu sinergi semua pihak, baik itu Pemerintah Pusat, maupun dalam hal ini Pemerintah Daerah dan terkait. Sehingga digitalisasi ini tidak dianggap hanya sebagai tool saja, tapi tool untuk mempercepat ekonomi daerah,” ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Erwin Soeri.

 

Dikatakan Erwin, ada empat yang sudah masuk dalam digitalisasi dari 17 kabupaten/kota di Sumsel.

 

Menurutnya, akselerasi ini menjadi indikator bahwa peran Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel cepat direspon.

 

Ditempat yang sama, Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Fitria Armi Triswati menyebut bahwa mau tidak mau atau suka tidak suka, masyarakat lambat laun akan migrasi dalam digitalisasi. Apalagi, pandemi Covid-19 yang telah terjadi kini telah merubah pola prilaku masyarakat.

 

Terlebih bagi para UMKM, para pelaku bisnis agar bisa merespon cepat perkembangan digitalisasi jika tak ingin tertinggal.

 

“Bahkan berdasarkan data, dimasa Pandemi ini saja ada 21 juta pengguna digital baru arau digital customer,” katanya.

 

Kedepan kata dia, sejumlah para pelaku UMKM sepenuhnya akan migrasi ke digitalisasi.

 

“Tentu kedepan semua para pelaku UMKM akan beralih ke digitalisasi agar tak tertinggal,” tutupnya.

Berita Terkait

Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang
Live Facebook Promosikan Judol, Dua Streamer Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara
BM BSI Akui Skema Pencairan KUR Tambak Tak Sesuai SOP, Kerugian Disebut Capai Rp9,5 Miliar
Ketua KONI Lahat Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Rp3,3 Miliar
BI Sumsel dan Pemkot Palembang Kolaborasi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat GPR x DKG 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Optimalisasi Pelayanan Posyandu di Kabupaten Lahat
Penasihat Hukum Kholizol-Raga Siapkan Eksepsi, Singgung Dugaan Aktor Utama Proyek Air Lemutu Belum Tersentuh
Korupsi Anggaran Dishub Muba, Muhammad Ridho Dituntut 3 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:42 WIB

Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:41 WIB

Live Facebook Promosikan Judol, Dua Streamer Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:37 WIB

Ketua KONI Lahat Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Rp3,3 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:33 WIB

BI Sumsel dan Pemkot Palembang Kolaborasi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat GPR x DKG 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Optimalisasi Pelayanan Posyandu di Kabupaten Lahat

Berita Terbaru