Baru Merintis Kembali Jadi Bandar Narkoba usai Bangkrut, Dedy Keburu Ditangkap

- Redaksi

Kamis, 9 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Kiki Nardance

Photo: Kiki Nardance

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dedy Iskandar (46), warga Jalan Mayor Zen Lorong Rayon Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni Palembang, kembali mencoba peruntungan dengan merintis dari awal bisnis haram narkoba. Namun, baru saja kembali terjun ke dunia narkoba sebagai pengedar, Dedy keburu ditangkap anggota Satresnarkoba Polrestabes Palembang.

Ia diringkus saat transaksi dengan Afrizal (42), warga Dusun I Desa Pangkalan Tangkal Kelurahan Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (7/9/2021), sekitar pukul 23.30 WIB, di depan ATM Komplek KFC Jalan Demang Lebar Daun, Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Dari kedua tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 112 gram, 2 ponsel, dan 2 sepeda motor.

Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, AKBP Andi Supriadi, membenarkan penangkapan dua tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu tersebut.

“Ya tersangka Dedy ini sebelumnya pernah jadi bandar, tapi bangkrut. Lalu kembali terjun jadi bandar, namun keburu tercium anggota kita, sehingga langsung ditangkap saat transaksi dengan tersangka Afrizal,” jelas Kasat Narkoba didampingi anggotanya saat rilis, Kamis (9/9/2021).

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 132 ayat (1) Jo 114 ayat (2) dan Pasal 132 ayat (1) Jo 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Tersangka Dedy terancam hukuman penjara paling lama seumur hidup. Tersangka Aprizal diancam hukuman penjara paling lama 20 tahun,” jelasnya.

Tersangka Dedy mengakui jika dirinya kembali menjadi bandar sabu karena terdesak kebutuhan ekonomi.

“Iya, dulu aku pernah jadi bandar sabu, tapi karena bangkrut, baru mau mulai lagi. Tapi keburu ditangkap polisi,” ungkapnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB