Banjir Parah Rendam Tungkal Jaya, Warga di Evakuasi Jalintim Macet

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Hujan deras yang tak kunjung reda selama tiga hari terakhir membuat Sungai Tungkal di Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, meluap. Akibatnya, banjir merendam pemukiman warga serta Jalan Lintas Timur (Jalintim), jalur utama yang menghubungkan antar wilayah di Sumsel.

Air mulai naik sejak dini hari, Selasa (8/4/2025), sekitar pukul 03.00 WIB. Jalan raya tergenang hingga setinggi 30 sentimeter. Sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terpaksa berhenti karena arus cukup deras. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan.

“Sudah sejak subuh macet, kendaraan tidak bisa jalan. Banyak pemudik juga yang terjebak,” ujar Camat Tungkal Jaya, Yudi Suhendra, saat dikonfirmasi di lokasi.

Tak hanya memicu kemacetan, banjir juga masuk ke pemukiman warga. Sedikitnya 35 kepala keluarga (KK) sudah dievakuasi oleh petugas gabungan dari kecamatan, Polsek, dan TNI setempat. Beberapa rumah warga bahkan hanya menyisakan atap karena terendam air cukup tinggi.

“Wilayah terdampak cukup luas, mulai dari Pangkalan Tungkal hingga Desa Sukadamai. Salah satu desa yang paling parah adalah Desa Peninggalan,” jelas Yudi.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular di sepanjang Jalintim. Para pemudik yang tengah melakukan perjalanan menuju kampung halaman tak sedikit yang harus menepi dan menunggu air surut. Beberapa di antaranya memilih memutar balik.

Menanggapi situasi darurat ini, pemerintah kecamatan bersama aparat gabungan telah mendirikan posko siaga yang difungsikan sebagai dapur umum dan pos kesehatan.

“Kami sudah aktifkan posko bantuan. Warga bisa mengakses makanan siap saji dan layanan medis. Kondisi cuaca masih belum bersahabat, jadi semua harus waspada,” lanjut Yudi.

Di sisi lain, Kepala BPBD Muba, Pathi Riduan, mengonfirmasi bahwa banjir terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Tim dari BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi dan membantu distribusi bantuan.

“Intensitas hujan masih tinggi. Kami minta warga tetap tenang dan ikuti arahan petugas. Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan warga dan mengamankan jalur logistik,” ujarnya.

Arus lalu lintas hingga siang tadi masih tersendat. Petugas kepolisian dan TNI terus berjaga di titik-titik rawan sambil mengatur kendaraan agar tidak terjadi kecelakaan maupun penumpukan yang lebih parah.

Berita Terkait

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026
29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:09 WIB

BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital

Berita Terbaru

Foto korban

Kota Palembang

Motor Honda PCX Milik ASN Hilang di Dalam Rumah

Selasa, 6 Okt 2026 - 13:56 WIB