Arab Saudi Beri Lampu Hijau Jemaah Umroh, Kakemenag Tunggu Petunjuk Teknis

- Redaksi

Senin, 11 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kakemenag Pagar Alam, Silahuddin. (Photo: Delta Handoko)

Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kakemenag Pagar Alam, Silahuddin. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kerajaan Arab Saudi memberikan lampu hijau, untuk kedatangan jama’ah umrah asal Indonesia. Kabar baik ini pun disambut Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pagar Alam.

Namun demikian, di katakan Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kemenag Pagar Alam, Silahuddin, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis tentang pelaksanaan di Arab Saudi.

“Ini kabar baik, alhamdulillah umroh telah dibuka Arab Saudi, bagi jama’ah Indonesia. Namun, kita masih menunggu teknis pelaksanaan di Arab Saudi,” ujar Silahuddin, Senin (11/10/2021).

Menurut Silahuddin, tentunya Kementerian Agama segera berkoodinasi, yakni terkait teknis karantina di Arab Saudi, seperti apa dan berapa lama, baik di Madinah juga di Makkah.

“Apakah Travel umroh akan menambah jumlah hari. Bila Ia, tentu biaya tambahan lima hari berapa,” ungkapnya.

Selain itu, pertanyaan lainnya, kata Silahuddin, teknis jama’ah di kendaraan berapa persen. Jika hanya 50 persen, maka biaya BIS yang biasa ditanggung 50 orang harus ditanggung 25 orang, kemudian teknis jamaah dalam kamar hotel berapa orang.

“Normal sebelum pandemi per kamar 4 orang. Bila hanya 50% berarti kamar ditanggung 2 orang, berapa tambahan biaya kamar dan syarat visa umroh berapa kali vaksin,” lanjutnya lagi.

Dikatakan Silahuddin, sebab kenyataan dilapangan, tentulah tidak semudah yang dibayangkan. Apakah travel umroh siap, apakah jama’ah siap, dan umrohnya nanti diperbolehkan oleh Arab Saudi berapa kali.

“Kebijakannya bagus telah membuka, namun teknis dilapangan yang mengelola travel umroh adalah swasta, baik tranportasi maupun akomodasi di Arab Saudi bukan lagi pemerintah. Harapan kita tentu saja, biaya Transportasi dan akomodasi tidak naik terlalu tinggi, masyarakat tetap bisa menjalankan umrohnya 3 kali. Dan Ibadah di Masjid Nabawi dan Masjidil Harom tidak dibatasi, termasuk jama’ah bisa bebas beribadah kapan saja waktunya,” harapnya. (ANA)

Berita Terkait

Kominfo Pagar Alam Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Forum APEKSI Medan
Perkuat Sinergitas Antar Kota, Wawako Hj. Bertha Tegaskan Komitmen Pagar Alam di Rakernas XVIII Apeksi Medan 
Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD
Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring
Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum
Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25
Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam
Sehari Sepulang dari Tanah Suci, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah Langsung Pimpin Upacara HUT ke-25 

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:40 WIB

Kominfo Pagar Alam Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Forum APEKSI Medan

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:37 WIB

Perkuat Sinergitas Antar Kota, Wawako Hj. Bertha Tegaskan Komitmen Pagar Alam di Rakernas XVIII Apeksi Medan 

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:45 WIB

Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:59 WIB

Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum

Berita Terbaru

Gegara BPKB Motor, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Berdarah

Kota Palembang

Gegara BPKB Motor, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Berdarah

Kamis, 2 Jul 2026 - 13:08 WIB