Angka Kemiskinan Ekstrem Turun, Penerima PKH Ikut Berkurang

- Redaksi

Senin, 20 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Angka Kemiskinan Ekstrem di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2023 turun menjadi 1,22 persen. Padahal pada tahun 2022 angkanya mencapai 3,19 persen. Penurunan ini juga disebabkan oleh berkurangnya Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang berkurang sebanyak 24 Ribu keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel Mirwansyah mengatakan, Wajar wajar saja banyak KPM PKH yang berkurang jika melihat penerima perlindungan sosial itu sesuai dengan angka kemiskinan ekstrem di Sumsel yang pada tahun ini menurun.

“Malah akan menimbulkan perdebatan jika jumlah penerima manfaat justru bertambah dengan turunya angka kemiskinan ekstrem. Karena penyaluran bansos ini kan identik dengan angka kemiskinan ekstrem di suatu wilayah. Jadi ketika jumlahnya turun, penerima bantuan juga pasti berkurang,” kata Mirwansyah ditemui diruang Kerjanya, Senin (20/11/2023).

Meski begitu, kata Mirwan, dengan adanya pengurangan KPM ada juga penambahan KPM yang tidak mampu namun jumlahnya tak sebanyak KPM yang telah di Graduasi.

“Meski sebenarnya Pemerintah Provinsi (Dinas Sosial) tak mengetahui itu, karena datanya masuk langsung dalam DTKS Kemensos,” ujarnya.

Pemangkasan jumlah KPM itu, jika dilihat dari data sementara terjadi pada penyaluran tahap III ke tahap IV tahun ini.

Munawir, Koordinator Wilayah II PKH mengatakan, Pengurangan dilakukan karena beberapa faktor, bisa karena KPM dianggap sudah mampu, meninggal dan sebagainya. Sehingga mereka dianggap tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan oleh pemerintah.

“Ada Pendamping PKH yang mengontrol dan mendampingi para KPM ini sehingga diketahui mana KPM yang tak lagi memiliki kriteria mendapatkan bantuan seperti telah mampu dan sebagainya,” terangnya.

Ia merincikan, pada tahap III penyaluran PKH, terdapat 280.018 KPM penerima. Pada tahap IV, penerimanya menjadi 255.656 KPM atau berkurang 24.362 KPM.

“Jumlah penerima tahun ini jauh berkurang dibandingkan 2020 lalu yang mencapai 322 ribu KPM. Penerima PKH terbanyak berada di wilayah Kota Palembang yang mencapai 40.437 KPM,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD
Gubernur Sumsel Serahkan “Arjuna” Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Masjid Taqwa
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan UMKM Binaan dan Layanan MyPertamina di Jambore Forketas Sumsel 2026
Task Force Percepatan Investasi Sumsel Diperkuat, BI dan Pemprov Fokus Tingkatkan Daya Saing Daerah
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
KKJ Soroti Gugatan terhadap 25 Media di Palembang: Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers
Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:42 WIB

Gubernur Sumsel Serahkan “Arjuna” Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Masjid Taqwa

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan UMKM Binaan dan Layanan MyPertamina di Jambore Forketas Sumsel 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:24 WIB

Task Force Percepatan Investasi Sumsel Diperkuat, BI dan Pemprov Fokus Tingkatkan Daya Saing Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB