Among: Pemberlakuan Tarif TMPJ Bisa untuk Buka Koridor Baru

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelayanan bus Buy The Service (BTS) Transmusi Palembang Jaya (TMPJ) yang digadang hanya akan beroperasi dua koridor pada tahun 2025 diharapkan tetap dikenakan tarif.

Direktur Utama TMPJ Among Nata Putra menyarankan Pemerintah setempat untuk tetap memberlakukan tarif TMPJ bagi seluruh kalangan.

“Pemberlakuan tarif bukan untuk keuntungan perusahaan, karena kami tidak menikmati. Sebab, nanti uang itu dimasukkan ke kas daerah. Uang itu akan bisa digunakan untuk menambah koridor baru, ataupun untuk perawatan bus,” ujar Among, Senin (9/12/2024).

Diketahui, dua koridor tersebut yaitu Koridor 1: Terminal Sako-Stasiun LRT Demang Lebar Daun-Palembang Icon, dan Koridor 2: Gandus-Palembang Icon-Stasiun Demang. Namun, kendaraan yang digunakan itu hanya mikrobus sebanyak 33 unit.

“Dua koridor ini akan disubsidi oleh Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kota Palembang. Akan tetapi, untuk dua koridor masih dalam tahap perencanaan dan ada kemungkinan berubah,” katanya.

Saat ini untuk operasional layanan BTS beroperasi di lima koridor, yaitu:

Koridor 1: Terminal Alang-Alang Lebar – Ampera via Soekarno-Hatta 2.

Koridor 2: Terminal Sako – Palembang Icon 3.

Koridor 3: Palembang Icon – Terminal Plaju 4.

Koridor 4: Terminal Alang-Alang Lebar – Talang Jambe 5.

Koridor 5: Griya Revari/Tanjung Barangan – Palembang Icon (Stasiun Bumi Sriwijaya).

Ia menjelaskan pemberlakuan tarif itu sekaligus untuk membiasakan masyarakat agar tidak kaget ketika nantinya subsidi gratis dari pemerintah dicabut.

“Ini juga untuk membiasakan masyarakat jadi bisa belajar cara mengelola keuangan dengan baik. Lalu, jika nanti subisidi gratis dicabut di masa mendatang masyarakat juga tidak kaget,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini tarif Transmusi Palembang untuk pelajar dan lansia Rp2.000, sedangkan masyarakat umum Rp4.000.

“Namun, pada Tahun 2025 kemungkinan akan digratiskan,” ucapnya.

Menurutnya, pengurangan koridor itu akan berdampak pada animo masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.

“Padahal saat ini animo masyarakat dalam menggunakan transportasi publik sedang naik, khususnya koridor 1 dan 4 Alang-Alang Lebar karena peralihan dari bus besar ke mikro bus. Maka, koridor 1 dan 4 ini dihapuskan ujung-ujungnya masyakat akan kembali menggunakan kendaraan pribadi,” ungkap dia. (Tia)

Berita Terkait

Hilangnya Atap Alkan Ternyata Dicuri, Korban Melihat Rekaman CCTV 
Hakim Cecar Saksi Soal Biaya dan Pertanggungjawaban dalam Sidang Kredit BSS-SAL
Vonis Korupsi BOP Kalibrasi Alkes, Dua Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Hasil 20 Kasus, 29 Tersangka Diamankan
Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang
Apriyadi Pimpin IKA Muba 2026-2030, Herman Deru Dorong Organisasi Mandiri
Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:37 WIB

Hilangnya Atap Alkan Ternyata Dicuri, Korban Melihat Rekaman CCTV 

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Hakim Cecar Saksi Soal Biaya dan Pertanggungjawaban dalam Sidang Kredit BSS-SAL

Senin, 28 September 2026 - 11:55 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Hasil 20 Kasus, 29 Tersangka Diamankan

Minggu, 27 September 2026 - 22:14 WIB

Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang

Minggu, 27 September 2026 - 17:09 WIB

Apriyadi Pimpin IKA Muba 2026-2030, Herman Deru Dorong Organisasi Mandiri

Berita Terbaru

Foto korban membuat laporan polisi

Kota Palembang

Hilangnya Atap Alkan Ternyata Dicuri, Korban Melihat Rekaman CCTV 

Senin, 28 Sep 2026 - 14:37 WIB

photo Menteri Kehutanan, Kepala BNBP, Gubernur Sumsel dan Bupati OKI meninjau kebakaran hutan dan lahan di areal Tol Kayuagung-Palembang

Ogan Komering Ilir

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Senin, 28 Sep 2026 - 12:37 WIB