ACT Sumsel Lepas Lima Relawannya Berangkat ke Lombok

- Redaksi

Senin, 3 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK, Palembang: Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan melepas lima orang relawan untuk berangkat ikut membantu aktivitas recovery Lombok. Tim ini dilepas langsung oleh Branch Manager (BM) ACT, Ardiansyah untuk bergabung dengan tim relawan ACT seluruh Indonesia. Mereka akan ditempatkan di posko-posko ACT yang tersebar di seluruh daerah terdampak bencana di Lombok.

“Tim ini akan dirolling minimal dua pekan sekali, gunanya untuk menjaga produktivitas relawan,” ujar aktivis kemanusiaan lulusan Universitas Sriwijaya ini.
Lebih lanjut Ardi menerangkan, tim relawan nanti akan ditempatkan pada pos-pos sesuai dengan kualifikasi masing-masing seperti logistik, medis, trauma healing, driver dan dokumentasi baik foto maupun video. Targetnya adalah untuk mempercepat proses recovery korban gempa Lombok.
Selain itu, ACT juga terus ‘mempercepat’ pembangunan Integrated Community Shelter (ICS) yang akan menjadi hunian layak sementara bagi pengungsi di Lombok. Kompleks ICS ini nantinya akan dilengkapi dengan sekolah, masjid, dan MCK. Semuanya terintegrasi sehingga korban bencana di pengungsian dapat membangun kembali kehidupannya seperti sediakala.
Ketua tim yang berangkat, Novriansyah Lukito menjelaskan bahwa mereka akan bertugas semaksimal mungkin sesuai dengan arahan dari posko induk. Nantinya setelah sampai di Lombok mereka akan langsung berkoordinasi dan bergabung dengan tim lainnya dari seluruh Indonesia.
“Kita sudah siapkan planing masing-masing sesuai kualifikasi yang dimiliki, akan tetapi tetap menyesuaikan dengan arahan dari posko induk ACT di sana, terang Lukito.
Adapun relawan yang diberangkatkan dalam misi kemanusiaan ini adalah Novriansyah Lukito selaku ketua tim, Nurhidayati, Imam Hambali, Aditya Marsello dan Rendi Jalil.
ACT saat ini juga mempersiapkan pemberangkatan logistik tahap kedua. Target keseluruhan yang akan dikirim dan masih terus dihimpun adalah 100 ton. Menurut keterangan Ardiansyah sendiri, kebutuhan paling mendasar untuk pengungsi korban gempa Lombok berupa bahan pangan seperti beras dan makanan siap saji. Selain itu ada lebih dari 7.000 rumah hancur, jadi ACT juga menerima bahan bangunan untuk dikirim ke Lombok.

Berita Terkait

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta
Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke BPK RI
Komisi I DPRD Sumsel Diterima Bupati OKU Timur, Bapak Ir H Lanosin, ST.,MT., MM dalam Kunjungan Kerja Koordinasi Pemerintahan Daerah di OKU Timur
KOMISI III DPRD SUMSEL PELAJARI STRATEGI OPTIMALISASI PAD DAN PENGELOLAAN FISKAL DI DPRD DIY
Perjuangan Masyarakat Banyuasin Berbuah Hasil, Komisi II DPR RI Desak Pencabutan HGU PT Melania Indonesia
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Ke-80 Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026
Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hadiri Panen Raya Jagung Serentak di OKU Selatan
Ketua DPRD Sumsel dan Unsur Buruh Audiensi ke Kemenaker RI dan DPR RI Jakarta, 12–13 Mei 2026
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:38 WIB

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Satgas PKH di Jakarta

Senin, 25 Mei 2026 - 19:24 WIB

Kunjungan Kerja Pansus Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke BPK RI

Senin, 25 Mei 2026 - 18:45 WIB

Komisi I DPRD Sumsel Diterima Bupati OKU Timur, Bapak Ir H Lanosin, ST.,MT., MM dalam Kunjungan Kerja Koordinasi Pemerintahan Daerah di OKU Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:16 WIB

KOMISI III DPRD SUMSEL PELAJARI STRATEGI OPTIMALISASI PAD DAN PENGELOLAAN FISKAL DI DPRD DIY

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perjuangan Masyarakat Banyuasin Berbuah Hasil, Komisi II DPR RI Desak Pencabutan HGU PT Melania Indonesia

Berita Terbaru

Jakarta

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tersedia

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:30 WIB