618 Mahasiswa UKB di Yudisium, Ini Pesan Rektor

pendidikan159 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang menggelar Yudisium XXI Program Diploma, Sarjana, Profesi dan Pascasarjana Tahun Ajaran 2022-2023, terhadap 618 mahasiswa. Yudisium ini berlangsung di Aula Universitas Kader Bangsa, pada Sabtu (14/10/2023).

Rektor UKB, Dr Hj Irzanita Wathan, SH,SE,SKM,MM,MKes mengatakan, Yudisium adalah agenda paling penting bagi mahasiswa karena merupakan momen pengukuhan kelulusan setelah memenuhi syarat kelulusan serta telah menempuh studi selama jangka waktu tertentu.

“Saya mengungkapkan rasa bangga dan bersyukur karena para mahasiswa telah tepat waktu dalam menyelesaikan studinya. Itu menunjukkan para mahasiswa tetap semangat dalam perkuliahan. Semangat itulah yang menjadikan spirit bagi kita semua dalam melewati masa-masa yang sulit dan alhamdulillah kalian bisa lulus tepat waktu,” ujarnya.

Irzanita menerangkan, lulusan Universitas kader Bangsa Palembang tahun akademik 2022/2023 berjumlah 618 orang. Secara keseluruhan jumlah kader kader terbaik bangsa alumni Universitas kader bangsa mencapai 13.159 orang.

Lulusan ini merupakan salah satu perwujudan bentuk pertanggungjawaban UKB kepada bangsa dan negara Indonesia dan sekaligus merupakan wujud karya utama UKB.

“Kami segenap civitas Universitas Kader Bangsa mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yudisium yang telah menyelesaikan studinya dengan baik. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada para dosen yang telah membimbing mengarahkan dan mendidik mahasiswa dengan seluruh ilmu pengetahuan pengalaman dan nilai-nilai moral sehingga bisa menjadi bekal bagi mahasiswa. Saya harapkan para alumni untuk terus menjadi ilmuwan intelektual yang berguna serta tidak meninggalkan wawasan kebangsaan. insya Allah Universitas Kader Bangsa tidak akan pernah berhenti untuk meningkatkan mutu pendidikan demi menjadi universitas yang unggul dan terdepan,” bebernya.

“Alhamdulillah di samping kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan telah banyak kemajuan pencapaian telah diraih Universitas Kader Bangsa berkat adanya kerjasama kerja keras dan kekompakan seluruh civitas akademika Universitas Kader Bangsa. Itu terlihat dari peningkatan akreditasi program studi baik oleh BAN PT maupun LAM PTKes menjadikan Universitas kader bangsa sebagai salah satu Universitas terbuka di Sumatera Selatan,” tambahnya.

Dia menuturkan, pada era digitalisasi yang terus berkembang pada saat ini mahasiswa memainkan peran kunci dalam memanfaatkan peluang dan menghadapi tantangan yang ditawarkan oleh perubahan tersebut dalam lanskap yang terhubung ini mahasiswa memiliki kesempatan besar untuk menemukan keberhasilan di tengah perubahan dan perkembangan zaman.

“Kalian sebagai generasi digital native harus memiliki keunggulan dalam memahami dan mengadopsi teknologi baru dengan cepat. Harus mampu memanfaatkan kemajuan digital untuk mengembangkan keterampilan menjalin koneksi dan mengakses informasi secara lebih efisien.Peran mahasiswa dalam digitalisasi tidak hanya terbatas pada penggunaan teknologi tetapi juga mencakup potensi untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Oleh karena itu penting bagi lulusan untuk terus meningkatkan keterampilan mereka belajar secara berkelanjutan dan tetap beradaptasi dengan perubahan teknologi,” terangnya.

“Saya berpesan untuk tetap produktif, dan kalian telah ditunggu oleh keluarga dan masyarakat serta negara jangan pernah berhenti belajar karena kehidupan tak pernah berhenti memberi pelajaran. Kehidupan itulah yang menguji saudara sejauh mana kalia¬† memiliki integritas, sejauh mana keilmuan kalian bermanfaat sejauh mana diri kalian memberikan nilai kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor UKB DR. dr. Fika Minata Wathan, M.Kes menuturkan, yudisium ini bukanlah sebuah akhir dari perjalanan belajar, justru sebaliknya setelah yudisium tentu banyak hal untuk  bisa lebih belajar secara berkelanjutan.

“Pesan khususnya kepada yang diyudisium agar teruslah berkarya dan belajar. Karena yudisium ini adalah awal permulaan untuk kita untuk menuju masa depan yang lebih baik. Jadi kalau kita mau lebih baik harus terus belajar dan berkarya,” katanya.

“Harapannya harus tetap menjaga almamater dan bisa berguna untuk bangsa dan negara sesuai dengan kemampuan mereka di bidang pendidikannya,” ujarnya. (ANA)

    Komentar