5 Fakta Menarik Tentang Kabupaten Musi Banyuasin.

- Redaksi

Rabu, 30 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Beberapa fakta menarik yang ada di Kabupten Musi Banyuasin (Muba) yang kamu harus thau, salah satunya memiliki pantai yang indah.Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memiliki beberapa kabupaten atau kota.

Diantaranya adalah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dimana kabupaten ini berbatasan daratan dengan Provinsi Jambi.

Kabupaten Muba memiliki ibu kota yang bernama Sekayu. Luas wilayah Kabupaten Musi Banyuasin sebesar 11.832,99 kilometer persegi.

Dengan jumlah penduduk pada 2020 sebanyak 622.206 jiwa, terdiri dari 320.561 jiwa merupakan penduduk laki-laki dan 301.645 jiwa penduduk perempuan.

Muba memiliki 15 kecamatan dengan penduduk terbanyak berada di Kecamatan Sekayu sebanyak 14.64 persen.

Kabupaten Musi Banyuasin juga tergolong sebagai kota yang memiliki penduduk terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan.

Secara topografi, kabupaten ini merupakan daerah cekungan Sumatera Selatan yang dibatasi oleh Dataran Sunda di sebelah timur laut dan Pegunungan Bukit Barisan di sebelah barat daya.

Tentu bukan itu saja hal-hal menarik dari Kabupaten Musi Banyuasin.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta menarik tentang kabupaten ini. Mari disimak!

Kesenian Senjang

Kesenian Senjang merupakan kesenian dari Kabupaten Musi Banyuasin yang sudah turun temurun.

Kesenian ini pertama kali berada di Kecamatan Sungai Keruh yang kemudian berkembang ke Kecamatan Babat Toman dan berlanjut ke Kecamatan Sekayu.

Perkembangan ini yang menyebabkan model Senjang setiap kecamatan tidak sama.

Senjang sendiri merupakan seni yang berbentuk pantun bersahutan (bisa juga ditampilkan secara tunggal) yang berupa nasihat, kritik, dan sebagai ungkapan rasa gembira. Kesenian ini juga dapat ditampilkan ketika acara keluarga salah satunya dalam adat perkawinan.

Selain itu dapat pula ditampilkan ketika acara peresmian rumah baru dan syukuran.

Hutan Mangrove di Taman Nasional Sembilang

Hutan Mangrove Lalan merupakan bagian dari Taman Nasional Sembilang disebut-sebut sebagai kawasan mangrove terbesar di wilayah Indonesia bagian barat.

Hutan ini terletak di Kecamatan Lalan.
Kawasan Taman Nasional Sembilang sebenarnya berada di Kabupaten Banyuasin, tetapi terdapat sebagian wilayah kecil di Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin.

Kawasan Taman Nasional Sembilang memiliki luas 202.896,31 hektare.

Sekitar 14 persen dari Taman Nasional Sembilang merupakan ekosistem mangrove.

Sebaran jenis mangrove di Taman Nasional Sembilang yaitu sebanyak 17 spesies tumbuhan mangrove sejati dan 6 spesies mangrove ikutan

Bahasa Musi

Kabupaten Musi Banyuasin memiliki moto “Bumi Serasan Sakate” dengan bahasa daerahnya yaitu Bahasa Musi

Ciri khas dari Bahasa Musi yaitu penggunaan huruf e pada akhir kata.
Bahasa Musi ini satu rumpun dengan Bahasa Melayu. Bahasa ini tidak dipakai disemua tempat, hanya digunakan di Kecamatan Sekayu, Babat.

Banyu Lincir, dan Toman. Nama Musi berasal dari Sungai Musi yang dulunya menjadi sumber air bagi masyarakat Musi.

Pantai Bongen

Pantai Bongen merupakan sebutan untuk Sungai Musi ketika musim kemarau tiba.
Pantai ini tidak seperti bibir laut pada umumnya. Penyebutan kata pantai untuk Sungai Musi karena sungai ini mengalami pengeringan dan akan menimbulkan hamparan pasir yang mirip dengan pantai.

Fenomena pengeringan Sungai Musi atau yang dikenal dengan penyebutan Pantai Bongen hanya terjadi sekali dalam setahun dan biasanya terjadi saat musim kemarau Karena itu, Kabupaten Musi Banyuasin memiliki sebuah tradisi unik, oleh warga sekitar dinamai Festival Bongen. Tradisi tahunan ini merupakan kegiatan untuk menikmati susana petang di pinggiran sungai.

Suku Anak Dalam

Suku Anak Dalam atau Orang Rimba dikenal pula dengan nama Suku Kubu merupakan suku yang banyak hidup di Pulau Sumatera tepatnya di Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.

Suku ini tinggal di hutan alam Kecamatan Batanghari Leko.Hutan alam ini merupakan perbatasan antara Sumatera Selatan dan Jambi yang menjadi dataran rendah yang tersisa di Pulau Sumatera.

Dari Kota Sekayu, dibutuhkan waktu sekitar 6-7 jam untuk menuju kawasan Suku Kubu Nah itu saja beberapa fakta menarik yang bisa kamu ketahui tentang Kabupaten Musi Banyuasin.

Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat.

Berita Terkait

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026
29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari
AKBP Adik Listiyono : Tak Pandang Buluh Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan Akan Diberi Sanksi Tegas.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:09 WIB

BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.

Berita Terbaru