2023, 503 Laporan Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan 

- Redaksi

Selasa, 26 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PPPA Sumsel Fitrianani. Foto : Reza Mardiansyah 

Kepala Dinas PPPA Sumsel Fitrianani. Foto : Reza Mardiansyah 

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tindak Kekerasan terhadap anak dan perempuan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih acap terjadi. Bahkan sepanjang tahun 2023 ada 503 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yang meminta pertolongan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumsel.

Kepala Dinas PPPA Sumsel, Fitrianana menjelaskan, ada terjadi kenaikan meski tak signifikan dari angka tersebut. Meski begitu, bulan berarti dari angka tersebut meningkatnya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Bisa saja kenaikan itu dikarenakan masyarakat mulai mau mengadu kekerasan yang mereka alami. Kejadian lama dan baru diberitahukan karena takut ancaman, melihat ada yang mengadu jadi ikut mengadu, seperti Es Mencair,” ungkap Fitriani dibincangi, Selasa (26/3/2024).

Sementara itu ditahun 2024, belum adanya aduan kekerasan terhadap baik perempuan ataupun anak. “Alhamdulillah belum ada dan semoga tidak ada,” jelasnya.

Fitriani melanjutkan dari semua aduan yang diterima pada tahun 2023, telah ditangani oleh pihak yang berkompeten dan juga UPTD Dinas PPPA serta pihak Aparat Penegak Hukum. Ia menjelaskan perlunya peran orang tua dalam mendidik anaknya agar menjadi anak yang berkualitas tanpa terlibat kekerasan seperti Bullying.

“Peran orang tua keluarga dan lingkungan Sekolah kalau didikan keluarga bagus insya Allah berkualitas,” ungkapnya.

Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada anak – anak sekolah, agar para penerus bangsa ini terhindar dari lingkungan Narkoba, Tawuran, Bully dan lain sebagainya.

“Mulai dari Taman Kanak – Kanak, SD, SMP dan SMA, kita lakukan sosialisasi untuk anak – anak kita,” jelasnya.

Berita Terkait

Terpergok Curi Motor AM Babak Belur Dihajar Warga 
Pelaku Pembacokan Ditangkap saat Berobat di RS Siti Fatimah
Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga
Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi
Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa
Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa
Aliansi Mahasiswa Beri Kartu Merah ke Presiden saat Demo di DPRD Sumsel
PST dan SIRA Gelar Nazar Potong Sapi, Apresiasi KPK Ungkap Dugaan Gratifikasi Bupati Muara Enim

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:18 WIB

Terpergok Curi Motor AM Babak Belur Dihajar Warga 

Senin, 15 Juni 2026 - 20:42 WIB

Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi

Senin, 15 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa

Senin, 15 Juni 2026 - 20:36 WIB

Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa

Berita Terbaru

Pelaku saat Berada di RSMH

Kota Palembang

Terpergok Curi Motor AM Babak Belur Dihajar Warga 

Selasa, 16 Jun 2026 - 11:18 WIB