103 Anak Di OKU Timur Terindikasi Stunting

- Redaksi

Selasa, 1 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR – Pemerintah Kabupaten OKU Timur melakukan rembug stunting. Sebagai salah satu daerah yang berhasil menekan angka stunting, hingga hanya ada 103 anak yang terindikasi, dan dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diperoleh.

 

Bupati OKU Timur, Lanosin mengharapkan, tidak ada lagi anak yang mengalami ataupun terindikasi terkena stunting di OKU Timur. Untuk itu, dirinya mendesak Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) segera menyembuhkan anak-anak yang terindikasi.

 

Berdasarkan laporan terakhir dari Dinas Kesehatan OKU Timur, anak-anak yang stunting di OKU Timur hanya di angka 103 anak.

 

“Untuk menghilangkan angka tersebut atau menyembuhkan anak yang terindikasi stunting. Maka saya intruksikan untuk adanya bapak / bunda asuh anak stunting, yang terdiri dari masing-masing OPD dan Kecamatan. Saya mengajak perangkat daerah untuk menanamkan pahala dan semoga imbalan surga bagi kita yang nantinya akan menjadi bapak / bunda asuh anak stunting,” pintanya, di Aula Bina Praja II Setda OKU Timur, Selasa (01/08/2023).

 

Lanjut Bupati OKU Timur, inovasi bapak/bunda asuh anak stunting, diharapkan akan beriringan dengan program merdeka pangan di hatinya perempuan. Untuk memastikan anak-anak mengkonsumsi makanan yang kualitasnya terkontrol dengan baik.

 

“Saya ingin di 600 lebih posyandu di OKU Timur nenjadi titik merdeka pangan,” tegasnya.

 

Wakil Bupati OKU Timur, yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten OKU Timur, M Adi Nugraha Purna Yudha menambahkan, dalam proses penangan stunting. Pihaknya telah membagi fenomena stunting ini menjadi 3 fase yaitu pra stunting atau sebelum stunting, Saat stunting dan pasca stunting atau telah sembuh dari stunting. Namun tetap dalam pengawasan dan pendampingan.

 

“Setiap anak sudah ada nilai gizi yang harus terpenuhi setiap harinya. Sehingga dari data ini kita mengetahui tingkat kebutuhan asupan gizi anak yang terkena stunting. Hal ini akan memudahkan Bapak atau Bunda Asuh Anak Stunting dalam menjalankan amanahnya untuk menurunkan stunting di OKU Timur,” terangnya.

 

Giat rembug stunting turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten OKU Timur dari Kejaksaan Negeri OKU Timur, Kodim 0403 OKU, Polres OKU Timur, dan Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, dan diikuti oleh Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa. Secara Virtual melalui zoom meeting turut hadir Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Selatan Medi Herianto.

Berita Terkait

Pererat Kebersamaan, Polsek Buay Madang Timur Gelar Nobar Pesta Bola Dunia 2026 Bersama Masyarakat
Antisipasi Kelangkaan dan Jaga Ketertiban, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli di Pertashop
Gelar Tes Urine Mendadak, Personel Polsek Buay Madang Timur Dinyatakan Bersih Narkoba
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Dampingi Petani Panen Raya Jagung
Tingkatkan Kamtibmas, Personel Polsek Buay Madang Timur Sambangi Kantor Desa Kedu
Polsek Buay Madang Timur Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga Melalui Program ‘Bola Gembira’
Pererat Silaturahmi, Polsek Buay Madang Timur Gelar Nobar Piala Dunia Bersama Warga
Mempercepat Respons Darurat, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi Hotline Bebas Pulsa 110

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:47 WIB

Pererat Kebersamaan, Polsek Buay Madang Timur Gelar Nobar Pesta Bola Dunia 2026 Bersama Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:44 WIB

Antisipasi Kelangkaan dan Jaga Ketertiban, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli di Pertashop

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:16 WIB

Gelar Tes Urine Mendadak, Personel Polsek Buay Madang Timur Dinyatakan Bersih Narkoba

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:08 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Dampingi Petani Panen Raya Jagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:08 WIB

Tingkatkan Kamtibmas, Personel Polsek Buay Madang Timur Sambangi Kantor Desa Kedu

Berita Terbaru