Unsri Loncati Kampus Mapan, Serapan Kerja Alumni Melonjak Tajam

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Unsri,Prof.Taufiq Marwa

Rektor Unsri,Prof.Taufiq Marwa

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG —Di tengah ketatnya persaingan perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan siap kerja, Universitas Sriwijaya (Unsri) muncul sebagai kekuatan baru yang mulai menyalip sejumlah kampus mapan. Data terbaru menunjukkan lebih dari 60 persen lulusan Unsri terserap dunia kerja dan dunia usaha hanya dalam enam bulan setelah kelulusan. Capaian ini menempatkan Unsri di jajaran kampus dengan performa karier terbaik di Sumatera, bahkan mulai diperhitungkan di tingkat nasional.

Rektor Unsri, Prof. Taufiq Marwa, menyebut lonjakan tersebut sebagai bukti transformasi besar dalam sistem pembelajaran dan penyiapan lulusan di kampus mereka.

“Kami tidak mau lagi disebut kampus daerah. Unsri harus hadir sebagai pemain nasional,” tegasnya.

Dalam melakukan terobosan, Unsri meninggalkan pola lama dan mengusung strategi “sergap industri”. Melalui strategi ini, kompetensi mahasiswa tingkat akhir ditawarkan langsung kepada perusahaan besar, sehingga dunia industri tidak perlu menunggu proses panjang untuk mendapatkan tenaga kerja kompeten. Talenta yang siap pakai bisa langsung direkrut.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebelumnya menargetkan 80 persen alumni terserap kerja dalam waktu satu tahun. Namun, Unsri memilih langkah lebih berani: mengejar target tersebut dalam waktu lebih cepat.

“Kalau bisa lebih cepat, mengapa harus menunggu setahun,” ujar Taufiq.

Transformasi Unsri tidak berhenti pada peningkatan serapan kerja. Kampus ini juga mendorong lahirnya gelombang wirausaha muda melalui program pendampingan bisnis intensif. Hasilnya, banyak alumni Unsri yang kini menguasai pasar regional hingga nasional. Unsri pun bergeser dari sekadar pencetak tenaga kerja menjadi institusi yang melahirkan pencipta lapangan kerja.

Selain itu, kampus menegaskan komitmennya terhadap standar kesejahteraan lulusan. Unsri mendorong agar alumni tidak menerima upah di bawah standar pasar. Menurut Taufiq, lulusan Unsri idealnya memperoleh gaji minimal 120 persen dari UMR sebagai bentuk apresiasi terhadap kompetensi yang dimiliki.

Dari klinik estetika yang berkembang menjadi jaringan nasional hingga startup yang mendominasi pasar lokal, kiprah alumni Unsri semakin terlihat nyata. Kini, Unsri bukan lagi kampus yang sekadar mengejar ketertinggalan.

“Kampus ini bergerak menuju panggung dominasi, menjadi kekuatan baru yang menantang hegemoni kampus besar di Jakarta, Jawa Barat, dan Yogyakarta,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ciptakan Kepedulian, Hadirkan Harapan, Astra Motor Sumsel Gelar Donor Darah HUT ke-56
Kejari Palembang Periksa 51 Saksi, Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Terus Didalami
Sidang Perdana, Eks Kepala KCP Pos Air Sugihan Didakwa Korupsi Layanan BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama Pemda Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Aturan
PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah
Saksi Ungkap Dua Kali Aksi Lempar Bom Molotov ke Kantor BCA Palembang, Terdakwa Diduga Kesal Soal Saldo Rp2 Juta
Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:43 WIB

Ciptakan Kepedulian, Hadirkan Harapan, Astra Motor Sumsel Gelar Donor Darah HUT ke-56

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:36 WIB

Kejari Palembang Periksa 51 Saksi, Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Terus Didalami

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:33 WIB

Sidang Perdana, Eks Kepala KCP Pos Air Sugihan Didakwa Korupsi Layanan BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:25 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama Pemda Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Aturan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:03 WIB

PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah

Berita Terbaru