Tol Indralaya-Prabumulih 90 Persen, Arus Mudik Lebaran Jadi Uji Coba

- Redaksi

Kamis, 23 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – TOL Trans Sumatra ruas Indralaya-Prabumulih saat ini terus dipercepat pembangunannya. Sesuai dengan rencana pembangunan, saat ini hingga 21 Februari pencapaian progressnya sudah mencapai 90,38 persen.

 

Tol ini rencananya akan digunakan untuk musim mudik lebaran tahun ini. Direktur Operasi III HK, Koentjoro mengatakan, tol Indralaya-Prabumulih sepanjang 64,5 kilometer masuk dalam pembangunan ruas tol tahap 1.

 

Selain tol itu, ada juga jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 5 (Blang Bintang–Kuto Baro) dan Seksi 6 (Kuto Baro–Simpang Baitussalam).

 

“Pembangunan jalan tol ini dilakukan oleh anak usaha Hutama Karya yaitu PT HK Infrastruktur (HKI) sejak Juli 2019. Dan targetnya sudah bisa diujicoba untuk mudik lebaran nanti,” kata Koentjoro, Kamis (23/2/2023)

 

Ia mengatakan jalan tol ini nantinya dilengkapi sejumlah struktur dan fasilitas pendukung diantaranya 8 overpass, 18 jembatan, 10 box underpass, 2 simpang susun, 1 rest area dan 1 gerbang tol.

 

Kecepatan rencana pada Jalan Tol Indralaya – Prabumulih yakni 100 km/jam. “Sehingga dapat menjadi alternatif jalur logistik dari hasil perkebunan karet dan sawit asal daerah sekitar dan mempersingkat waktu tempuh masyarakat,” jelasnya

 

Ia mengatakan tidak ada kendala untuk pembebasan lahan di tol ini. Tercarat saat ini, progres pembebasan lahan ini rata-rata sudah mencapai lebih dari 97 persen sehingga diperkirakan bisa selesai tepat waktu.

 

“Jadi, pengerjaan konstruksi dan proses pembebasan lahan tidak ada hambatan, tol ini diharapkan dapat dibuka secara fungsional pada saat mudik lebaran tahun 2023 ini,” jelasnya

 

Sementara itu, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru terus memastikan progres pembangunan sejumlah ruas tol di Sumsel. “Kami berharap dengan adanya jalan tol ini dapat mempersingkat waktu tempuh dari Indralaya ke Prabumulih. Yang semula 1,5 jam bisa menjadi 30 menit,” kata dia.

 

Ia menuturkan dengan adanya ruas tol ini dapat mempercepat mobilitas masyarakat. “Saat ini, jalan tol dimanfaatkan bukan sekedar jalan alternatif, tapi sudah jadi kebutuhan. Salah satunya untuk memperpendek waktu tempuh, sehingga distribusi kebutuhan dapat lebih cepat,” terangnya.

 

Oleh karena itu, Herman Deru berharap, agar sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemprov, Pemkab terus ditingkatkan. “Tol ini merupakan bukti sinergitas yang baik, mulai dari pemerintah pusat, pemprov dan pemkab. Saya harapkan kerjasama ini dapat terus terjalin dengan baik. Termasuk peran dari masyarakat juga dibutuhkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

JPU Tuntut Fernando 12 Tahun Penjara, Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan Jadi Barang Bukti
Perkuat Pemahaman Hukum dan Cegah Fraud, Bank Sumsel Babel Gandeng Kejaksaan Negeri PALI
Kapolsek Sukarami Bergerak Cepat Salah Satu Pelaku Pemalakan Viral Diringkus
KPK Sisir PUPR dan Kantor PBJ Muara Enim, Dokumen Proyek hingga Barang Bukti Elektronik Diamankan
Jual Sabu, Muhammad Sangaji Divonis 6 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp1 Miliar
Edarkan 18,5 Gram Sabu, Reni Melyani Divonis 8 Tahun Penjara
Viral! Diduga Aksi Palak Sopir Truk di Simpang 3 Talang Kelapa Sukarami
Curi Kalung Rantai IRT Ini Berurusan Dengan Polsek Plaju

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:56 WIB

Perkuat Pemahaman Hukum dan Cegah Fraud, Bank Sumsel Babel Gandeng Kejaksaan Negeri PALI

Kamis, 10 September 2026 - 16:54 WIB

Kapolsek Sukarami Bergerak Cepat Salah Satu Pelaku Pemalakan Viral Diringkus

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

KPK Sisir PUPR dan Kantor PBJ Muara Enim, Dokumen Proyek hingga Barang Bukti Elektronik Diamankan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49 WIB

Jual Sabu, Muhammad Sangaji Divonis 6 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp1 Miliar

Kamis, 10 September 2026 - 16:48 WIB

Edarkan 18,5 Gram Sabu, Reni Melyani Divonis 8 Tahun Penjara

Berita Terbaru