Tingkat Kesadaran Masyarakat Tinggi, Sumsel Kehabisan Stok Vaksin COVID-19

- Redaksi

Senin, 5 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy. (Photo: Reza Mardiansyah)

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meminta tambahan distribusi vaksin COVID-19 dari Pemerintah Pusat. Pasalnya, saat ini Stok vial vaksin di gudang penyimpanan telah habis.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy menjelaskan, jika saat ini vaksinasi di Sumsel berjalan lancar. Bahkan untuk beberapa kategori telah melebihi 90 persen.

“Vaksinasi untuk sumber daya manusia kesehatan (tenaga kesehatan) sudah mencapai 95 persen, warga lanjut usia sudah mencapai 13,8 persen, dan pelayan publik sudah 93 persen. Saat ini juga tengah berjalan vaksin untuk masyarakat umum dan juga ada vaksin anak mulai 12 sampai 17 tahun,” kata Lesty, Senin (5/7/2021).

Apalagi, lanjut Lesty, saat ini tengah dilakukan ujicoba satu juta vaksin per hari. Sumsel yang mendapatkan target 31 ribu vaksinasi bisa melebihi target dengan mencapai 77.842 vaksin atau jika dipersentasikan mencapai 245 persen.

“Bahkan kita coba lagi di hari kedua, masih bisa melebihi target yang ditentukan. Ini sangat bagus mengingat antusiasme masyarakat yang mulai mau di vaksin,” ujarnya.

Namun, Lesty menjelaskan saat ini stok vaksin untuk dosis pertama telah habis dan sudah disalurkan kepada Kabupaten/kota di Sumsel. Untuk itu, Gubernur Sumsel telah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat untuk kembali mendistribusikan vial vaksin.

“Ketersediaan vaksin yang jadi masalah, sekarang kita minta tambahan ke pusat. Dan Bapak Gubernur Sumsel pun sudah mengirim surat permintaan tambahan vaksin,” kata dia.

Sedangkan untuk vaksin anak, kata Lesty, sesuai arahan dari Presiden RI Joko Widodo yang telah memerintahkan untuk melakukan Vaksinasi kepada anak usia 12 hingga 17 tahun.

“Kita sudah menyiapkan vaksin untuk Anak, mungkin nanti akan ada sentra vaksin untuk anak. Namun baiknya nanti mereka di vaksin di Sekolah karena bisa menjadi Komunitas dan akan memudahkan,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Cegah Kejahatan 3C dan Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli KRYD Sejak Dini Hari
Polsek Buay Madang Timur Pastikan Keamanan Ibadah ‘Minggu Kasih’ di Gereja Trinitas Bangun Sari
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Keluarga Veteran dan Komunitas
Tujuh KK Keluhkan Penutupan Jalan Utama Kerumahnya, Pemilik Tanah : Kita Ada Sertifikat Sah
Bupati dan Kajari Empat Lawang saat sedang Tandatangani Perjanjian Kerjasama
Pemudik Dihimbau Jangan Melawan Arus
DPW Perempuan Bangsa Sumatera Selatan Gelar Konsolidasi Gerakan Politik Perempuan Menuju Sukses 2029
Klarifikasi dan Permohonan Maaf Bagian Umum Setda Muba Terkait Kekeliruan Input Data RUP BBM Genset

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:33 WIB

Cegah Kejahatan 3C dan Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli KRYD Sejak Dini Hari

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:29 WIB

Polsek Buay Madang Timur Pastikan Keamanan Ibadah ‘Minggu Kasih’ di Gereja Trinitas Bangun Sari

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:59 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Keluarga Veteran dan Komunitas

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:03 WIB

Tujuh KK Keluhkan Penutupan Jalan Utama Kerumahnya, Pemilik Tanah : Kita Ada Sertifikat Sah

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:57 WIB

Bupati dan Kajari Empat Lawang saat sedang Tandatangani Perjanjian Kerjasama

Berita Terbaru