THR Belum Pasti, Gaji PPPK Paruh di Pemprov Sumsel Hingga Kini Belum Cair

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemprov Sumatera Selatan masih dihantui ketidakpastian. Bukan soal tugas atau penempatan, melainkan hak dasar mereka gaji yang hingga akhir Februari belum juga diterima.

Di tengah kebutuhan rumah tangga yang biasanya meningkat jelang Lebaran, kondisi ini memicu kegelisahan.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra menegaskan bahwa pembayaran bukan terkendala anggaran, melainkan proses administrasi yang belum sepenuhnya tuntas.

“Gaji PPPK sedang diproses untuk dibayarkan. Tidak ada kendala berarti, tinggal menyelesaikan administrasi,” ujar Edward, Jumat (27/2/2026).

Edward menjelaskan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki perjanjian kinerja dan mekanisme administrasi yang berbeda. Hal inilah yang membuat pencairan tidak bisa dilakukan serentak.

Sebagian OPD, kata dia, bahkan sudah menuntaskan proses dan membayarkan gaji. Namun untuk PPPK paruh waktu, jumlah yang masih dalam proses administrasi disebut lebih dominan.

“Ada OPD yang sudah selesai dan dibayarkan, tapi yang terbanyak masih dalam proses itu PPPK paruh waktu. Karena perjanjian kinerjanya berbeda-beda dan masih diselesaikan,” jelasnya.

Artinya, persoalan ini lebih pada sinkronisasi dokumen dan penyelesaian teknis di masing-masing perangkat daerah.

Meski belum menyebut tanggal pasti pencairan, Edward memastikan pembayaran ditargetkan rampung sebelum Idulfitri. Bahkan, gaji akan langsung dirapel hingga Februari 2026.

“Targetnya sebelum Lebaran sudah dibayarkan. Nanti langsung sampai bulan Februari,” katanya.

Jika terealisasi sesuai target, skema rapel ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban PPPK paruh waktu yang harus mengatur keuangan jelang hari raya.

Berbeda dengan kepastian gaji, Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PPPK paruh waktu masih belum jelas. Pemprov Sumsel mengakui belum mengalokasikan anggaran khusus untuk THR tahun ini.

Menurut Edward, kebijakan tahun lalu diserahkan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) masing-masing. Untuk tahun ini, keputusan masih menunggu evaluasi kondisi keuangan daerah.

“THR masih kita lihat kondisinya. Sejauh ini belum ada anggaran khusus,” pungkasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12
KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana
Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian
Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kehangatan Hari Pelanggan Nasional Lewat 1.000 Porsi Ayam Kecap Nusantara
Rotasi Ditubuh LBH Bima Sakti, DR Cornie Pania Putri Sah Tidak menjabat Wadir Bima Sakti 
Demi Keselamatan Pengendara, Tol Palembang Sempat Buka-Tutup Akibat Kabut Pagi
Terbongkar, Pria 38 Tahun Diduga Cabuli Tiga Anak di Palembang

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:12 WIB

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Senin, 7 September 2026 - 16:10 WIB

KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana

Senin, 7 September 2026 - 16:08 WIB

Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian

Senin, 7 September 2026 - 13:25 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah

Minggu, 6 September 2026 - 21:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kehangatan Hari Pelanggan Nasional Lewat 1.000 Porsi Ayam Kecap Nusantara

Berita Terbaru

Kota Palembang

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Senin, 7 Sep 2026 - 16:12 WIB

Kota Palembang

Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian

Senin, 7 Sep 2026 - 16:08 WIB