Terkait Keributan Pada Vaksinasi Anak di RSMH, Ini Kata Dirut RSMH

- Redaksi

Sabtu, 10 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Direktur Utama Rumah Sakit Moh. Hosein dr Bambang Eko Sunaryanto memberikan pernyataan terkait sempat terjadinya keributan orang tua atau peserta vaksinasi. Eko menerangkan jika hal ini terjadi karena vaksinasi masal untuk anak 12 sampai 17 tahun yang diselenggarakan RSMH, banyak dihadiri peserta diuar kriteria.

Awalnya RSMH memang memfokuskan vaksinasi kepada usia 12-17 tahun saja. Tapi ternyata ada juga yang mendaftar di luar usia kriteria.

“Pertama kami mencoba untuk menerima mereka (peserta di luar usia anak), karena ingin memberikan kepuasan kepada masyarakat. Namun, seiring waktu bergulir sekitar pukul 08.30 peminatnya semakin banyak dan di luar kendali,” kata Eko, Sabtu (10/7/2021).

Tingginya animo masyarakat ditambah banyak peserta yang tidak mendaftar online, juga ikut mengantri. Menjadikan pihaknya ingin membubarkan dahulu Vaksinasi hari ini, dan di lanjutkan pada senin nanti. Usai diberikan instruksi ini, banyak orang tua yang sudah menunggu sejak pagi tidak ingin Vaksinasi di tunda sampai Senin. Mereka beramai-ramai memprotes kebijakan dari RSMH.

“Hari ini saja jumlah pendaftar 3.086 orang, sedangkan anak-anak dan remaja hanya 30-40 persennya saja. Hari ini kami akan menyelesaikan vaksinasi kepada 1.100 pendaftar vaksin anak dan dewasa. Sisanya akan dilanjutkan Senin sampai Jumat dari pukul 08.00 hingga 15.00,” katanya.

Untuk saat ini pendaftaran vaksinasi di RSMH sudah ditutup, sampai menyelesaikan jumlah pendaftar di hari ini. Pihaknya juga akan mengantisipasi lonjakan pendaftar dengan menyediakan lokasi yang lebih luas.

“Kalau 3.086 orang ini sudah selesai divaksin, barulah pendaftaran online vaksinasi dibuka lagi, ” pungkasnya. (Jak)

Berita Terkait

LIKE IT 2026 Series #1: BI Dorong Generasi Muda Melek Investasi, Hindari FOMO Keuangan
100 Hari Kerja Pengurus Baru YPLP PT PGRI Sumsel Fokus Benahi Fasilitas Pegawai dan Dosen
Anggaran Rp7,9 Miliar Tuai Kritik, DPRD Sumsel Pastikan Tetap Diawasi dan Bisa Lebih Hemat
Dipinjamkan Rp 90 Juta Tak Dikembalikan, Anang Laporkan Teman Sendiri ke Polisi
Aksi Keempat SIRA-PST, Desak Kejati Sumsel Tuntaskan Kasus Gratifikasi DPRD Muara Enim
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Pasar Murah, Ringankan Beban Kebutuhan Pokok Warga Lubuk Linggau
Dugaan Pasien Dipaksa Pulang Disorot SIRA, RSMH Palembang Tegaskan Kondisi Stabil dan Masuk Perawatan Paliatif
NGASAB, Gaya Baru Experience Ride Komunitas Honda Palembang

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:32 WIB

LIKE IT 2026 Series #1: BI Dorong Generasi Muda Melek Investasi, Hindari FOMO Keuangan

Jumat, 17 April 2026 - 15:39 WIB

Anggaran Rp7,9 Miliar Tuai Kritik, DPRD Sumsel Pastikan Tetap Diawasi dan Bisa Lebih Hemat

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

Dipinjamkan Rp 90 Juta Tak Dikembalikan, Anang Laporkan Teman Sendiri ke Polisi

Kamis, 16 April 2026 - 12:34 WIB

Aksi Keempat SIRA-PST, Desak Kejati Sumsel Tuntaskan Kasus Gratifikasi DPRD Muara Enim

Rabu, 15 April 2026 - 21:05 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Pasar Murah, Ringankan Beban Kebutuhan Pokok Warga Lubuk Linggau

Berita Terbaru