Teddy Merasa di Rugikan Debat Pilkada Hanya Sampai Segmen 1

- Redaksi

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Debat kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) malam tadi berakhir di Segmen 1 karena ada satu Pasangan Calon yang Walk Out dari Venue Debat. di The Hotel Zuri, Palembang, Minggu (17/11/2024) malam.

Calon Bupati OKU nomor urut 02, Teddy Meilwansyah, bersama pasangannya Marjito Bachri (BERTAJI), mengaku terkejut dengan insiden walk out (WO) yang dilakukan oleh Paslon 01, Yudi Purna Nugraha-Yenny Elita Sofyan Sani (YPN-YESS).

Tak hanya itu, Teddy merasa dirugikan dihentikannya Debat pada segmen 1 karena ia dan pasangannya tak bisa menyampaikan visi misi dengan baik dan tak bisa mendalami program yang akan diberikan kepada masyarakat jika ia terpilih menjadi Bupati OKU.

” Ya jelas kami dirugikan, karena tak bisa menjelaskan secara detail tentang Visi Misi program yang kami tawarkan kepada masyarakat,” kata Teddy.

Terkait pihaknya yang disalahkan melanggar aturan, Teddy menyampaikan jika protes itu hanya terkesan dibuat buat. Ia berkata jika bahwa pihaknya tidak melanggar aturan apa pun selama debat tersebut.

“Semua pendukung kami sudah sesuai aturan, memakai ID yang terdaftar, tidak ada ID palsu. Saya melihat tuduhan ini terkesan dibuat-buat, saya tidak mengerti ada apa ini. Tiba-tiba mereka langsung keluar dan mengatakan tidak adil, kami saja tidak kenal sama EO nya,” ungkap Teddy.

Teddy juga menekankan bahwa kampanye BERTAJI akan terus berlangsung dengan santun, sesuai dengan tagline mereka, “Mari Sayangi OKU.” Ia berharap masyarakat bisa melihat dengan jelas siapa yang pantas untuk dipilih dalam Pilbup OKU.

“Kami BERTAJI akan menyajikan kampanye politik yang santun dan penuh dengan kesejukan, karena kami memiliki tagline ‘Mari Sayangi OKU.’ Mudah-mudahan masyarakat tahu mana yang menjadi pilihan di hati,” tutupnya.

Diketahui kericuhan pada debat Kedua Pilkada OKU terjadi pada segmen 1 usai penyampaian Visi Misi Paslon 01 YPN-YESS. Tim Pemenangan Paslon YPN-YESS merasa jika Tim Paslon 02 lebih banyak dari aturan yang ditentukan sebanyak 30 pendukung yang diperbolehkan masuk dalam ruangan debat.

Berita Terkait

Kasus Penusukan Maut di Mendingin Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku
Korupsi Dana Pokir OKU: Ahmad Thoha Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Mendra SB 2 Tahun
Gubernur Herman Deru Resmikan Groundbreaking Perbaikan Jalan Batu Kuning–Kurup untuk Percepat Mobilitas Warga OKU
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Kemandirian Ekonomi Hijau Lewat Budidaya Lebah Trigona di Desa Tanjung Dalam
“Belanting River Tubing Ayakh Ugan” Desa Kelumpang Sumsel Leburkan Ekowisata,Lingkungan dan Berdayakan Masyarakat
Polsek BMT Goes To School, Ingatkan Semangat Nasionalisme dan Memberikan Edukasi Keamanan
Antusiasme Warga Sambut Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Desa Tanjung Kemala OKU
Wujudkan Generasi Sehat, Tim Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Kabupaten OKU, Sumatera Selatan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:18 WIB

Kasus Penusukan Maut di Mendingin Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku

Senin, 2 Maret 2026 - 17:37 WIB

Korupsi Dana Pokir OKU: Ahmad Thoha Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Mendra SB 2 Tahun

Senin, 1 Desember 2025 - 16:04 WIB

Gubernur Herman Deru Resmikan Groundbreaking Perbaikan Jalan Batu Kuning–Kurup untuk Percepat Mobilitas Warga OKU

Senin, 3 November 2025 - 11:20 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Kemandirian Ekonomi Hijau Lewat Budidaya Lebah Trigona di Desa Tanjung Dalam

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:34 WIB

“Belanting River Tubing Ayakh Ugan” Desa Kelumpang Sumsel Leburkan Ekowisata,Lingkungan dan Berdayakan Masyarakat

Berita Terbaru