Tag: Banyuasin

  • Polsek Rambutan Amankan Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan

    Polsek Rambutan Amankan Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kepolisian Sektor (Polsek) Rambutan Polres Banyuasin berhasil ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan, Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 Ayat (1) ke 3 dan 5 KUHPidana.

    Pengungkapan kasus ini dalam Operasi sikat Musi 2024 dengan dasar Surat Telegram Rahasia Kapolda Sumsel, nomor : STR / 126 / V / OPS. 1.3 / 2024, Tanggal 13 Mei 2024 tentang TMT Ops Mandiri Kewilayahan Sikat I Musi 2024.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo mengatakan bahwa kronologis kejadian tersebut terjadi pada Selasa, tanggal 09 April 2024, sekira pukul 01.00 WIB di Lorong Sepakat Dusun II Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin.

    Dimana, lanjut AKP Sutedjo, telah terjadi Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan yang dilakukan oleh Pelaku BI dengan cara pelaku masuk ke dalam kabin jukung milik korban Amsa dengan cara mencongkel jendela dengan menggunakan obeng hingga jendela terbuka kemudian masuk ke dalam kabin bawah mengambil 1 buah Aki lalu keluar dan ditaruh di atas samping jukung.

    Kemudian masuk lagi mengambil 1 buah Aki lagi lalu keluar dan ditaruh diatas samping jukung, kemudian masuk lagi mengambil 1 buah Aki lagi lalu keluar dan ditaruh diatas samping jukung, kemudian masuk lagi mengambil 1 buah gerinda lalu keluar dan ditaruh diatas samping jukung.

    “Selanjutnya masuk lagi mengambil 1 buah mesin bor lalu ditaruh diatas samping jukung, kemudian pada saat pelaku BI mengangkut barang – barang tersebut untuk dibawa ke rumahnya ternyata ketahuan oleh saksi Alimin yang sedang berada di jukung sebelahnya dan saksi Alimin menangkap BI namun BI meronta dan berhasil melarikan diri,” kata AKP Sutedjo.

    Karena pelaku berhasil melarikan diri akhirnya saksi Alimin berteriak Maling sambil mengejar BI dibantu oleh saksi Amirudin namun BI tetap berhasil melarikan diri.”Atas kejadian tersebut korban Amsa selaku pemilik barang bersama – sama Alimin dan Amirudin melapor ke Mapolsek Rambutan,” jelas dia.

    AKP Sutedjo menuturkan, pelaku berhasil diamankan Pada Jumat, tanggal 24 Mei 2024 dimana Kanit Reskrim mendapat informasi keberadaan pelaku BI sedang berada di Jalan Kemang Manis Kecamatan IB I Kota Palembang.

    Kemudian Kapolsek Rambutan memerintahkan Kanit Reskrim dan Team untuk melakukan Penyelidikan dan Penangkapan terhadap Pelaku BI sekira pukul 13.30 WIB, tanpa perlawanan dan pelaku BI mengakui semua perbuatannya. Dan pelaku dibawa ke Mapolsek Rambutan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    “Selain mengamankan pelaku juga turut disita barang bukti (BB) berupa 3 (buah) Aki/Baterai, 1 ( satu) buah mesin gerinda, 1 ( satu) buah mesin bor, dan 1 (satu) buah payung warna merah ( alat yang digunakan pelaku saat melakukan pencurian),” pungkas dia.

  • Gandeng Damkar Banyuasin, Lapas Banyuasin Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana Kebakaran

    Gandeng Damkar Banyuasin, Lapas Banyuasin Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana Kebakaran

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel mengikuti pelatihan dan sosialisasi penanggulangan bencana kebakaran di aula dan Lapangan Lapas pada Sabtu (25/5).

    Kegiatan ini hasil kerja sama pihak Lapas dengan Sat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuasin yang memiliki Tugas dan Fungsi penanggulangan kebakaran.

    Kegiatan pelatihan ini diikuti seluruh pejabat struktural, JFU dan JFT Lapas Kelas IIA Banyuasin serta perwakilan dari warga binaan.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Ops Penanggulangan Bencana Muhammad Albar, SH didampingi dengan petugas pemadam yakni Iskandar, SE, Rake Sandi, S.Sos dan Krismanto Silain, SH.

    Pelatihan diawali dengan materi dari Iskandar, SE tentang pengenalan apa saja penyebab terjadinya kebakaran, jenis-jenis alat pemadam, dilanjutkan dengan penanganan dan penggunaan peralatan pendukungnya serta praktik pemadam api langsung.

    “Pada kesempatan ini kami sampaikan penyebab terjadinya kebakaran serta cara menanggulanginya, lalu ada juga pengenalan mengenai macam alat-alat dan fungsi pemadam kebakaran. Namun, yang utama saat mengalami bencana seperti kebakaran adalah ketenangan serta tidak panik,” ungkapnya.

    Sementara Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom menyampaikan, kegiatan pelatihan ini menjadi langkah deteksi dini terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban yang disebabkan oleh bencana non alam seperti kebakaran.

    “Di samping itu juga dalam rangka persiapan akreditasi Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Banyuasin, sehingga para tenaga kesehatan memahami tata cara penanganan pertama jika terjadi kebakaran,” pungkasnya.

  • 3 Aplikasi Prakiraan Cuaca Pantau Cuaca Ekstrem Saat Liburan

    3 Aplikasi Prakiraan Cuaca Pantau Cuaca Ekstrem Saat Liburan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Saat hari libur panjang biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia untuk menghabiskan waktu untuk liburan bersama keluarga. Namun, kondisi cuaca ekstrem yang melanda hingga awal tahun membuat saat liburan menjadi tidak tenang.

    Terkait hal diatas, terdapat beberapa aplikasi prakiraan cuaca yang bisa dimanfaatkan untuk memantau kondisi cuaca terkini. Hal ini disampaikan Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo.

    “Mau liburan pastikan cuaca saat ingin berpergian dengan cara pantau aplikasi untuk melihat kondisi cuaca cerah, berawan, hujan biasa, hujan badai, berangin. Pastikan perjalanan anda dari bencana longsor, pastikan tempat wisata aman dari gunung meletus, dan pastikan tempat wisata dari gempa bumi,” kata AKP Sutedjo.

    Dijelaskan AKP Sutedjo, bahwa ada 3 aplikasi prakiraan cuaca untuk pantau cuaca ekstrem ditengah liburan, pertama Weather Radar. Aplikasi prakiraan cuaca pertama yang bisa kamu manfaatkan adalah Weather Radar. Aplikasi ini memiliki fitur utama memantau cuaca terkini dan yang akan terjadi selama tujuh hari kedepan (prakiraan cuaca).

    “Aplikasi Weather Radar memiliki peta yang dapat menampilkan kondisi badai, hujan, serta awan terkini. Namun, aplikasi ini hanya tersedia untuk Handphone Android dan dapat diunduh melalui Google Play Store,”ujar dia.

    Kedua, aplikasi RainViewer. Aplikasi prakiraan cuaca kedua yakni RainViewer. Sama seperti aplikasi sebelumnya, aplikasi RainViewer memiliki fitur utama untuk memantau cuaca terkini hingga tujuh hari kedepan serta menyediakan informasi prakiraan hujan dan badai di peta.

    “Aplikasi RainViewer menyediakan informasi badai dalam 90 menit ke depan. Tidak hanya untuk Android, aplikasi ini juga tersedia di toko aplikasi App Store (untuk iPhone),” terang dia.

    Ketiga, aplikasi Windy. Aplikasi terakhir yang bisa kamu manfaatkan ialah Windy. Aplikasi ini juga menampilkan kondisi cuaca terkini hingga tujuh hari ke depan (prakiraan cuaca) namun disertai dengan visual yang menarik.

    “Aplikasi Windy juga menyediakan fitur informasi kecepatan angin, curah hujan, dan suhu. Aplikasi ini bisa diunduh melalui App Store dan Google Play Store,” pungkas dia. (Adm)

  • Empat WBP Lapas Banyuasin Terima Remisi Pada Hari Raya Waisak 2568 BE

    Empat WBP Lapas Banyuasin Terima Remisi Pada Hari Raya Waisak 2568 BE

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Empat orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin yang beragama budha mendapat remisi khusus pada perayaan Waisak, Kamis(23/4).

    Penyerahan SK Remisi Nomor : PAS-852.PK.05.04 Tahun 2024 diserahkan secara simbolis oleh Kepala Lapas Jhonny H Gultom di ruang rapat Lapas Kelas IIA Banyuasin.

    Keempat warga binaan tersebut mendapatkan pengurangan masa pidana karena berperilaku baik dan berpartisipasi aktif dalam berbagai program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas serta telah memenuhi syarat Administratif dan Substantif.

    Warga binaan yang mendapatkan remisi khusus ini, diketahui aktif dalam program-program seperti pelatihan keterampilan, kegiatan keagamaan, dan program pembinaan moral.

    Warga binaan yang mendapat remisi khusus Waisak adalah (J) : 1 Bulan, (SS) : 1 Bulan, (T) : 1 Bulan dan (AHS) : 15 Hari.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin mengungkapkan, pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya dan komitmen keempat warga binaan dalam menjalani masa hukuman dengan sikap positif dan penuh tanggung jawab.

    “Remisi khusus Waisak ini diberikan kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan serta keikutsertaan dalam program pembinaan yang diselenggarakan,” jelasnya.

  • Satres Narkoba Polres Banyuasin Ikuti Latihan VCD Fungsi Satuan Narkoba Tambah Pengetahuan

    Satres Narkoba Polres Banyuasin Ikuti Latihan VCD Fungsi Satuan Narkoba Tambah Pengetahuan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN,– Polisi resor (Polres) Banyuasin Polda Sumsel, mengikuti latihan VCD fungsi satuan narkoba sebagai salah satu reformasi yang dijalankan Polri. di Lantai 7 Gedung Presisi Polda Sumsel, Rabu (22/5).

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo mengatakan, pelatihan VCD fungsi satuan narkoba ini untuk memberikan tambahan pengetahuan terkait penyelidikan dan penyidikan dalam kasus narkotika dan obat terlarang.

    “Pelatihan diisi dengan penyampaian materi tentang penyelidikan dan penyidikan kasus narkoba oleh Kasatnarkoba Polres Banyuasin AKP Najamudin SH dan peserta dari anggota narkoba Polres Banyuasin,” jelas AKP Sutedjo.

    AKP Sutedjo menyebut, hal ini sebagai rangkaian pelaksanaan reformasi yang dijalankan oleh Polri dan merupakan proses berkesinambungan dalam membangun perubahan budaya Polri, Satuan Reserse Kriminal Polres Banyuasin.

    Program Pelatihan VCD Fungsi ini, rutin kita laksanakan dalam sebulan sebanyak 1 kali, selain sebagai penyerta pembelajaran juga bertujuan untuk lebih mengefektifkan dan mengefisienkan upaya mempercepat terwujudnya pelayanan Polri yang bernilai tambah, agar segera dapat dirasakan oleh masyarakat.

    “Maka dari itu, Saya mengajak kepada rekan-rekan anggota untuk dapat menyimak dengan serius materi yang disampaikan oleh penyaji,” tutur dia.

    Materi yang diberikan adalah pengertian tentang Penyelidikan. Disini para anggota diperlihatkan tentang definisi dan dasar-dasar dalam melakukan penyelidikan. Tidak hanya itu saja, peserta pelatihan juga mendapatkan tambahan materi penyelidikan yaitu penyelidikan Trafficking in person.

    Ia juga memaparkan, tentang bagaimana langkah yang perlu dilakukan oleh penyelidik Polri, dalam melaksanakan penyelidikan mulai dari tahap persiapan sampai dengan pelaksanaannya baik berupa interview, observasi, surveillance serta undercover sehingga nantinya akan memperoleh petunjuk tentang Saksi, Tersangka dan Barang Bukti, dan diharapkan nantinya suatu tindak pidana menjadi jelas.

    “Setelah mengikuti pembelajaran melalui Pelatihan VCD Fungsi Reskrim, tentang teknik Penyelidikan ini, diharapkan rekan-rekan anggota dapat memperoleh pemahaman dan keterampilan tentang teknik interview, teknik observasi, Tehnik Surveilance dan teknik Undercover yang benar,” terang dia. (Adm).

  • Kurir Narkoba di Suak Tapeh Diamankan Satres Narkoba Polres Banyuasin

    Kurir Narkoba di Suak Tapeh Diamankan Satres Narkoba Polres Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Satres Narkoba Polres Banyuasin berhasil mengamankan salah seorang pelaku yang diduga melakukan tindak pidana Narkotika jenis Ekstasi, Sabtu tanggal 18 Mei 2024 sekira pukul 21.00 WIB. Diketahui pelaku adalah AW, yang merupakan warga Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo mengatakan, bahwa pelaku salah Pengedar/kurir dan dari penangkapan ini turut diamankan barang bukti berupa 10 Kantong yang diduga narkotika jenis ekstasi dengan rincian, 9 kantong narkotika jenis ekstasi logo lion warna hijau berjumlah 905 Butir.

    Selanjutnya, 9 kantong narkotika jenis ekstasi logo superman warna orange berjumlah 90 Butir, 1 kantong narkotika jenis ekstasi warna orange dalam bentuk serbuk berat bruto 0,86, 1 Buah Kaleng berlakban, 1 Unit Handphone android, 1, dan Unit Sepeda Motor merk Honda Beat warna Hitam.

    “Pelaku dikenakan Primer Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,”. Ujar Kasi Humas Polres Banyuasin saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Selasa (21/5).

    AKP Sutedjo menerangkan, pelaku berhasil diamankan pada Sabtu, tanggal 18 Mei 2024, sekira Pukul 21:00 WIB di Jl. Palembang-Sekayu Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin. Dan dilakukan penggeledahan ditemukan 10 Kantong yang diduga narkotika jenis ekstasi yang dimasukkan kedalam 1 Buah kaleng yang dilakban.

    Kemudian, 1 Unit Handphone android dan 1 Unit Sepeda motor merk Honda Beat warna hitam. Karena diduga melakukan Tindak Pidana setiap orang tanpa hak atau Melawan Hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika dan memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I Jenis Ekstasi.

    “Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Primer Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Atas kejadian tersebut tersangka beserta barang bukti di bawa ke Polres Banyuasin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas dia. (Adm)

  • Istri Gugat Cerai, AS Bacok Kedua Mertuanya

    Istri Gugat Cerai, AS Bacok Kedua Mertuanya

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Menindaklanjuti Laporan Polisi Nomor : LP/B.15/V/ 2024/ SPK/ SEK MUARA TELANG/RES BANYUASIN/POLDA SUMSEL, Tanggal 18 Mei 2024, Polsek Muara Telang berhasil mengamankan pelaku penganiayaan berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 Ayat (2) KUHP.

    Kejadian tersebut terjadi pada Jumat, tanggal 17 Mei 2024, sekira jam 21.00 WIB di Jalan Jembatan 6 Dusun III RT.13 RW.06 Desa Telang Karya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin. Dimana pelakunya adalah AS (24) yang beralamat di Jalur 8 RT.13 RW.07 Desa Telang Rejo Kecamatan Muara Telang.

    Sementara korban adalah Suhartini (41) seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Dusun III RT.13 Rw.06 Desa Telang Karya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin.

    Kapolsek Muara Telang Iptu Ahmad Iqbal SH MH mengatakan, atas kejadian ini korban Suhartini mengalami luka berat.

    “Motif, pelaku AS emosi kepada korban yang merupakan mertuanya, karena diduga mempengaruhi istri pelaku untuk berpisah/bercerai dengan pelaku,’ ungkap Kapolsek Muara Telang.

    Menurut Kapolsek Iptu Ahmad Iqbal, awal mula kejadian tersebut dimana sebelumnya antara keluarga korban dan pelaku sudah sering ribut masalah rumah tangga, sehingga pelaku pisah rumah dan tinggal di rumah orang tuanya selama sekira 6 bulan.

    Dan pada waktu kejadian tersebut, lanjut Kapolsek, pelaku mendapatkan khabar bahwa istinya yang bernama Latifatun Nimah sudah mengurus perceraian, lalu pelaku menelpon istrinya namun tidak diangkat, sehingga pelaku emosi dan langsung mendatangi rumah mertuanya dengan membawa 1 bilah pedang samurai.

    “Kemudian pelaku datang ke rumah mertuanya dari jalan belakang lalu masuk kedalam rumah melalui pintu belakang yang tidak tertutup, lalu tanpa perkataan lagi langsung menyerang korban yang sedang duduk di teras depan rumah,” jelas dia.

    Pertama pelaku menyerang mertua laki-laki bernama M. Nur Sahid, dengan cara membacok korban menggunakan pedang samurai sebanyak 2 kali yang mengenai bagian lengan dan bibir, lalu pelaku mengejar mertua perempuan bernama Suhartini dengan cara membacok menggunakan pedang samurai secara berulang-ulang.

    “Pembacokan ini mengenai bagian tangan, jari, kepala dan bahu, kemudian saksi Martawi langsung memisahkan dengan cara memeluk tubuh pelaku dan berteriak minta pertolongan sehingga tetangga datang dan berhasil mengamankan pelaku,” kata dia.

    “Akibat kejadian tersebut korban Suhartini mengalami luka robek di kepala, luka di tangan kanan, jari jempol tangan kiri putus dan luka di bagian bahu, sehingga korban langsung dibawa ke RS.Muhamad Husein Palembang untuk mendapatkan perawatan, Kemudian pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polsek Muara Telang,” ujar dia.

    Kapolsek menuturkan, pelaku berhasil diamankan pada Jumat, tanggal 18 Mei 2023, sekira pukul 21.30 WIB, Personil Bhabinkamtibmas Polsek Muara Telang mendapatkan informasi bahwa adanya pelaku penganiayaan yang diamankan dan dihakimi masa.

    Kemudian Kapolsek Muara Telang Iptu Ahmad Iqbal SH MH memerintahkan Kanit Reskrim dan Anggota untuk menuju TKP, dan memang benar terdapat 1 orang laki-laki an. AS yang diduga sebagai pelaku penganiayaan sudah dalam keadaan terikat tali dan memar-memar di bagian wajah dan tubuhnya.

    Sedangkan korban sudah dibawa menuju ke Rumah Sakit Palembang, kemudian Personil Polsek bersama Kepala Desa dan Keluarga langsung membawa terduga pelaku AS menuju ke Puskesmas Telang Jaya untuk melakukan pemeriksaan medis.

    Lalu terhadap pelaku di rujuk ke RS Bhayangkara untuk melakukan pemeriksaan dalam (Rontgen) dan dinyatakan oleh Dokter RS Bhayangkara, bahwa pelaku baik-baik saja, kemudian pada hari Sabtu, tanggal 29 Mei 2024, sekira pukul 22.00 WIB terhadap pelaku dibawa ke Kantor Polsek Muara Telang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    “Selain mengamankan pelaku juga turut disita barang bukti (BB) berupa 1 Bilah Pedang Samurai milik pelaku. Dan kini pelaku telah mendekam di Hotel Pradeo Mapolsek Muara Telang,” pungkas dia . (Adm)

  • Sejumlah Dukungan Terus Mengalir Untuk Pakde Slamet

    Sejumlah Dukungan Terus Mengalir Untuk Pakde Slamet

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Dukungan terus mengalir dari kalangan masyarakat kepada Bakal calon Bupati Banyuasin Slamet Somosentono, jika sebelumnya dari sejumlah tokoh bugis wilayah perairan. Kali dukungan disampaikan langsung dari komunitas jaranan atau kuda lumping kabupaten Banyuasin saat perayaan dua tahun grup jaranan Satria Manunggale Asmoro Desa Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa, Minggu (19/05) sore.

    Ketua grup Jaranan Satria Manunggal Asmoro, Toni menyebutkan, Pak De Slamet merupakan tokoh yang sangat peduli terhadap budaya dan kearifan lokal salah satunya kesenian kuda lumping. Dan tentunya tokoh yang seperti ini kita mendukung sekali jika menjadi pemimpin nantinya.

    “Terimakasih kami haturkan kepada orang tua kami, Pak De Slamet yang telah hadir ditengah-tengah masyarakat Pangkalan Benten. Ulang tahun ke-2 grup kuda lumping ini banyak dihadiri oleh puluhan grup kuda lumping dari daerah lainnya di kabupaten Banyuasin. Dalam kesempatan ini kami menyampaikan Pak De Slamet merupakan sosok yang sederhana dan merakyat. Figur dan ketokohan beliu dalam terjaganya kebudayaan dan kearifan lokal Kuda Lumping di Bumi Sedulang Setung,” kata Toni.

    “Sebenarnya sudah dari tahun 2017 lalu kami menyampaikan kepada beliau agar mencalonkan sebagai Bupati. Namun alhamdulillah meski demikian dengan hadirnya beliau menjadi Wakil Bupati terlebih dahulu. Nah pada pemilu tahun 2024 ini marilah kita sama-sama mendoakan dan mendukung beliau (Pak De Slamet) agar kedepan menjadi bupati Banyuasin 2025-2030 mendatang. Tadi kami diberi cindra mata berupa udeng oleh beliau, nah cindra mata itu kami bagikan kepada grup-grup kuda lumping yang hadir dalam acara hari ini,” tutup Toni.

    Sementara itu Bakal Calon Bupati Banyuasin, Slamet Somsentono menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan masyarakat kepada dirinya dan Slamet Somosentono juga berkisah asal muasal jaranan atau kuda lumping.

    “Sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat bahwasanya pada pemilu kemerin kita telah bersama-sama memenangkan bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Dan tentunya terimakasih sekali atas dukungan yang disampaikan masyarakat kepada saya untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati Banyuasin. Tentunya dukungan ini menjadi semangat saya agar terus berjuang dan turun bersama masyarakat. Jika selama lima tahun belakangan Banyuasin Bangkit, nah lima tahun kedepan Banyuasin Maju Bersama,” kata Wakil Bupati Banyuasin 2018-2030.

    “Jaranan atau kuda lumping ini merupakan turunan dari reog yang kemudian menjadi kesenian tersendiri yang terus berkembang dilingkungan masyarakat. Kesenian ini menjadi hiburan kalangan masyarakat yang cinta terhadap kebudayaan. Tentunya nanti kesenian ini akan terus dilestarikan agar anak cucu kita nanti tetap mengenal budaya asli bangsa kita,” tutup ketua DPC Gerindra Banyuasin ini.

  • Ambil Formulir Cabub di Demokrat, Slamet Cerita Pernah Bersama Demokrat Dalam 2 Pemilu

    Ambil Formulir Cabub di Demokrat, Slamet Cerita Pernah Bersama Demokrat Dalam 2 Pemilu

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Bakal Calon Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono menunjukan keseriusannya menggandeng Parti Demokrat berjalan bersama dalam mewujudkan Banyuasin Maju. Hal tersebut disampaikan langsung Slamet Somosentono saat mengembalikan berkas bakal calon bupati di Kantor DPC Partai Demokrat Banyuasin, Senin siang lalu.

    Slamet bernostalgia menceritakan perjalanannya pernah menjadi Tim Pemenangan untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada periode kedua tahun 2009.

    “Dengan Partai Demokrat ini saya cukup akrab, dulu sewaktu pemilu 2009 saya menjadi salah satu tim pemenangan untuk bapak Susilo Bambang Yudhoyono di periode kedua beliau dan alhamdulillah beliau menang jadi Presiden. Terus kita juga bersama-sama dalam pilkada Banyuasin tahun 2018 lalu. Dan alhamdulillah kita juga menang,” kata Slamet Somosentono.

    “Nah pada Pilkada 2024 kali ini kita juga harus menang bersama-sama. Tapi bedanya kalau dulu saya sebagai calon wakil bupati kali ini saya mencalonkan diri sebagai Bupatinya. Alhamdulillah juga berkat kolaborasi bersama Demokrat dan Partai Pendukung lainnya, pada Pilpres 2024 berhasil mengantakan Bapak Prabowo dan Mas Gibran Rakabuming Raka menang di Banyuasin hampir 72 pesen. Kolaborasi ini perlu kita lanjutkan dong, untuk kemenangan yang berkelanjutan, menuju Banyuasin Maju” pungkas Pak De Slamet.

    Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Banyuasin Darul Qutni menyampaikan berterimakasih atas pengembalian formulir dan segera disampaikan ke DPP Demokrat melalui DPD Demokrat Sumsel.

    “Hari ini kami bersyukur dan berterimakasih kepada Pak De Slamet yang telah mengembalikan berkas yang diambil beberapa waktu yang lalu. Berkas ini kami terima dan akan kami sampaikan ke DPP Demokrat melalui DPD Demokrat Provinsi Sumatera Selatan,” kata Darul Qunti.

    “Setelah ini kami akan mengusulkan surat penugasan kepada DPP Partai Demokrat kepada siapa-siapa yang di tugaskan Partai Demokrat untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati yang diusulkan Partai Demokrat. Setelah muncul surat penugasan barulah nanti Partai Demokrat akan memeberikan rekomendasi siapa yang akan di usung Partai Demokrat untuk Pilkada Banyuasin. Kami berharap nantinya Pak De Slamet dapat dipilih sebagai Partai Demokrat,” tutup Darul Qutni.

  • Kerusakan Jalan Tegal Binangun Kian Memprihatinkan

    Kerusakan Jalan Tegal Binangun Kian Memprihatinkan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kerusakan jalan Tegal Binangun, Kelurahan Jakabaring Selatan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumsel kian memprihatinkan.

    Kerusakan ini bertambah parah karena curah hujan yang mengguyur membuat jalan hancur. Padahal jalan Tegal Binangun hanya berjarak 13 Km dari Kantor Gubernur Sumsel.

    Pantauan wartawan dilapangan Rabu 5 Mei 2024, kerusakan mulai terjadi ketika memasuki jalan Tegal Binangun. Terdapat beberapa titik lubang besar dan dalam serta digenangi oleh air.

    Kondisi tersebut sudah sangat membahayakan bagi pengendara khusus pengguna motor. Bukannya diperbaiki oleh Pemkab Banyuasin, justru jalan Tegal Binangun seolah dicuekin, hal tersebut menjadi keluhan warga.

    Kondisi Jalan Rusak di Tegal Binangun. Foto : Hafiz

    Dewi salah satu warga Tegal Binangun mengeluhkan jalan Tegal Binangun yang kian rusak parah. “Ya rusak parah, kalau hujan tidak terlihat lubang-lubang besar, kasihan anak-anak sekolah sering terbalik motornya,” ungkap Dewi, Rabu 8 Mei 2024.

    Apalagi saat ini musim penghujan, akibatnya jalan kian rusak. “Akibat jalan rusak juga mengakibatkan kemacetan karena mobil dan motor pelan-pelan ketika melintasi jalan rusak,” keluhnya.

    Senada dengan Andi sopir mobil yang ban pecah menuturkan, akibat jalan rusak laju ban mobil pecah.

    Diakuinya, kerusakan jalan sangat parah karena digenangi oleh air hujan. Apalagi kiri dan kanan jalan tidak mempunyai drainase sehingga air tidak bisa mengalir dan tergenang di jalan. “Sudah beberapa kali masuk di media sosial tapi tidak ada tindak lanjut dari Pemkab Banyuasin,” ucapnya.

    Padahal, Pemkab Banyuasin mengklaim wilayah Tegal Binangun ini masuk Banyuasin. “Coba saja kalau masuk Palembang mungkin pemerintah Palembang langsung memperbaikinya,” keluhnya.

    Sedangkan Deni, seorang pedagang di pasar Induk Jakabaring yang setiap hari melintasi jalur itu mengatakan akibat dari rusaknya jalan tersebut sudah banyak pengguna jalan yang celaka di jalur itu.

    “Selain sering menimbulkan kecelakaan, pecah ban, dan anak sekolah terjatuh, jalan rusak itu sangat menyusahkan kami pedagang,” tegasnya.

    Sebelumnya, pada Minggu 24 Maret 2024 lalu Pj Bupati Banyuasin Hani Sopiar Rustam bersama Plt Kepala Dinas PUTR Banyuasin, Apriansyah melakukan peninjauan sejumlah jalan rusak yang ada di wilayah Banyuasin. Seperti di Kecamatan Talang Kelapa dan Kecamatan Rambutan, Banyuasin.

    Pj Bupati Banyuasin meninjau di jalan perjuangan Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa yang rusak karena tergerus air. Setelah itu, Pj Bupati pun meninjau jalan lintas timur Palembang-Betung.

    Selanjutnya meninjau Jalan Tegal Binangun, Kelurahan Jakabaring Selatan. Di sini Pj Bupati Banyuasin melihat 3 titik jalan rusak parah.

    “Kami melakukan mengecekan, karena banyaknya keluhan masyarakat melalui sosial media terkait jalan yang rusak di Tegal Binangun,” kata Hani Syopiar Rustam didampingi Plt Kadis PUTR Apriansyah.

  • Dihari Ultah ke 50, H Askolani Ambil Formulir Calon Bupati di PDIP, Golkar dan PAN

    Dihari Ultah ke 50, H Askolani Ambil Formulir Calon Bupati di PDIP, Golkar dan PAN

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – H Askolani SH MH, Selasa (23/4) hari ini merayakan hari ulang tahun ke 50. Dihari spesial ini, Bupati Banyuasin periode 2018-2023 ini mengambil formulir calon Bupati di tiga partai politik di Kabupaten Banyuasin yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional.

    Formulir Balon Bupati pertama yang diambil H Askolani yakni di DPC PDIP Kabupaten Banyuasin, partai dimana dia menjabat sebagai Ketua DPC, formulir kedua di DPD Partai Golkar.

    Di Golkar, H Askolani beserta rombongan diterima langsung oleh Ketua DPD Golkar Irian Setiawan, Sekretaris Farida Ahyati Rochim dan sejumlah anggota dewan fraksi Golkar Suis Tiqlal Efendi.

    Sedangkan formulir Balon Bupati ketiga yang diambil H Askolani di Kantor DPD PAN Kabupaten Banyuasin. Di Partai berlambang matahari tersebut, ayah enam anak ini disambut sejumlah pengurus seperti Ulfa dan anggota dewan Sriyatun.

    ” Hari ini, saya ambil formulir di tiga parpol yakni PDIP, Golkar dan PAN. Saya ambil formulir ini didampingi pengurus DPC PDIP dan seluruh keluarga besar adik beradik saya. Ini sebagai bukti saya di dukung teman-teman PDIP dan Keluarga, ” kata H Askolani saat ambil formulir di DPD II Partai Golkar Banyuasin.

    Dijelaskan Askolani, bahwa rencananya dirinya akan mengambil formulir balon Bupati di semua partai yang membuka pendaftaran.

    ” Insyaallah semua partai saya akan daftar, alasannya karena membangun Banyuasin yang sangat luas ini tidak bisa cuma PDIP sendiri, tetapi perlu secara bersama-sama. Maka saya sangat berharap disamping PDIP, Partai Golkar dan PAN untuk bersama-sama dalam koalisi besar dalam Pilkada Banyuasin 2024 ini, “tegasnya.

    Ketika ditanya siapa calon Wakil Bupati pendampingnya? H Askolani menegaskan masih melakukan komunikasi yang sejumlah calon yang sudah mendaftar.

    ” Untuk calon Wabup, masih dalam tahap penjajakan dan komunikasi politik, “tegasnya.

    Ketika ditanya peluang tetap bersama dengan H Slamet, H Askolani mengatakan bahwa peluang tersebut masih bisa saja terjadi karena politik ini sifatnya dinamis. Namun yang perlu di ketahui bahwa Pakde Slamet sudah terang-terang menyatakan akan maju sebagai calon Bupati Banyuasin pada Pilkada 2024 ini.

    ” Saya ditinggal Pakde, bukan saya meninggal Pakde. Saya tidak ada sejarahnya meninggalkan teman tetapi kalau ditinggal oleh teman sering. Selama bersama memimpin Banyuasin hubungan kami baik-baik saja dan sejalan sampai akhir masa jabatan, “tegasnya.

    Ketua DPD Golkar Banyuasin Irian Setiawan menyambut baik pengambilan formulir balon Bupati oleh H Askolani. ” Untuk formulir balon Bupati, H Askolani merupakan calon pertama yang mengambil formulir di Golkar, “kata Irian.

    Dijelaskan Irian, pendaftaran balon Bupati dan Wabup Partai Golkar di buka dari tanggal 19-26 April 2024.

    ” Untuk formulir calon Bupati baru H Askolani yang ambil, sedangkan untuk balon Wabup sudah ada dua orang Ardi Arfani dan H Konar Zuber. Nanti setelah masa pendaftaran selesai akan dilakukan penggodakan oleh tim yang sudah di bentuk oleh DPD Golkar Banyuasin selanjutnya diproses di DPD I Partai Golkar Sumsel, “tegasnya.

    Siapapun nanti yang diusung Partai Golkar lanjut Irian Setiawan, tentu akan didukung penuh. ” Siapapun yang diputuskan oleh Partai Golkar, akan kita dukung dan kita menangkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin. (Rilis)

  • UPT Puskesmas Suak Tapeh Gele Lokakarya Mini Lintas Sektoral Tahun 2024

    UPT Puskesmas Suak Tapeh Gele Lokakarya Mini Lintas Sektoral Tahun 2024

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, bukanlah menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, Puskesmas atau rumah sakit semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama secara kolektif semua elemen bangsa.

    Hal ini baik yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak. Karena kesehatan memiliki relasi dan dampak besar pada semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, sosial dan sebagainya, karena semua hal tidak akan berjalan jika pelaku atau manusianya tidak sehat.

    Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas adalah salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemangku kepentingan, Camat sebagai pemerintah kecamatan, kepala desa sebagai representasi masyarakat desa.

    Kemudian, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan Puskesmas sebagai instasi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

    Terkait dengan hal tersebut, UPT Puskesmas Kecamatan Suak Tapeh menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor Tingkat Kecamatan Suak Tapeh tahun 2024 yang berlangsung di ruang rapat UPT Puskesmas Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Senin (22/4).

    Lokakarya mini lintas sektoral kali ini berfokus pada Penguatan Sinergitas dan Peran Serta Lintas Sektor Dalam Rangka Mendukung Pemantauan Status Gizi Balita di Posyandu wilayah Kecamatan Suak Tapeh Tahun 2024 dalam pencegahan stunting.

    Hadir dalam kegiatan ini, Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi, Kepala UPT Puskesmas Suak Hj Trisnasari SKM MKes, Korlab KB Suak Tapeh, Danramil Betung yang diwakili Sertu Dodi Irawan, Kapolsek Betung yang diwakili Bripka Nopiadi SH, dan para Kades Se- Kecamatan Suak Tapeh.

    Kepala UPT Puskesmas Suak Tapeh H Trisnasari SKM MKes menyampaikan, melalui kegiatan lokakarya mini lintas sektoral kali ini diharapkan terjadi penguatan kerjasama antar lintas sektor guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kecamatan Suak Tapeh.

    “Diharapkan adanya komitmen bersama seluruh lintas sektor di Kecamatan Suak Tapeh untuk menyukseskan rencana pelaksanaan kegiatan Puskesmas Suak Tapeh di tahun 2024 dengan mutu pelayanan yang meningkat,” harap H Teisnasari.

    Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Forkopimcam dan para stakeholder lainnya yang telah mendukung semua kegiatan Puskemas Suak Tapeh termasuk dalam kegiatan akreditasi.”Terima kasih atas dukungan semua pihak dan untuk akreditasi Puskemas Suak Tapeh telah mendapatkan sertifikat penghargaan,” ungkap dia.

    Sementara itu Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi mengapresiasi kepada seluruh lintas sektor yang telah bekerja sama pada tahun 2023 utamanya pada kegiatan akreditasi UPT Puskesmas Suak Tapeh dan komitmen mendukung kegiatan Puskemas Suak Tapeh ini agar lebih maju lagi.

    “Saya berharap kerjasama tetap terjalin di tahun 2024 serta menekankan setiap desa untuk proaktif dan siap siaga dalam menghadapi permasalahan di bidang Kesehatan maupun Bencana Alam di Kecamatan Suak Tapeh,” pesan dia.

    Pada Lokakarya Mini Lintas Sektoral kali ini diadakan penggalangan komitmen untuk ke seluruh lintas sektor yang ada di Kecamatan Suak Tapeh sebagai bentuk awal kesepakatan untuk meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan di Kecamatan Suak Tapeh. (Adm)

  • Dua Warga Dusun II Kampung Resam Desa Meranti Ditemukan Tewas

    Dua Warga Dusun II Kampung Resam Desa Meranti Ditemukan Tewas

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Warga Dusun II Kampung Resam Desa Meranti, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (20/4) sekitar pukul 12.00 WIB dihebohkan dengan kejadian tewasnya dua warga sekitar dengan kondisi luka tusuk senjata tajam (sajam).

    Korban pertama yang awal ditemukan yaitu Burhanudin (42) yang mengalami luka tusuk di perut sebelah kiri, dan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

    Kemudian korban kedua yaitu Purwa Ningsih (34) ditemukan sudah meninggal dunia di kebun karet miliknya dengan luka tusukan senjata tajam di bawah perut kiri dan kiri belakang.

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban Burhanudin ditemukan oleh saksi Endi Irawan, Heri dan Febriansyah saat hendak mengukur tanah, Sabtu 20 April 2024 sekitar pukul 11.15 WIB.

    Saat itu korban Burhanudin terjatuh dari sepeda motor yang sedang berjalan, dan berteriak meminta tolong. Kemudian saksi salah satunya Febriansyah yang merupakan anak kandung korban Burhanudin mendekat sudah melihat ayahnya bersimbah darah dengan luka di sebelah kiri.

    Kemudian oleh anak korban Febriansyah di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Banyuasin, karena luka yang dialami cukup parah akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan.

    Usai itu, Nurdin warga sekitar bersama warga lain melakukan penelusuran terhadap bekas jejak darah korban Burhanudin di jalan, dan setelah ditelusuri sampai di kebun karet sekitar 40 meter dari pondok Purwa Ningsih.

    Di lokasi itu, ditemukan korban Purwa Ningsih telah meninggal dunia dengan kondisi terluka bekas tusukan senjata tajam dibawa perut kiri dan luka tusuk kiri belakang.

    Di sekitar tempat kejadian perkara ditemukan baju kaos warna biru milik korban Burhanuddin bertumpukan dengan jilbab putih corak kembang milik korban Purwa Ningsih.

    Usai itu warga langsung melapor kepada aparat desa, kemudian menghubungi pihak kepolisian. Tidak selang lama, akhirnya Satreskrim Polres Banyuasin bersama Tim opsnal Polsek Betung mendatang tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

    Ketika dikonfirmasi Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Teguh Prasetyo SIK membenarkan adanya kejadian itu.

    “Benar adanya kejadian itu dan saat ini masih kita Lidik, untuk motif dan lainnya masih simpang siur. Belum ada petunjuk lain,”singkat dia.

    Terpisah, Kapolsek Betung Iptu Yully Mishardi SH ketika di konfirmasi lewat pesan WhatsApp juga membenarkan kejadian itu.”Ya Pak Adam benar sekali,” kata dia singkat. (Adm).

  • WBP Lapas Banyuasin Berhasil Wakili Banyuasin Lomba MTQ Tingkat Nasional HBP ke-60

    WBP Lapas Banyuasin Berhasil Wakili Banyuasin Lomba MTQ Tingkat Nasional HBP ke-60

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin bernama Saiin tampil apik dalam Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) antar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-60

    Hasilnya, Saiin berhasil melaju ke babak final dan bertanding secara nasional Bersama seluruh warga binaan di seluruh UPT Pemasyarakatan di seluruh Indonesia secara virtual pada, Senin (18/3).

    Bertempat di ruang Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Banyuasin, Saiin mengikuti perlombaan melalui aplikasi zoom. Peserta pada perlombaan kali ini berjumlah 33 orang. Bertindak sebagai juri.Ustadz H Muhammad Sidiq SThI MAg, Ustadz H Ahmad Dumyati MPdI, dan Ustazd Abdul Mun’im Hasan.

    Adapun kriteria penilaian meliputi tiga bidang, yakni Bidang Suara dan Lagu, Bidang Tajwid, dan Bidang Fashabah.

    Kalapas Kelas IIA Banyuasin, Jhonny H Gultom memberikan pujian dan aspresiasi kepada seluruh jajaran beserta tim sehingga berhasil mewakili Sumsel untuk melaju ke lomba tingkat Nasional.

    “Belajar tilawatil Quran menjadi salah satu program pembinaan di Lapas Kelas IIA Banyuasin, disini warga binaan diajarkan membaca Al Quran secara baik dan indah. Saudara Saiin ini termasuk salah satu warga binaan yang memiliki potensi yang sangat baik di bidang tersebut, oleh karena itu, kita ikut sertakan dia di perlombaan ini. Dan hasilnya sangat membanggakan,” ungkapnya. (Adm)

  • Lapas Banyuasin Terima Studi Tiru Pembangunan ZI dari Lapas Kelas IIA Bengkulu

    Lapas Banyuasin Terima Studi Tiru Pembangunan ZI dari Lapas Kelas IIA Bengkulu

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Membangun komitmen bersama Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Lapas IIA Banyuasin mendapat kunjungan Study Tiru Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Lapas Kelas IIA Bengkulu.

    Sebanyak 15 Orang petugas Lapas Kelas IIA Bengkulu yang melakukan kunjungan Study Tiru ke Lapas Kelas IIA Banyuasin yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu Yuniarto, Senin (04/3).

    Kegiatan disambut baik dan hangat oleh Kepala Lapas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom, dalam kesempatan tersebut, Kalapas memberikan materi penguatan terkait implementasi 6 (Enam) Area Perubahan dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM mulai dari, Manajemen perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

    Kemudian seluruh Tim Pokja Lapas IIA Bengkulu diajak berkeliling melihat fasilitas-fasilitas layanan di lingkungan Lapas IIA Banyuasin khususnya pada area-area layanan publik seperti ruang PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), ruang riksa, ruang kunjungan, ruang bermain anak, ruang laktasi, dan seluruh layanan publik serta diperlihatkan inovasi-inovasi lainnya.

    Acara dilanjutkan dengan paparan materi tentang langkah strategis dalam rangka mewujudkan Pembangunan Zona Integritas meraih predikat WBK oleh Ketua Pembangunan Zona Integritas Muhammad Faikar. Beliau menjelaskan bahwa kerja sama tim dan komitmen pimpinan merupakan aspek utama dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM.

    “Kelengkapan data dukung menjadi nilai yang paling utama dalam pembangunan ZI. Selain itu juga Sarana Prasarana, Fasilitas layanan yang memadai serta penerapan inovasi menjadi juga menjadi salah satu faktor penunjang penilaian,” jelasnya.

    Selain itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu Yuniarto mengatakan, melalui pelaksanaan kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi pendorong semangat dan komitmen para petugas Lapas Kelas IIA Bengkulu khususnya Tim Pokja untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas guna meraih predikat WBK.

    “Apa yang sudah kami tinjau disini mulai dari sarana pra sarana, inovasi serta yang lainnya akan kami pelajari dan terapkan di Lapas Kelas IIA Bengkulu sebagai Langkah kami dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi,” ungkapnya.

    Akhir kegiatan Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin memberikan kenangan berupa cinderamata kepada Kepala Lapas IIA Bengkulu. Sebelum kegiatan berakhir dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab, share sharing, tukar data dan informasi oleh masing-masing Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas. (Adm)

  • Mushola PN Pangkalan Balai di Resmikan, Sekda Banyuasin Harapkan Dapat Tingkatkan Spritual Penegak Hukum

    Mushola PN Pangkalan Balai di Resmikan, Sekda Banyuasin Harapkan Dapat Tingkatkan Spritual Penegak Hukum

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Ir Erwin Ibrahim  Eng meresmikan Mushola Al-Hakim dan Aula Prof 0 Syarifuddin SH MH yang bertempat di Gedung Kantor Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin lll, Jumat (1/3).

    Peresmian Mushola dan Aula ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Pengadilan Tinggi Palembang Dr Moh Eka Kartika EM SH MH bersama Sekda Ir Erwin Ibrahim dan Ketua Pengadilan Negeri Pangkalan Balai Nopita Dwi Wahyuni SH MH.

    Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Ir Erwin Ibrahim menyampaikan atas nama Pj Bupati Banyuasin mengucapkan selamat atas selesainya pembangunan Mushola Al-Hakim dan Aula Prof Dr HM Syarifuddin SH MH Pengadilan Negeri Pangkalan Balai.

    Penggunaan gedung Mushola ini sebagai tempat beribadah kepada Allah SWT dan gedung Aula ini sebagai tempat aktifitas kegiatan Pengadilan Negeri Pangkalan Balai untuk melayani masyarakat Banyuasin dan aktifitas lainnya.

    Melalui momentum silaturahmi acara peresmian ini, dapat semakin meningkatnya koordinasi dan sinergitas yang telah terjalin baik selama ini antara Pemerintah Daerah bersama Pengadilan Negeri Pangkalan Balai dalam wujud pembangunan infrastruktur.

    “Kami berharap dengan berdirinya Mushollah dan Aula ini dapat memberikan dampak positif yang baik kepada Pengadilan Negeri Pangkalan Balai, semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Erwin.

    Erwin Ibrahim mengapresiasi program study tour yang dijalankan oleh Pengadilan Negeri yang bertujuan untuk mengenali hukum kepada anak-anak meskipun baru dilaksanakan di Kecamatan Talang Kelapa dan Sembawa, pada saat ini juga telah bekerjasama dengan pesantren.

    “Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas sarana gedung baru Mushollah dan Aula ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat pencari keadilan dan selalu melakukan pemeliharaan gedung agar gedung tetap terawat,” jelas dia.

    Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Pangkalan Balai Nopita Dwi Wahyuni SH MH menjelaskan pembangunan Mushola Al-Hakim ini merupakan hasil sumbangsih dari beberapa pihak, dibangun berkat support dari hibah Pemkab Banyuasin dan donatur lainnya untuk Pengadilan Negeri Pangkalan Balai yang merupakan mitra kerja.

    Nantinya mushola ini bisa digunakan untuk kegiatan rohani dan menjaga silaturahmi antar pegawai, para pencari keadilan juga dapat melaksanakan sholat di Mushola Al-Hakim.

    “Rasa syukur saya sampaikan kepada Allah SWT, karena telah mengabulkan doa kami berkat Pemerintah Kabupaten Banyuasin kini keinginan kami terkabul dan tidak perlu jauh-jauh lagi untuk beribadah di Masjid Al-Amir bagi masyarakat yang ingin mencari keadilan,” ucap dia.

    “Perlu diketahui juga Pengadilan Negeri membuka program study tour yang disupport oleh Dinas Pendidikan mengenai narkotika dan asusila,” pungkas dia.

  • Kecamatan Rantau Bayur Juara Umum MTQ ke-XII, Camat Syaiful Azwar Mengaku Bangga

    Kecamatan Rantau Bayur Juara Umum MTQ ke-XII, Camat Syaiful Azwar Mengaku Bangga

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kecamatan Rantau Bayur berhasil menjadi juara umum pada perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII Tingkat Kabupaten Banyuasin Tahun 2024. Pada penutupan MTQ yang digelar di Alun – alun Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh, Minggu (25/2).

    Camat Rantau Bayur Syaiful Azwar SSos MSi saat dikonfirmasi mengaku bangga karena kafilah dari wilayahnya berhasil meraih juara umum MTQ tingkat Kabupaten Banyuasin. Hal itu tentunya berkat semangat dari peserta yang luar biasa menampilkan hasil terbaik, sehingga bisa mendapatkan nilai tinggi.

    “Alhamdulillah saya sangat bergembira dan berterimakasih karena berkat takdir Allah SWT Kecamatan Rantau Bayur sebagai juara umum MTQ ke-XII tahun 2024. Semoga kedepannya kita bisa pertahankan generasi-generasi Qurani untuk terus tumbuh di Kecamatan Rantau Bayur,” ucap Syaiful, Senin (26/2).

    Syaiful sapaan akrabnya juga berharap kedepannya perlombaan MTQ ini dapat dipertahankan dengan terus mengasah dan meningkatkan seluruh kemampuan kafilah yang ada di wilayahnya. Tentunya dengan terus melakukan koordinasi yang baik antara pemerintah dengan para ulama.

    Prestasi yang diraih tersebut, kata Syaiful, hasil kerja keras dari Pemerintah Kecamatan dan seluruh pihak dari Kecamatan Rantau Bayur yang intens dan solid melakukan pembinaan yang terintegrasi.

    “Kecamatan Rantau Bayur bisa meraih juara Umum kerena memang partisipasi dan semangat yang tinggi dari Kafilah yang kami utuskan dalam MTQ ini,” ungkap dia.

    “Selain itu kunci bisa meraih juara umum dengan membangun komunikasi yang baik antara pihak KUA, Pemerintah Kecamatan dan seluruh elemen Pemerintahan lingkup Kecamatan,” tandas dia. (Adm)

  • Pj Bupati Banyuasin Resmi Membuka MTQ Ke- XII Tingkat Kabupaten

    Pj Bupati Banyuasin Resmi Membuka MTQ Ke- XII Tingkat Kabupaten

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali menggelar pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke-XII tingkat Kabupaten Banyuasin tahun 2024, yang berlangsung mulai tanggal 22 s.d 25 Februari 2024.

    Pelaksanaan MTQ yang diikuti seluruh Kafilah Kecamatan se-Kabupaten Banyuasin dan pada tahun ini berlangsung di Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh sebagai tuan rumah. MTQ ini akan memperebutkan ratusan Trophy dan Piala bergilir serta Jutaan uang tunai.

    Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Banyuasin Ir Erwin Ibrahim ST MM MBA IPU Asean Eng yanga mana dalam laporannya dikatakan bahwa MTQ ini diikuti oleh peserta, official dan pelatih berjumlah 457 orang berasal dari 21 Kecamatan yang berada dalam wilayah Kabupaten Banyuasin.

    Dirinya berharap dengan adanya perlombaan berbasis Islam ini dapat terwujudnya peserta yang berkualitas, untuk mewakili Banyuasin ditingkat provinsi Sumatera Selatan, syukur bisa sampai tingkat nasional untuk mewakili Banyuasin.

    “Dengan adanya MTQ ini dapat terwujudnya syiar Islam melalui lantunan ayat suci Al- Qur’an sehingga Banyuasin menjadi salah satu Kabupaten Tahfidz Qur’an bisa terwujud,” harap Erwin Ibrahim dalam penyampaiannya pada pembukaan MTQ tersebut di Alun-Alun Kota Desa Lubuk Lancang Kamis (22/2).

    Kesempatan yang sama Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam SH mengatakan, momentum MTQ tahun ini berdekatan telah digelarnya Pesta Demokrasi Pemilu 14 Februari lalu, untuk itu dirinya menyampaikan agar tetap menjaga silaturahmi dan ukhuwah islamiah melalui penyelenggaraan MTQ dengan sesama muslim, yang mana tidak ada lagi silang pendapat karena berbeda pandangan.

    “Kegiatan MTQ jangan hanya dipandang dari syiar keagamaan semata, namun lebih dari itu, harus dimaknai secara komprehensif nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran sekaligus meneladani sifat, kemuliaan dan akhlak Nabi besar Muhammad SAW yang menjadi nafas kepribadian sebagai umat muslim,” ucap Pj Bupati Hani Syopiar Rustam.

    Dirinya juga berpesan kepada para peserta agar menampilkan kemampuan sebaik dan semaksimal mungkin, anggap MTQ ini bukan hanya sekedar menjadi juara, namun diharapkan dapat mampu memelihara kesucian alquran.

    “Untuk Dewan hakim, selamat bertugas hindari penilaian yang subjektif yang berdasarkan nilai personaliti, karena penilaian juri menentukan qori dan qoriah ke depannya untuk berkembang maju lagi,” pungkas dia.

    Sementara itu Kabag Kesra Pemkab Banyuasin H Sashadiman Ralibi SAg MSi mengatakan dengan adanya MTQ tingkat Kabupaten ini bisa menjadikan momentum bagi para qori-qori’ah untuk menyebarkan syiar Islam dengan tekun membaca Alqur’an.

    “Dengan kegiatan MTQ tingkat kabupaten ini kita harapkan menjadi pedoman hidup bukan hanya sebutan belaka namun mari kita jadikan gerak langkah kita sehingga Banyuasin mengaji akan tercapai,” kata mantan Camat Suak Tapeh ini. (Adm)

  • Atas Instruksi Pj Bupati Banyuasin, Pelayanan GGC Buka Setiap Hari

    Atas Instruksi Pj Bupati Banyuasin, Pelayanan GGC Buka Setiap Hari

    SUARALUBLIK.ID, BANYUASIN — Kabar Gembira bagi seluruh masyarakat Banyuasin bahwa Pelayanan Terpadu Citra Grand City (CGC) Kabupaten Banyuasin mulai sekarang akan terus buka setiap hari, menyusul Pelayanan Terpadu OPI Mall yang telah lama memberikan pelayanan setiap hari kepada masyarakat Banyuasin.

    Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam melalui Kepala Dukcapil Banyuasin Saukani SE MM bahwa semua ini dijalankan berdasarkan Intruksi Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam SH.

    “Inilah bentuk komitmen pelayanan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan tanggung jawab penuh kepada masyarakat Kabupaten Banyuasin,” kata Kepala Dukcapil Banyuasin Saukani, Sabtu (17/2).

    “Alhamdulillah atas Instruksi Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam Pelayanan Terpadu CGC mulai dibuka setiap hari, guna memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan penuh. Mengingat bahwa kematian, kepindahan dan Pelayanan lain tidak mengenal waktu kapan terjadinya,” jelas dia.

    Diungkapkannya bahwa semua pelayanan ini gratis, tidak dipungut biaya. Silahkan datang kepada masyarakat yang tidak sempat dihari kerja Senin-Jum’at, bisa datang di hari Sabtu dan Minggu.

    “Sekarang, kedua Pelayanan Terpadu Kabupaten Banyuasin OPI Mall dan CGC dapat dikunjungi setiap hari dari Pukul 08.00-16.00 WIB,” pungkas dia. (Adm)

  • Tingkatkan Derajat Kesehatan WBP, Lapas Banyuasin Gelar Penyuluhan, Pemeriksaan dan Pemberian Obat

    Tingkatkan Derajat Kesehatan WBP, Lapas Banyuasin Gelar Penyuluhan, Pemeriksaan dan Pemberian Obat

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Menjaga kesehatan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan kita. Hal ini juga berlaku bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin Kanwil Kemenkumham Sumsel yang sedang menjalani masa pidananya.

    Untuk itu, Jumat (16/2) , tenaga Kesehatan Lapas Kelas IIA Banyuasin bekerja sama dengan Puskesmas Pangkalan Balai memberikan penyuluhan kesehatan kepada 50 orang warga binaan dengan rincian 31 orang Lansia dan 19 orang lainnya warga binaan yang memiliki resiko penyakit.

    Kegiatan diawali dengan penyuluhan Kesehatan oleh dr. Fitri Dwi Anggraini dengan materi tentang menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Pada kesempatan tersebut dijelaskan tentang bagaimana cara memakai masker yang benar, Mandi minimal 2 kali dalam sehari, tidak merokok, olahraga, makan makanan yang bergizi, dan sebagainya.

    Usai pemberian penyuluhan, dilakukan pemeriksaan Kesehatan oleh tim medis Lapas Banyuasin dan Puskemas Pangkalan Balai. Pemeriksaan dilakukan mulai dari melihat tanda-tanda vital seperti tekanan darah, hard rate, resipirasi rate, suhu tubuh hingga pengecekan tinggi badan dan berat badan.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom melalui JFT Perawat Neza Purnamasari menjelaskan, kegiatan penyuluhan dilakukan untuk menjaga kondisi Kesehatan warga binaan agar tetap sehat dan bugar. Kegiatan diikuti oleh 50 warga binaan lansia dan warga binaan yang memiliki resiko penyakit.

    “Selain penyuluhan dan pemeriksaaan kesehatan, warga binaan juga diberikan obat sesuai dengan Riwayat penyakit yang dideritanya. Kegiatan ini merupakan upaya promotive, prevented, dan kuratif dalam meningkatkan derajat Kesehatan warga binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin,” ungkapnya. (Adm)

  • Lapas Banyuasin Terima Monev Tim Divisipas Sumsel

    Lapas Banyuasin Terima Monev Tim Divisipas Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menerima kunjungan Tim monitoring dan evaluasi (monev) Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumsel pada, Senin (05/2).

    Monev diketuai oleh Wahyu Hidayat yang merupakan Pembina Keamanan Pemasyarakatan Madya yang saat ini menjadi PLH Kabid Yankeshab Labaskam Divisipas Sumsel. Tim beranggotakan 7 orang di antaranya, I Wayan Tapa Diambara, Joni Ikhsan, Shinta Muliati, Ria Wahyuni, Septiana Ferianti, Effriansyah dan Widwi Mukhabibah.

    Kegiatan bertujuan meninjau pelaksanaan tugas dan fungsi di Lapas Kelas IIA Banyuasin yang meliputi peninjauan lapangan, pengecekan administrasi yang berkaitan dengan bidang tugas perawatan Kesehatan, kebutuhan dasar dan pelayanan tahanan serta Pos Bapas.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom melalui Kasi Binadik Ady Kusuma Wardana mengatakan, monev kali ini dapat menjadi koreksi dan catatan agar Lapas Kelas IIA Banyuasin senantiasa terus menjaga semua layanan yang diberikan.

    “Harapan kami agar monev ini bisa dijadikan evaluasi untuk peningkatan pelayanan warga binaan di Lapas Kelas IIA Banyuasin,’’ pungkasnya. (Adm)

  • Pj Bupati Banyuasin Salurkan CPP Tahun 2024 di Kecamatan Rantau Bayur

    Pj Bupati Banyuasin Salurkan CPP Tahun 2024 di Kecamatan Rantau Bayur

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Dalam rangka meringankan beban masyarakat, Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahun 2024 kepada masyarakat. Penyerahan bantuan CPP tersebut dilaksanakan di Kantor Camat Rantau Bayur, Kamis (1/2).

    Penyerahan bantuan CPP dihadiri oleh Asisten l, Para Kepala OPD, Direktur BUMD SEI Sembilang, Kepala Kantor Pos Cabang Pangkalan Balai, Camat Rantau Bayur, Para Kepala Desa, dan Penerima Bantuan CPP.

    Pada kesempatan itu, Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam menyampaikan bahwa bantuan CPP ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Sesuai dengan Undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan peraturan Presiden nomor 125 tahun 2022 tentang penyelenggaran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Penyaluran CPP dilaksanakan untuk menanggulangi kekurangan, kerawanan pangan, gejolak harga pangan, keadaan darurat seperti bencana alam.

    “Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) tentang penyaluran CPP untuk bantuan pangan beras, melalui Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel dan Bangka Belitung menyalurkan CPP untuk bantuan pangan beras tahap l alokasi bulan Januari, Februari, Maret Tahun 2024,” ujar Hani.

    Penyaluran ini dilakukan oleh PT Pos Indonesia yang masing-masing keluarga penerima manfaat akan mendapat beras sebanyak 10 kg, di Kabupaten Banyuasin telah disalurkan CPP berupa bantuan beras untuk 58.731 KPM di 21 Kecamatan. Sedangkan untuk Kecamatan Rantau Bayur mendapatkan bantuan pangan sebanyak 4.729 KPM yang tersebar dari 21 Desa,”timpal dia.

    Pj Bupati Hani Syopiar Rustam juga menambahkan, pada saat ini terjadi kenaikan harga beras yang cukup tinggi baik ditingkat produsen dan konsumen. Telah terjadi lonjakan harga beras yang cukup tinggi dari berbagai kualitas beras baik beras asalan, beras medium, maupun beras premium.

    Pada saat inflasi terjadi akan sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat miskin ekstrim dan memicu kenaikan angka stunting disuatu wilayah umumnya dan khususnya di Kabupaten Banyuasin.

    Melalui kesempatan ini ia juga mengucapkan terima kasih kepada stakeholder yang terlibat dalam kegiatan penyaluran CPP ini, harapan nantinya diperoleh kesamaan langkah strategis yang dilakukan sehingga penanganan angka kemiskinan ekstrim dan penanganan angka stunting di Kabupaten Banyuasin dapat tercapai.

    “Serta memenuhi target yang ditetapkan. Penyaluran CPP ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran penerima bantuan pangan sekaligus sebagai upaya dalam mengetaskan kemiskinan,” pungkas dia.

    Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin Masita Liana, SP menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Surat Kepala Badan Pangan Nasional nomor 450/TS.03.03/K/12/2023 tanggal 29 Desember 2023 tentang Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan tahun 2024.

    Kata Masita Liana, bahwa pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi karena merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup.

    “Langkah ini sebagai salah satu upaya Pemerintah untuk menekan angka kemiskinan dan penanganan stunting. Diharapkan bantuan ini dapat tersalurkan dengan baik kepada KPM di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuasin,” pungkas dia.

    Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam didampingi Kepala Dukcapil menyerahkan KTP Pemula bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun serta penyerahan KK yang rusak akibat dilanda banjir. (Adm)

  • Polsek Rantau Bayur Berikan Bantuan Korban Banjir di Desa Pagar Bulan

    Polsek Rantau Bayur Berikan Bantuan Korban Banjir di Desa Pagar Bulan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – “Wujud Polri Peduli” Kepolisian Sektor (Polsek) Rantau Bayur Polres Banyuasin, melakukan bakti sosial kepada korban banjir di wilayah hukum Polsek Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Jumat (19/1).

    Rangkaian kegiatan dimulai dengan Kapolsek beserta tim cek lokasi banjir di Desa Pagar Bulan Seberang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin. Dimana banjir yang melanda ini dengan ketinggian air mencapai 60 cm sampai 1,5 meter.

    Dalam giat Wujud Polri Peduli tersebut Kapolsek Rantau Bayur Iptu Yusri Meriansyah SH menyalurkan langsung bantuan sembako kepada masyarakat Desa Pagar Bulan yang terdampak banjir.

    Hal ini dilakukan, untuk membantu kesulitan warga yang terdampak banjir di Kecamatan Rantau Bayur. Pihaknya juga membantu proses evakuasi warga atas perintah langsung dari Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK.”Ini perintah bapak Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra kepada kami khususnya jajaran Polres Banyuasin untuk segera terjun ke lokasi dan membantu warga masyarakat korban banjir, dan memberikan Paket Sembako untuk dibagikan,” ujar dia.

    Selain itu Kapolsek Iptu Yusri Meriansyah SH menyebut, bahwa ia terjun langsung bertujuan untuk memberikan dukungan sekaligus bingkisan berupa paket sembako kepada warga yang menjadi korban banjir yang melanda wilayah tersebut.

    Ia juga dalam kesempatan itu mengatakan dirinya bersyukur dan mengucap syukur atas Kasih Karunia Tuhan Yang Maha Esa, sehingga masih diberikan kesehatan, sehingga bisa bersama-sama menjadi saksi dari salah satu manifestasi kepedulian dan kegotongroyongan.

    “Polri Peduli” bukan hanya sebuah semboyan, melainkan sebuah aksi nyata yang hari ini kita laksanakan kegiatan bakti sosial ini merupakan langkah nyata Polri menjadi perwakilan Negara untuk hadir ditengah-tengah masyarakat dalam membantu dan melayani masyarakat ,” ungkap dia.

    “Kegiatan bakti sosial yang kita adakan hari ini merupakan bukti komitmen kami, para anggota Polri yang berdinas di wilayah Kecamatan Rantau Bayur, khususnya di Kabupaten Banyuasin ini, untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang memerlukan,” timpal dia.

    Kapolsek menuturkan, kita semua menyadari bahwa tugas Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, namun lebih luas lagi mencakup aspek kepedulian sosial yang merupakan bagian dari nilai-nilai luhur kemanusiaan yang kita junjung tinggi.

    Lanjut dia, Kegiatan bakti sosial ini adalah salah satu wujud dari Bhakti Polri untuk masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

    Ia berharap bahwa apa yang pihaknya lakukan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Pagar Bulan. Lebih dari itu, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa bekerja sama dan bahu-membahu dalam setiap upaya pembangunan dan pemulihan, baik di tingkat wilayah maupun nasional.

    Terakhir, ia mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada rekan-rekan TNI-Polri, BPBD, serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, dan tentunya kepada masyarakat Pagar Bulan yang telah memberikan sambutan hangat.

    “Semoga kegiatan ini menjadi catatan amal yang baik bagi kita semua dan mampu memberikan inspirasi bagi kita untuk terus melakukan yang terbaik bagi negeri,” ucap dia.

    Sementara Solihun, salah seorang warga Desa Pagar Bulan menerangkan, ia bersama warga yang lainnya terjebak banjir akibat meluapnya air Sungai Rantau Bayur dan derasnya Curah Hujan yang cukup tinggi.

    “Saya mewakili masyarakat Desa Pagar Bulan mengucapkan terimakasih kepada Instansi Polri dan TNI yang telah peduli dan memperhatikan kami, dan bantuan Sembako yang diberikan sangat membantu kami,” Ucap Solihun. (Adm)

  • Kades Paldas di Pecat, Pj Bupati Banyuasin Lantik Pj Kades Oka Mahenda 

    Kades Paldas di Pecat, Pj Bupati Banyuasin Lantik Pj Kades Oka Mahenda 

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam SH didampingi Sekretaris Daerah Ir Erwin Ibrahim secara resmi melantik Pj Kepala Desa Paldas Oka Mahenda SM menggantikan Kepala Desa Paldas Aidil Fitri SPd periode 2022-2028 di Auditorium Pemkab Banyuasin, Rabu (3/1).

    Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam menekankan pemberhentian saudara Aidil Fitri dengan hormat dikarenakan hasil putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang, putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan dan putusan Mahkamah Agung RI.

    Dalam kesempatan ini atas nama Pemerintah Kabupaten Banyuasin Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas jasa dan pengabdian Aidil Fitri selama menjabat Kepala Desa Paldas.

    “Saya berpesan kepada Pj Kepala Desa Oka Mahendra yang baru dilantik harus mampu mengajak, merangkul, dan bekerja sama dengan BPD, Perangkat Desa, Lembaga Kemasyarakatan Desa, mantan Kepala Desa dan pendukungnya serta seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun desa, bekerjalah dengan lurus, amanah, dan profesional adalah kuncinya,” jelasnya.

    Hani Syopiar Rustam menghimbau agar segera merekam KTP di kantor Camat, hal ini penting untuk bisa melaksanakan pemungutan suara pemilihan umum legislatif dan pemilihan Presiden, wakil Presiden pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

    Dalam menghadapi dampak situasi dan hal terkait pancaroba alam yang terjadi, menghimbau kepada kita semua serta mengajak khususnya penjabat Kades Paldas untuk mendukung program prioritas Pemerintah antara lain.

    Harus optimalkan program penanaman tanaman sayur dipekarangan untuk menyumbang inflasi kita di wilayah Sumsel dan Kabupaten Banyuasin fokus pada cabe. Permasalahan inflasi pokok Posko siaga bencana untuk selalu diaktifkan karena diberbagai Kabupaten Kota di Provinsi Sumsel mulai banjir.

    Dana Desa harus digunakan dengan sebaik-baiknya dengan melaksanakan akuntabel yang berorientasi dengan hasil penanganan dan penurunan stunting serta membantu penurunan kemiskinan ekstrem dengan pendataan yang reel.

    Harus siap Pj Kades mendukung agenda nasional agar bisa berjalan aman, lancar dan tidak ada konflik. Mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan peningkatan dari 5 tahun sebelumnya. Netral tidak berpolitik praktis, hati-hati jangan sampai kita berpolitik praktis.

    “Melalui pelantikan ini saya berharap Pj Kades Paldas dapat mengemban amanah, tanggung jawab sebaik-baiknya, sejujurnya dan seadil-adilnya. Meskipun sebagai Pj Kades namun tidak mengurangi kualitas kinerjanya serta juga mempunyai tanggung jawab yang sama dengan Kades definitif, bekerjalah dengan sepenuh hati jangan bekerja separuh hati dan bekerjalah secara maksimal juga layani masyarakat dengan setulus hati,”tegasnya.

    Turut hadir Dandim 0430, Kapolres diwakili Wakapolres, Kajari Banyuasin diwakili Kasi Intelejen, Para Asisten Setda, Kadis PMD, Para Kepala OPD, Ketua Baznas, Kabag Kesra. (Adm)

  • Green House Agung Mandiri Desa Tanjung Agung Tanam 7000 Melon

    Green House Agung Mandiri Desa Tanjung Agung Tanam 7000 Melon

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Green House Agung Mandiri di Desa Tanjung Agung Kecamatan Banyuasin III, membudidayakan 7000 tanaman melon di lahan seluas 3000 m2. Usaha yang dikelola secara bersama itu, targetnya sekali panen memperoleh 14 ton melon segar.

    Kepala Desa Tanjung Agung Dodi Musriyanto SAg menjelaskan, green house dipilih sebagai bentuk inovasi pertanian. Termasuk upaya pengayaan tanaman pangan di desa, terlebih pangan sangat dibutuhkan saat ini.

    “Kita mengadopsi tanaman yang sudah berhasil di tempat lain, seperti di Blitar Jawa Timur kita ambil ilmunya dan terapkan di desa. Kita jadikan untuk contoh di masyarakat agar tidak terfokus pada satu mata pencaharian, tetapi bisa melirik tanaman lain lebih produktif dan menghasilkan secara ekonomi,” ungkap dia, Jumat (1/12).

    Dalam pengembangan budidaya melon, Dodi menjelaskan pihaknya menggaet konsultan dari Kota Kediri Provinsi Jawa Timur. “Hasilnya diharapkan selain kita dapat menikmati, tidak menutup kemungkinan menjadi tempat wisata melon di Banyuasin,” terang dia.

    Ia menegaskan jika kedepannya usaha ini bisa menjadi usaha bersama lalu berpeluang besar bekerjasama dan dikelola BUMDes. “Potensinya luar biasa, kan sangat menjanjikan keuntungan bagi PADes,” tegas dia.

    Sementara itu, Konsultan Green House Agung Mandiri Hidayatullah membeberkan, keberadaan green house mampu melindungi tanaman dari hama penyakit. Pasalnya memiliki keunggulan karena tidak mengenal cuaca, bahkan masa tanam bisa dilakukan sampai empat kali.

    “Kalau tanam melon di hamparan, kan cuma satu kali tanam. Menggunakan green house ini, tingkat keberhasilan pun mencapai 98 persen,” beber dia.

    Terkait masa panen, Hidayatullah memperkirakan 70 hari mendatang, tepatnya pada bulan februari 2024 mendatang. “Hasil panen nanti sebagian akan kita pasarkan lokal,” pungkas dia. (Adm)

  • Realisasikan DD Tahap II dan III, Pemdes Rimba Alai Bangun 6 Unit RTLH

    Realisasikan DD Tahap II dan III, Pemdes Rimba Alai Bangun 6 Unit RTLH

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Pemerintah Desa (Pemdes) Rimba Alai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, realisasikan Dana Desa (DD) tahap II dan tahap III tahun 2023 untuk pembangunan enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

    Kepala Desa (Kades) Rimba Alai Rohmad mengatakan, pihaknya merealisasikan bantuan enam unit RTLH kepada enam Keluarga Penerima Manfaat yang memang layak untuk menerima bantuan tersebut.

    “Untuk Dana Desa tahap satu ada dua unit rumah yang telah kami bangun dan progres pengerjaannya sudah mencapai 95 persen. Sedangkan Dana Desa untuk tahap tiga ini ada 4 unit rumah dan saat ini progres pengerjaannya akan segera dikerjakan,” kata Kades Rohmad, Jum’at (24/11).

    Kades Rohmad menjelaskan, pembangunan tersebut bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat sesuai kriteria dengan kesepakatan bersama.

    “Dimana kondisi rumah penerima bantuan sesuai dengan kriteria program pembangunan RTLH yang benar-benar memerlukan bantuan, sehingga kami perlu mewujudkan impian mereka,” ungkap dia.

    Ia menuturkan, proses pembangunan itu sedang berjalan berkat kerjasama dari semua pihak, baik itu Aparatur Desa Rimba Alai, Lembaga Desa, serta masyarakat setempat.

    “Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut membatu pembangunan RTLH ini,” ujar dia.

    Kades Rohmad berharap, dengan dibangunnya RTLH dapat bermanfaat, dan memberikan rasa nyaman serta aman untuk ditempati.

    “Semoga upaya yang kami berikan ini dapat memberikan kehidupan yang lebih layak bagi mereka,” pungkas dia. (Adm)

  • Satpol PP Banyuasin Amankan Puluhan Botol Miras dan Wanita Malam

    Satpol PP Banyuasin Amankan Puluhan Botol Miras dan Wanita Malam

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN– Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Banyuasin bersama TNI dan Polri menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) dan Yustisi di pinggir jalan Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Rabu (16/11) malam.

    Kasat Pol PP dan Damkar Banyuasin Drs H Indra Hadi MSi melalui Kabid Tibumtram Bustanil Arifin SSos MSi mengatakan, bahwa dalam razia tersebut pihaknya menyisir tempat – tempat hiburan malam di sepanjang jalan Kecamatan Tanjung Lago.

    Lanjut Bustanil, dalam razia tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan 75 botol minuman beralkohol merek bintang 31 botol, anggur merah kecil 6 botol, merek guennes 29 botol, merek singa raja 9 botol.

    Tak hanya itu, jelas Bustanil, pihaknya juga berhasil menjaring wanita kupu-kupu malam sebanyak 16 orang, di mana tiga di antaranya masih di bawah usia 20 tahun.

    “Selanjutnya, para perempuan malam ini dibawa ke kantor Satpol PP Banyuasin untuk dilakukan pembinaan, pendataan, dan diberikan pengarahan berupa sanksi dan teguran agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Bustanil.

    Bustanil menegaskan, bahwa kegiatan razia pekat dan yustisi ini digelar karena di wilayah tersebut seringkali terjadi perbuatan maksiat.

    “Maka dari itu, kami dari Pol PP bersama Polri dan TNI menggelar pembinaan. Setelah pembinaan masih belum bisa, maka kami akan melakukan pembongkaran tempat hiburan ini, sebab lokasi tersebut jalan umum dan jalan milik negara, sehingga tidak boleh ada protitusi,” tegas dia.

    Menurut Bustanil, tempat hiburan di kawasan Tanjung Lago, sudah tiga kali dibina. “Malam ini keempat kalinya, tapi berganti terus orangnya sudah ditangkap yang itu sudah dilakukan pendataan, berganti lagi orang yang menempati tempat tersebut.

    Orang yang lama pindah ke tempat yang baru. Orang yang baru menempati tempat orang yang lama. “Saya berharap ini yang terakhir kalinya, untuk Pol PP, Polri, dan TNI mari bersama bertindak sesuai aturan yang berlaku dan sesuai visi dan misi Banyuasin Religius program Bupati Banyuasin,”ucap dia

    Untuk kebijakan kedepan, tambah Bustanil, bagi tempat hiburan malam, pihaknya akan memberikan pengawasan lebih ekstra ketat dengan bekerja sama pihak kecamatan dan polsek setempat.

    “Yang ingin menjual minuman dan makanan biasa silahkan. Tetapi tidak untuk minuman keras dan seks, karena melanggar sanksi dan norma yang berlaku,”imbuh dia.

    Bustanil juga menyampaikan, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 01 Tahun 2021 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman. Pasal 33 ayat (2) setiap orang atau badan dilarang menyediakan atau memfasilitasi perjudian bermain judi minum minuman keras di tempat umum dan tempat-tempat tertentu yang tak mempunyai izin. (Adm)

  • Lapas Banyuasin Skrining TBC Warga Binaanya

    Lapas Banyuasin Skrining TBC Warga Binaanya

    SUARAPUBLIK.KD, BANYUASIN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin Kanwil Kemenkumham Sumsel melakukan kegiatan skrining gejala dan intervensi rontgen dada kepada warga binaan, Rabu (15/11).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Lapas Kelas IIA Banyuasin dan dilakukan oleh Tenaga Medis Lapas dibantu oleh tim dari Kementerian Kesehatan.

    Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara bergantian mengikuti proses mulai dari pendataan, pengecekan Rontgen Dada hingga penjelasan oleh Tenaga Medis tentang hasil Rontgen apakah ada indikasi Tuberkulosis (TBC) atau tidak.

    Semua warga binaan dilibatkan pada kegiatan tersebut. Total saat ini ada 1201 penghuni di Lapas Kelas IIA Banyuasin. Pemeriksaan dilaksanakan secara bertahap selama enam hari dengan Per hari sebanyak 200 orang dilakukan pemeriksaan.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Kesehatan dan Perawatan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan RI No. PAS.06-PK.06.07-710 tentang Skrining TBC dengan Intervensi Rontgen Dada yang bertujuan untuk mengoptimalkan angka penemuan kasus TBC secara aktif dan masif.

    WBP yang hasil Rongent terindikasi adanya infeksi TBC maka akan dilakukan pemeriksaan dahak dengan Tes Cepat Molekuler (TCM).

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Jhonny Hermawan Gultom mengatakan, Kegiatan ini merupakan salah satu upaya deteksi dini pengecekan kesehatan kepada warga binaan, dimana dari hasil Rontgent Dada bagi yang terindikasi TBC dan penyakit lain yang berhubungan dengan paru-paru akan dilakukan tindakan lebih lanjut.

    “Seperti yang kita ketahui dampak dari over kapasitas banyak sisi negatif yang perlu kita antisipasi termasuk di bidang kesehatan, hal ini juga sebagai langkah untuk mencegah gangguan Kamtib,” ungkapnya. (Adm)

  • Satres Narkoba Polres Banyuasin Amankan Pelaku Terduga Pengedar Narkotika

    Satres Narkoba Polres Banyuasin Amankan Pelaku Terduga Pengedar Narkotika

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Satuan Reserse Narkoba Polres Banyuasin terus gencar melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan barang Narkoba di wilayah hukum Polres Banyuasin Polda Sumsel.

    Hal ini dibuktikannya dimana Satuan Reserse Narkoba Polres Banyuasin kembali berhasil mengamankan salah seorang terduga pengedar Narkotika jenis Sabu, yang diamankan di Jalan Pasar Pagi RT 013 RW 003 Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK mengatakan bahwa ungkap kasus ini merupakan salah satu target operasi Pekat Musi 2023. Yang mana telah berhasil mengamankan salah seorang terduga pengedar Narkotika jenis sabu.

    “Ditangkapnya pelaku ini bermula dari informasi masyarakat bahwa adanya kegiatan transaksi Narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin,” ujar Kapolres saat menggelar Press Release di Mapolres Banyuasin, Selasa (14/11).

    Dikatakan Kapolres, berbekal dari laporan Masyarakat tersebut, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Banyuasin langsung melakukan tindak lanjut dengan melakukan penyelidikan ke TKP.

    Lanjut Kapolres, pada 8 November 2023 setelah dilakukannya penyelidikan bahwa adanya kegiatan transaksi tersebut, Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Banyuasin langsung lakukan penangkapan terhadap tersangka inisial A (39).

    “Pelaku ditangkap di sebuah rumah kosong yang berada di Jalan Pasar Pagi RT 013 RW 003 Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin,” terang dia.

    Menurut Kapolres, pada Saat Petugas melakukan penggerebekan, petugas langsung melakukan penggeledahan dan didapatkan barang bukti (BB) berupa 16 paket kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan bruto 187,03 gram, 2.1 lembar kantong plastik klip.

    “Kemudian, 1 unit timbangan digital emas,1 ball plastik klip,1 buah sekop dari pipet,1 buah dompet warna ungu motif bunga,1 bungkus susu aluminium foil,1 lembar tisu, 2 kantong kresek warna hitam dan transfaran,” sebut dia.

    Kapolres menegaskan, bahwa kini, salah satu seorang pelaku berikut barang bukti telah diamankan di mapolres Banyuasin guna pengembangan lebih lanjut.

    “Pengungkapan kasus ini merupakan komitmen dari Polres Banyuasin dalam rangka pemberantasan Narkotika di wilayah hukum Polres Banyuasin terbukti dengan kontribusi dari beberapa polsek yang mengungkap kasus narkotika,” kata dia.

    Kapolres menambahkan, Kedepan Polres Banyuasin akan terus melakukan upaya penegakan hukum bila mana ada masyarakat yang menyalahgunakan Narkotika.

    Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan kurungan penjara paling lama 20 tahun dan pidana denda primer pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009, tentang narkotika.

    “Yang mana dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat 6 tahun dan denda Rp 1.000.000.000,00 dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00,” tutup dia. (Adm)