oleh

Sumatera Selatan Melangitkan Doa, Ikut Gelar Pray From Home Jumat 16 Juli

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan, akan menggelar kegiatan bertajuk Sumatera Selatan Melangitkan Doa Agar Pandemi Segera Sirna, Jumat (16/7/2021), pukul 20.00 WIB.

Kegiatan doa digelar secara dalam jaringan (daring), dan akan dipimpin perwakilan masing-masing agama.

Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA ditemui Rabu (14/7/2021) pagi menuturkan, gerakan Sumatera Selatan Melangitkan Doa Agar Pandemi Segera Sirna, merupakan tindak lanjut dari kegiatan PrayFromHome yang dilaksanakan Kemenag RI secara daring pada 11 Juli lalu.

Menurutnya, format kegiatan juga akan digelar serupa dengan PrayFromHome yang lalu. “Rencananya akan ada pembacaan doa bersama yang dipimpin perwakilan masing-masing agama. Untuk agama Islam, kita sudah mengajukan permohonan kepada KH. Mal An Abdullah, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua FKUB Provinsi Sumsel. Sedangkan untuk tokoh agama-agama yang lain masih kita koordinasikan,” jelas Mukhlisuddin sebagaimana rilis Kanwil Kemenah Sumsel yang diterina media ini Rabu (14/07/2021).

Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel Dr. H. Saefudin M.Si menambahkan, Gerakan PrayFromHome yang digelar Kemenag RI pada 11 Juli lalu melibatkan 10 ribu partisipan dari Sabang sampai Merauke.

Kegiatan ini dihadiri secara daring oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Agama KH. Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur, Bupati, Walikota, Kakanwil, Kakankemenag Kabupaten/Kota se-Indonesia, serta segenap ASN Kementerian Agama.

Gerakan PrayFromHome merupakan kesadaran masyarakat sebagai anak bangsa untuk membangun optimisme dan keyakinan bahwa atas kehendak Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia dapat mengatasi pandemi Covid-19.

“Perjuangan melawan pandemi belumlah usai. Kita tidak bisa memastikan kapan wabah ini akan berakhir. Untuk itu, Kementerian Agama mengajak masyarakat untuk bekerja dari rumah, beribadah dari rumah, dan juga berdoa dari rumah demi menghindari kerumunan. Menghadapi situasi sulit ini, selain ikhtiar lahiriah, kita juga wajib melakukan ikhtiar batiniah. Mari memanjatkan doa, memohon agar beban kita diringankan, agar rakyat, bangsa, dan negara, juga dunia segera terbebas dari Pandemi Covid-19 dan segala macam bentuk musibah,” ujar Saefudin menutup pembicaraan. (Rilis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed