Sigap, Ambulance Apung Polairud Antar Anak Demam Tinggi di Desa Upang ke RS di Palembang

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat dibawa dengan ambulance apung. (Photo: Istimewa)

Korban saat dibawa dengan ambulance apung. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang bocah perempuan berusia delapan tahun dievakuasi dengan Ambulance Apung milik Ditpolairud Polda Sumsel dari Desa Upang ke Rumah sakit Bunda Jakabaring Palembang, pada Kamis (31/7/2025) sore.

Bocah bernama Aura Sintia tersebut, sudah empat hari suhu badannya meninggi hingga 39 derajat lebih. Ia juga mengalami pusing dan muntah-muntah, sempat dibawa ke klinik bidan desa setempat.

Khawatir dengan kondisi bocah perempuan, bidan desa Upang meminta bantuan personel Polairud Polda Sumsel  di Pos Pangkalan Sandar Upang untuk membawa anaknya ke rumah sakit.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Sonny Mahar Budi Aditiyawan melalui Komandan Kapal V-1027 Upang Aipda Ardianto mengatakan, pihaknya dihubungi Bidan Wijianti melalui telepon, mengabarkan ada anak perempuan yang sudah empat hari demam tinggi kepala pusing, dan muntah yang harus segera dirujuk ke rumah sakit di Palembang.

“Dalam perjalanan menuju Palembang ambulance apung mengalami kendala disekitar Pulau Kemaro mesin reng sehernya patah. Personel langsung menghubungi kapten kapal pol V-4001 Elang Bondol, meminta bantuan speed dan direspon dikirim speedboat pengganti untuk mengantarkan pasien ke Palembang,” kata Aipda Ardianto, Jumat (1/8/2025).

Untuk sementara waktu, Speedboat ambulance apung sedang diperbaiki. “Semoga saja perbaikannya tidak begitu lama agar kami bisa kembali melayani masyarakat pesisir yang membutuhkan bantuan transportasi air,” ungkap Ardianto.

Zaenal warga Desa Upang mengungkapkan, ambulance apung Polairud Polda Sumsel sangat membantu warga terutama dalam keadaan darurat dan mendesak.

“Karena sarana ambulance apung tidak mengenal waktu dalam membantu warga baik tengah malam, subuh dalam kondisi apapun siap mengantar warga dengan pelayanan sangat ramah, bersahabat dan tentunya gratis,” tutur Ardianto. (ANA)

Berita Terkait

Kasubsi Yantah Sosialisasikan Hak Bersyarat Kepada Warga Binaan
Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
Bobol Toko dan Gasak Tiga Motor Operasional, Enam Pelaku Curat Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Palembang di Guyur Hujan Wakapolrestabes Palembang Turun Langsung Urai Kemacetan
Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, AW Ditangkap Unit PPA Polrestabes Palembang
Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Kawilker KSOP Karang Agung, JPU Siapkan 110 Saksi
Polres Muba Gelar Operasi Patuh Musi 2026, Ini Sasaran Penindakan Bagi Pelanggar.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Kasubsi Yantah Sosialisasikan Hak Bersyarat Kepada Warga Binaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Bobol Toko dan Gasak Tiga Motor Operasional, Enam Pelaku Curat Dibekuk Jatanras Polda Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Palembang di Guyur Hujan Wakapolrestabes Palembang Turun Langsung Urai Kemacetan

Berita Terbaru

Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 

Kota Palembang

Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 

Senin, 26 Okt 2026 - 15:35 WIB